E-Complaints di Desa Kukuh, Sistem Pengaduan Masyarakat dari Mana dan Kapan Saja

Kini, warga Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, tak perlu repot-repot melaporkan keluhan yang ditemui di sekitarnya. Pasalnya, di masa kepemimpinan Bapak I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom., M.Pd., selaku Kepala Desa Kukuh yang bekerja sama dengan tim dosen STMIK STIKOM Indonesia telah memperluas layanan pengaduan masyarakat dengan mengembangkan sistem E-Complaints. Melalui sistem E-Complaints, petugas desa akan segera menerima pengaduan yang disampaikan, sehingga masalah yang ditemukan dapat dicarikan solusi secepatnya. Petugas desa akan menerima pemberitahuan masalah dari masyarakat sehingga waktu koordinasi dan penyelesaian masalah lebih efektif dan hasil yang efektif telah tercapai.

IMG-004

Kepala Desa Kukuh, I Nyoman Widhi Adnyana, M.Pd. (kanan) Melihat Penggunaan Aplikasi E-Complaints

Kepala Desa Kukuh, Bapak Nyoman Widhi mengatakan bahwa dalam menerapkan sistem E-Complaints bertujuan utama untuk menangani pengaduan, petugas desa harus memprioritaskan semua pengaduan tanpa memandang beratnya permasalahan. “Untuk menjaga kualitas pelayanan publik, petugas desa dituntut untuk bekerja dalam kurun waktu tertentu dan mengikuti proses tindak lanjutnya. Selain itu, sebagai bukti adanya transparansi dalam penyelesaian laporan oleh petugas desa, proses tindak lanjut laporan tersebut dapat dipantau secara online,” ujar beliau. Masyarakat dapat melacak perkembangan laporan melalui fitur pelacakan dalam sistem E-Complaints. “Apabila laporan tersebut diproses oleh petugas desa atau pihak terkait yang terintegrasi dengan sistem pengaduan elektronik, petugas akan mengunggah bukti berupa laporan penyelesaian pengaduan berupa deskripsi foto atau video, kemudian masyarakat dapat memperolehnya. Masyarakat juga dapat memantau sudah sejauh mana pengaduan mereka dikerjakan oleh pihak terkait,” Bapak Nyoman Widhi menjelaskan.

Selain mengembangkan sistem E-Complaints di Desa Kukuh, tim dosen STMIK STIKOM Indonesia terdiri dari Bapak Gede Surya Mahendra, M.Kom dan Bapak Putu Gede Surya Cipta Nugaraha, M.Kom, turut memberikan sosialisasi mengenai penggunaan sistem E-Complaints yang akan diterapkan di Desa Kukuh. “Kami sangat senang dengan antusiasme petugas Desa Kukuh. Dapat terlihat semangat segenap petugas desa untuk mempelajari hal-hal baru, sehingga bisa membantu masyarakat lebih baik dari sebelumnya. Selain membantu masyarakat untuk menyampaikan keluhan, kami berharap sistem ini bisa membantu petugas desa mendokumentasikan pengaduan masyarakat dengan baik,” ujar Bapak Surya Mahendra disela-sela sosialisasinya di hadapan 6 orang petugas Desa Kukuh yang hadir dilokasi. Sosialisasi yang diadakan di wantilan Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan pada tanggal 5 November 2020 silam disambut baik oleh petugas Desa Kukuh. Sosialisasi menitikberatkan pada pentingnya penggunaan sistem E-Complaints dan cara penggunaan dari aplikasi ini.

20201112_130521-convert

Bapak Surya Cipta sebagai pengembang sistem sangat optimis sistem E-Complaints dapat menjadi pilot project yang baik di Desa Kukuh. “Kami berharap implementasi E-Complaints di Desa Kukuh menjadi awal yang baik dalam pengembangan Smart City nantinya di Kabupaten Tabanan. Kedepannya, kami akan menyempurnakan lagi sistem E-Complaints yang masih berbasis web ini menjadi berbasis Android, sehingga masyarakat lebih mudah lagi dalam menyampaikan keluhan. Cukup dari rumah saja. Apabila terdapat update signifikan pada sistem, kami akan lakukan sosialisasi kembali,” ujar Bapak Surya Cipta. Tim dosen telah melakukan pengumpulan data dan perancangan sistem sejak pertengahan tahun 2020. Kondisi COVID-19 sempat mengganggu kelancaran kegiatan, namun tidak menyurutkan semangat tim dosen untuk mengembangkan sistem dan melaksanakan kegiatan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan menaati protokol kesehatan dengan ketat. Kegiatan sosialisasi ditutup dengan foto bersama petugas Desa Kukuh dengan tim dosen STMIK STIKOM Indonesia. “Ini masih tahap awal, sistem akan kami terus kembangkan secara kontinyu untuk menjaga performa tetap baik dan makin user-friendly bagi masyarakat Desa Kukuh. Kami harap desa-desa lain juga mengikuti langkah kami,” ujar Bapak Surya Mahendra menutup sosialisasi (Tim Humas/STIKI).