Generic placeholder image

Heboh Dewa Kipas VS GM Irene, Mending Belajar Filosofi Catur

31 Mar 2021   Berita

Olahraga catur menjadi bahan perbincangan dalam beberapa hari terakhir akibat Dewa Kipas dan GM Irene Iskandar. Awal ramai-ramai ini akibat Dewa Kipas dengan GothamChess (Levy Rozman) di aplikasi catur virtual chess.com.

Grandmaster catur Indonesia Irene Sukandar sampai ikut turun tangan untuk menguji kemampuan sang Dewa Kipas yang memiliki nama asli Dadang Subur.

Akhirnya keduanya bertemu dan menggelar pertandingan catur yang difasilitasi oleh Youtuber Deddy Corbuzier pada (22/3/2021) lalu. Dewa Kipas harus mengakui kekalahan dari GM Irene Iskandar dengan skor 0-3. Irene Iskandar berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 200 juta. Sementara, Dewa Kipas mendapatkan uang Rp 100 juta.

Meski catur merupakan olahraga yang sering dimainkan oleh masyarakat Indonesia. Jarang sekali olahraga catur menjadi trending topic. Olahraga ini selalu kalah populer dibandingkan sepakbola, basket, bulu tangkis atau olahraga lain. Padahal banyak sekali filosofi dalam permainan yang diyakini sebagai permainan tertua di dunia ini. Apa saja filosofi yang bisa dipetik dari catur? Simak uraiannya berikut ini dikutip dari IDNTimes.com:

  • Kotak pada papan dan bidak catur melambangkan keadilan

Permainan catur terdiri dari papan dengan 64 kotak hitam dan putih. Setiap bagian (hitam dan putih) mempunyai arena permainan yang sama besar. Dan setiap pemain dilarang keras keluar dari arena permainan sebelum game berakhir, yang ditandai dengan salah satu pihak mati.

Selain itu, dilansir Steemit, catur juga mempunyai bidak yang sama. Tiap pemain dibekali dengan satu raja, satu ratu, dua menteri, dua kuda, dua benteng atau kastil, dan delapan pion atau prajurit. Dari penjelasan di atas, ada satu filosofi catur yang bisa diambil, yakni adil. Setiap pemain mempunyai kekuatan yang sama untuk bertarung. Keadilan inilah yang membentuk sportivitas dalam bermain.

  • Kita diajarkan untuk tidak meremehkan orang lain

Filosofi ini mengacu pada pion atau prajurit. Ia mungkin terlihat biasa saja, sering diremehkan, dan hanya bisa membuat langkah ke depan. Tetapi, jika pion berhasil menyentuh area lawan dan terus merangsek maju, ia akan menjadi sekuat benteng atau bahkan ratu!

Pion tak ubahnya dengan hidup manusia. Terkadang, kita merasa kecil dan tak berarti. Namun, jika kita kuat dalam menghadapi cobaan, kita akan berubah menjadi sesuatu yang ‘besar’.

  • Untuk mencapai tujuan hidup diperlukan strategi dan langkah yang panjang

Menurut laman Steemit, tujuan bermain catur adalah memenangkan permainan dengan mengalahkan raja. Namun, untuk mengalahkan raja yang dilindungi oleh segenap pasukannya, membutuhkan strategi yang tepat dan setiap langkah harus dipikirkan dengan matang.

Begitu pula dengan hidup. Kita pasti punya tujuan hidup yang ingin dicapai. Untuk meraihnya, diperlukan strategi dan langkah yang panjang. Jangan hanya berpikir untuk hari ini saja, tetapi juga untuk masa depan.

Mungkin, tujuan hidup kita masih jauh. Tetapi, jangan bermalas-malasan dan terus berusaha untuk menggapainya. Sebab, apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan hasil yang kita peroleh nantinya.

  • Ada kalanya kita harus berkorban

Saat bermain catur, ada kalanya kita harus mengorbankan bidak yang kita miliki. Satu per satu pasukan mulai tumbang dan pertahanan goyah akibat serangan musuh. Semakin sedikit pasukan berarti semakin rentan terhadap kekalahan. Sama seperti hidup, terkadang kita harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih besar. Kadang kala, berkorban membuat kita kehilangan sesuatu.

  • Catur merefleksikan kepribadian pemain

Membaca kepribadian seseorang sangat mudah lewat catur. Yakni dengan melihat langkah yang diambil selama bermain. Apakah ia merupakan tipe orang yang cenderung menyerang namun mudah dikalahkan? Atau justru bertahan menunggu situasi yang tepat?

