Sederet Keuntungan yang Kamu Dapat Jika Kuliah di Bali

Mengambil keputusan kuliah di Bali setelah lulus sekolah adalah keputusan tepat. Selain pusat pariwisata Indonesia, Bali merupakan pulau yang bakal membuatmu nyaman tinggal. Bayangkan, apabila saat kamu sudah mengikuti kuliah di kampus, hanya dalam hitungan menit kamu bisa pergi ke pantai untuk rehat sejenak bersama teman-temanmu. Tempat wisata di Bali tak hanya pantai, saat akhir pekan kamu bisa menjelajahi pulau ini dengan mengunjungi danau, persawahan, mendaki gunung, air terjun bahkan wisata religi. Lengkap!

Bagi pendatang yang ingin tinggal di Bali tak perlu khawatir terkait kenyamanan untuk beribadah apabila kamu memeluk agama selain Hindu yang merupakan agama mayoritas di Pulau Dewata. Sebagai contoh, apabila kamu seorang muslim maka Pecalang (Polisi adat Bali) yang akan ikut bantu menjaga sekitar masjid saat Shalat Jumat. Toleransi sangat tinggi di Bali.

Banyak tempat wisata dan toleransi yang tinggi, Bali juga bisa membuatmu belajar banyak tentang budaya baru. Mayoritas masyarakat Bali beragama Hindu yang memiliki adat, tradisi dan budaya yang kuat. Maka kamu bisa belajar banyak mengenai kearifan lokal selama kuliah. Apa lagi keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat kuliah di Bali?

Belajar Hobi Baru

Bali dikenal memiliki pantai dengan ombak yang bagus untuk surfing. Terbukti banyak wisatawan mancanegara menjadikan pantai di Bali sebagai tujuan untuk menyalurkan hobi mereka. Apabila kamu kuliah di Bali tentu kamu bisa belajar surfing. Ada sejumlah rekomendasi pantai yang cocok untuk pemula belajar karena dikenal memiliki ombak yang tak terlalu ekstrim. Pantai-pantai tersebut di antaranya adalah Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Dreamland, Pantai Batu Bolong dan Pantai Seminyak.

Kelima pantai tersebut memiliki ombak yang tak terlalu tinggi sehingga sangat cocok buat belajar. Selain surfing, kamu juga bisa menemukan hobi baru yang masih berkaitan dengan air yaitu diving. Ada banyak sekali jasa yang menyediakan alat sewa baik untuk diving mau pun jasa sewa papan surfing. Maka saat belajar kamu tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena bisa menghemat dengan menyewa alat. Namun, perlu diingat, dua olahraga tersebut sebaiknya kamu dipandu oleh profesional sehingga keselamatan kamu tetap menjadi prioritas.

Biaya Nongkrong yang Murah

Saat akhir pekan atau libur kamu pasti sangat ingin menghabiskan waktu untuk refreshing dari rutinitas kuliah. Ada tips bagi kamu yang seorang mahasiswa untuk tetap ‘nongkrong’ meski terbatas dengan isi dompetmu. Apabila ingin ke pantai kamu tidak perlu menghabiskan uang untuk nongkrong di beach club atau cafe di pinggir pantai.

Kamu bisa cukup piknik di atas pasir dengan menggelar kain sebagai alas dudukmu. Kamu juga bisa membawa makanan dan minuman sendiri. Hemat bukan? Jangan malu. Banyak pula wisatawan mancanegara yang melakukan hal serupa.

Terbuka Lebar untuk Kerja Sambilan

Pulau Bali merupakan lokasi pariwisata sehingga terbuka lebar bagi kamu yang kuliah untuk menambah uang saku dengan kerja sambilan. Banyaknya villa, resort dan hotel di Bali tentu banyak pula kesempatan untuk kerja sambilan. Villa dan hotel di Bali banyak yang membutuhkan Daily Worker atau pekerja harian. Upah bekerja seorang daily worker ditentukan dengan berapa hari atau minggu kamu bekerja. Daily worker sama dengan istilah kerja part time. Namun, istilah Daily Worker biasanya digunakan untuk pekerjaan Hospitality.

Selain bisa bekerja sebagai Daily Worker, kamu tentu bisa bekerja secara part time. Bali tentu menjamur pula tempat yang bisa menerimamu bekerja sebagai part time. Kamu bisa menjadi seorang barista di coffee shop atau bisa bekerja sebagai bartender di bar saat malam hari atau saat kamu sedang tidak kuliah.

Bisa Belajar Apa Saja

Masyarakat yang tinggal di Bali beraneka ragam tentu beragam pula kegiatan mau pun hobinya. Kamu bisa belajar banyak hal selain mata kuliah yang diajarkan di bangku kuliah. Saat kuliah mau pun libur kamu bisa belajar bidang lain. Mau belajar tari di Bali ada gurunya. Mau belajar tentang yoga banyak sekali guru yang bersertifikasi di Bali. Mau belajar berbisnis banyak tempat yang menawarkan kursus atau kamu bisa belajar langsung dengan profesional kelas dunia yang banyak menetap di Bali.

