“Yudisium Online”, STIKI Indonesia Yakin Lulusan Mampu Hadapi Situasi Pandemi

10-edit

Dari Kiri ke Kanan: Kaprodi TI, Kaprodi SK, Perwakilan Calon Wisudawan, Ketua STIKI Indonesia, Wakil Ketua I

Denpasar – “Akhir Agustus Menjadi Awal Perjalananku” menjadi sebuah tema yang menandai keberhasilan 191 mahasiswa STMIK STIKOM Indonesia dalam memenuhi persyaratan kelulusan akademik dalam pendidikan jenjang sarjana. Yudisium ke-22 yang dilaksanakan pada Senin (31/8/2020) terlihat berbeda dari biasanya. Bertempat di aula utama STMIK STIKOM Indonesia, digelarnya yudisium ke-22 secara online ini dilatarbelakangi oleh situasi dan kondisi pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir. Meskipun begitu, hal ini tidak serta-merta menyurutkan semangat para calon wisudawan dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.

Yudisium diawali dengan pembekalan materi bagi para peserta oleh Bidang Kemahasiswaan, yaitu mengenai alumni, tracer study, kiat melamar pekerjaan, serta materi mengenai Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STIKI. Ketua Panitia Yudisium ke-22 STMIK STIKOM Indonesia, Bapak I Dewa Putu Gede Wiyata Putra, S.Kom., M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium ini merupakan sebuah awal perjalanan para calon wisudawan. Masih dalam agenda sambutan, Kepala Program Studi Sistem Komputer, Bapak I Nyoman Buda Hartawan, M.Kom menyebutkan terdapat 163 peserta yudisium dari Program Studi Teknik Informatika dengan rata-rata IPK yakni 3,33 dan 28 peserta lainnya datang dari Program Studi Sistem Komputer dengan rata-rata IPK 3,34. Beliau juga menuturkan bahwa betapa pentingnya menjaga sikap dan perilaku ketika berkesempatan untuk bergabung ke dalam dunia industri dan pekerjaan.

Pengukuhan para calon wisudawan ditandai dengan penyerahan Surat Keterangan Lulus secara simbolis kepada dua perwakilan masing masing dari Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Kompter oleh Ketua STIKI Indonesia didampingi Wakil Ketua I beserta Kaprodi. Acara yudisium dimulai pukul 08.30 hingga 10.30 WITA ini menjadi terasa berbeda dikarenakan terdapat penghargaan yang diberikan bagi para peserta yudisium, yaitu; Latar Zoom Terbaik yang diraih oleh Arief Meilano dan Kintan Nurcahayaningsih, serta Latar Zoom Terunik yang diraih oleh Nyoman Edi Suda Adnyana yang tampil pada Zoom bersama keluarga terkasih sepanjang rangkaian acara yudisium berlangsung. Ini menjadi suatu momentum bahwa perjuangan dalam menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari dukungan keluarga.

12-edit

Penyerahan SKL Dilakukan dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan

Menanggapi penyelenggaraan yudisium online ditengah pandemi COVID-19 ini, Ketua STIKI Indonesia, Bapak I Dewa Made Khrisna Muku, S.T., M.T, berpesan bahwa sesungguhnya para peserta yudisium merupakan generasi yang mampu menghadapi situasi pandemi saat ini dengan berbekal pengetahuan dan keterampilan komputer dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budi pekerti. Beliau juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap para calon wisudawan yang menjadikan keluarga khususnya orangtua sebagai figur teladan dan motivasi dalam proses belajar di perguruan tinggi. Sebagai penutup, beliau juga mengucapkan terima kasih telah mempercayakan STMIK STIKOM Indonesia menjadi salah satu bagian dari perjalanan para calon wisudawan dalam langkah menggapai sukses, sehingga nantinya mampu menjadi pribadi yang tetap mewujudnyatakan semangat menjadi dan memberi baik dalam bentuk kontribusi maupun kolaborasi (Thesa Turker/STIKI).