Dilansir laman Steemit, jika pemain hanya bertahan dan pasif, berarti ia merupakan orang yang cenderung mengikuti arus dan menerima apa pun yang ada. Apabila pemain cenderung menyerang, kemungkinan ia mempunyai kepribadian yang dinamis dan berani mengambil keputusan.

Tipe penyerang pun masih bisa dibagi lagi. Ada penyerang yang kurang kalkulasi dan memperbesar risiko kalah. Ada pula penyerang yang cenderung waspada dan menghitung langkahnya dengan cermat.

  • Jika kalah jangan menyerah

Dalam catur, ada posisi yang disebut sebagai skakmat. Istilah ini bermakna “raja telah mati”. Saat dihadapkan dengan posisi ini, otomatis kita akan kalah. Namun, pemain tidak boleh menyerah dan terus berusaha untuk memenangkan pertandingan berikutnya. Sama seperti hidup, kamu belum lulus masuk perguruan tinggi negeri jangan menyerah. Ada baiknya kamu meraih mimpi di perguruan tinggi swasta. Toh, banyak juga tokoh-tokoh hebat di Indonesia yang bisa menjadi ‘orang’ meski hanya kuliah di kampus swasta. Sebut saja Founder Tokopedia William Tanuwijaya yang merupakan lulusan Universitas Bina Nusantara (Binus).

Mau kuliah di negeri atau di swasta sama saja asalkan kamu punya niat serius untuk belajar. Bayangkan, kuliah di negeri tetapi kamu malas kuliah? Kan menjadi percuma sudah masuk perguruan tinggi negeri.

Kita semua bisa belajar untuk menjadi orang besar dan yakin bahwa meraih mimpi bisa didapat di mana pun. Salah satu caranya dengan tidak ragu memutuskan kuliah di kampus swasta. Untuk menjadi orang sukses, diperlukan keseimbangan dalam menguasai hard skill dan soft skill.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) memiliki kurikulum yang tidak hanya fokus pada pengembangan hard skill. Namun, fokus pula membina soft skill mahasiswanya. Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI paham betul soft skill sangat penting dan harus seimbang dengan hard skill bagi mahasiswa yang akan menghadapi dunia kerja mau pun yang ingin menjadi pengusaha.

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat saat ini tentu tidak hanya dibutuhkan hard skill semata. Menguasai soft skill berarti setiap orang diminta dapat memiliki kemampuan kerja yang berkualitas. Untuk yang mau tahu apa alasan pentingnya menguasai soft skill bisa dicek di link berikut: Pentingnya Soft Skill.

Selain mengedepankan keseimbangan antara hard skill dan soft skill, STIKI yang merupakan kampus IT di Bali ini juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk dapat kuliah sambil bekerja. STIKI yang merupakan kampus swasta di Bali paham betul mahasiswa memang membutuhkan uang tambahan sekaligus pengalaman kerja.

Salah satu mahasiswa STIKI Indonesia merasakan diberikan fleksibilitas untuk bisa bekerja sembari kuliah. Cerita mahasiswa yang diberikan kemudahan membagi waktu antara kuliah dan bekerja bisa dicek di link berikut: STIKI Permudah Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja.

STIKI juga satu-satunya kampus IT di Bali yang menerima pendanaan penelitian di perguruan tinggi non badan hukum tahun anggaran 2021 untuk skema Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT). Penelitian berjudul Model Smart Business: Pengembangan Business Intelligence System Pada Industri Ritel di Bali.

Hal ini membuktikan STIKI mengikuti imbauan dari Kemenristek/BPIN yang meminta setiap perguruan tinggi baik negeri mau pun swasta untuk tidak hanya fokus pada pengajaran. Namun, harus pula fokus pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Untuk mengetahui tentang STIKI yang menjadi satu-satunya kampus IT di Bali yang menerima hibah PTUPT tahun 2021 secara lengkap bisa dicek link berikut: STIKI satu-satunya kampus IT di Bali terima Hibah PTUPT.

Bagi kamu yang tidak tinggal di Bali dan berniat kuliah di Bali jangan ragu untuk menetap di Pulau Dewata. Kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan apabila memutuskan kuliah di Bali. Salah satu keuntungan kuliah di Bali adalah kamu bisa merasakan keindahan toleransi yang tinggi. Masyarakat Bali sangat menjunjung tinggi perbedaan.

Keuntungan lain yang bisa didapat apabila memutuskan kuliah di Bali adalah kamu bisa mempelajari budaya khususnya budaya Bali. STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali ini tidak hanya fokus pada kurikulum berbasis teknologi informasi semata. Namun, fokus pula pada pembelajaran budaya Bali.