Banyaknya Komunitas

Bagi kamu yang gemar bergaul sangat cocok untuk tinggal di Bali. Banyak komunitas yang beraneka ragam ada di Bali. Kamu yang menyukai binatang bisa masuk ke komunitas pecinta anjing dan kucing. Kamu yang gemar berolahraga bisa masuk ke komunitas yoga, skateboard, surfing, dan sebagainya. Dengan bergabung ke komunitas selain bertujuan menyalurkan passionmu, kamu juga bisa mendapatkan relasi untuk kepentinganmu di masa mendatang. Bisa saja kamu mendapatkan kenalan yang akan memberikanmu pekerjaan setelah lulus kuliah.

Menjamurnya Startup

Kamu yang punya cita-cita membangun perusahaan rintisan (startup) bisa belajar banyak dengan founder yang telah terlebih dahulu memulai saat kamu tinggal di Bali. Startup tak hanya banyak berada di Jakarta dan Bandung semata. Startup di Bali juga banyak yang terbilang unik. Meski daerah pariwisata, tak semua startup bergerak di bidang tersebut. Maka, kamu bisa banyak belajar dan terinsipirasi dari para founder startup yang ada di Bali.

Surga Kuliner

Bali merupakan surga kuliner. Tak hanya makanan khas Bali, tersedia pula makanan khas daerah lain. Kalau di Jakarta tempat makan yang menjamur adalah Warung Tegal (Warteg), di bali warung makan yang serupa dengan warteg adalah Warung Makan Jawa. Makan di warung jawa juga terbilang murah. Ada tips bagi kamu mahasiswa jika sedang ingin mengirit uang. Saat makan di Warung Jawa kamu bisa memilih menu sesuai dengan kantongmu. ‘Bu nasi dibungkus Rp 10 ribu ya,”. Nah, biasanya penjaga warung makan akan memberikanmu menu yang terbilang ‘mewah’.

Tak hanya itu, di Bali juga tersedia Nasi Jinggo yang harganya hanya Rp 5 ribu! Penjual nasi jinggo biasanya mulai berjualan sore hari hingga larut malam. Nah, siang hari kamu bisa makan di warung jawa. Untuk makan malam kamu bisa makan nasi jinggo sehingga biaya makanmu untuk satu hari hanya Rp 15 ribu!

Bali juga banyak tersedia kuliner internasional, seperti masakan India, Jepang, Korea, Meksiko, Spanyol, Italia. Kamu bisa mencicipi menu dari berbagai negara di Bali. Selain itu, karena banyaknya restoran dan kafe di Bali maka tentu banyak persaingan. Sehingga restoran dan kafe di Bali memiliki keunikan masing-masing untuk bisa bersaing. Tentu banyak pula promo yang disediakan sehingga kamu bisa cukup menghemat uangmu.

Biaya Hidup Terbilang Murah

Jangan khawatir pengeluaranmu bakal besar apabila kuliah di Bali. Sebab, mayoritas universitas yang ada di Bali tidak terletak di kawasan wisata. Universitas yang ada di Bali kebanyakan terletak di Denpasar atau di tengah kota. Untuk Bali memang berbeda, untuk menyewa kos atau kontrakan di tengah kota justru lebih murah apabila menyewa di daerah pinggir kota. Sebabnya, kawasan wisata di Bali banyak yang terletak di pinggir kota. Untuk biaya kos di Denpasar memang berbeda-beda tergantung fasilitas.

Namun, sebagai informasi biaya sewa kos yang terbilang nyaman di Denpasar berkisar mulai dari harga Rp 700.000 hingga Rp 1.500.000. Tentu bagi seorang mahasiswa kamu akan mencari kos yang jaraknya dekat dengan kampusmu. Selain menghemat waktu, kamu juga bisa menghemat biaya untuk bensin kendaraan atau menghemat penggunaan ojek online.

STIKI STIKOM Indonesia (STIKI) juga merupakan kampus yang terletak di daerah strategis yaitu di Jl Tukad Pakerisan, Panjer, Denpasar Selatan. Banyak tersedia kost yang nyaman di sekitar kampus. Tempat makan juga menjamur karena banyak kampus lain pula yang berlokasi di daerah ini. Bagi kamu yang ingin tahu secara detail terkait STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali ini bisa cek link berikut: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Jangan ragu bagi kamu yang ingin kuliah di Bali. Banyak sekali keuntungannya bukan? Seperti yang orang bilang “Don’t talk about heaven if you’ve never been in Bali”.