Kamu tentu ingin mempelajari budaya Bali yang dikenal beragam dan penuh keunikan. Sehingga kamu tidak perlu repot-repot mengulik sendiri tentang budaya Bali. STIKI Indonesia memang kampus swasta di Bali pemberi solusi. Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran mahasiswa dan informasi lainnya bisa dicek di link berikut ini: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Keuntungan lain yang didapat apabila kamu memutuskan kuliah di Bali bisa kamu cek di link berikut: Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Ayo Jadi Technopreneur Biar Masa Depan Gak Keblinger

30 Mar 2021   Berita

Sadarkah kamu jika miliarder dunia sebagian besar didominasi oleh para technopreneur? Sebut saja miliader dunia seperti Jeff Bezos yang sukses menjadi technopreneur lewat e-commerce Amazon, Bill Gates lewat Microsoft, Mark Zuckeberg dengan Facebooknya. Tentu miliarder dunia paling populer saat ini Elon Musk yang merupakan CEO SpaceX, PayPal dan Tesla.

Sosok Technopreneur di Indonesia sendiri yang populer adalah Nadiem Makariem (Gojek) yang kini menjadi Mendikbud, William Tanuwijaya (Tokopedia) dan Achmad Zaky (Bukalapak) dan Fery Unardi yang merupakan pendiri Traveloka.

Dilansir dari 101entreprenurship.org, technopreneur adalah perpaduan dari dua kata technology dan entrepreneur yang dapat diartikan adalah bisnis berbasis teknologi. Technopreneur tentang bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi sedang berkembang pesat menjadi sebuah peluang bisnis. Technopreneur bukan berbicara tentang ‘penemuan’ namun berbicara soal ‘inovasi’ dalam rangka menggapai kesuksesan.

Amerika Serikat merupakan negara yang memiliki pengaruh besar dalam Technopreneur. Sejumlah perusahaan raksasa lahir di Negeri Paman Sam, sebut saja Apple, Google, Micorosoft, Amazon, Facebook, eBay dan masih banyak lagi sederet perusahaan berbasis teknologi.

Perbedaan Enterpreneur dan Technopreneur

Dilansir qwords.com,  technopreneur sebenarnya merupakan bagian dari enterpreneur. Namun, dalam prakteknya technopreneur lebih memanfaatkan teknologi sebagai core utama bisnis. Sementara,  enterpreneur lebih mengedepankan transaksi konvensional berupa barang atau jasa.

Selain itu, tingkat persaingan juga bisa menjadi perbedaan antara enterpreneur dan technopreneur. Hal ini terjadi karena biasanya seorang technopreneur menawarkan ide baru atau substitusi dari produk konvensional dimana tingkat persaingan pasarnya masih rendah.

Ada sejumah keuntungan Menjadi Technopreneur apabila kamu memang punya mimpi untuk memulainya. Simak urainnya seperti dikutip dari qwords.com:

Bisa memulai dengan modal kecil

Dalam dunia technopreneur, modal yang paling berharga adalah ide awal, kemudian dari ide tersebut dilakukan eksekusi dengan cara membuat minimum viable product (MVP) sebagai uji pasar.

Seluruh eksekusi ini biasanya dimulai dari tahap startup, sehingga bisa dilakukan hampir tanpa modal. Anda hanya butuh menemukan team yang terdiri dari Co-Founder, CFO, CTO, dan bussines development yang bersedia untuk dibayar menggunakan saham.

Tidak perlu kantor besar

Kamu cukup ingat bagaimana Steve Jobs memulai membangun Apple dari garasi kecil di rumahnya yag terletak di California. Nah, untuk memulai bisnis di bidang teknologi sebenarnya bisa di mana saja. Semua bisa dimulai asalkan ada laptop/PC dan koneksi internet. Team yang mendukung pun bisa diatur untuk bekerja secara remote dari rumah masing-masing, jadi menghemat biaya sewa gedung untuk operasional bisnis di awal-awal perusahaan berkembang.

Potensi dapat valuasi besar

Meski baru menjadi trend beberapa dekade terakhir, perusahaan startup teknologi saat ini sudah banyak yang sukses dari segi valuasi. Bahkan, Gojek sudah menyandang gelar decacorn. Gelar ini didapat keberhasilan Gojek yang telah memiliki valuasi lebih dari 10 miliar dollar AS. Sementara itu, Indonesia telah mmeiliki 5 startup yang menyandang gelar unicorn dari 400 unicorn di seluruh dunia per Desember 2019. Unicorn merupakan startup yang memiliki valuasi lebih dari US$ 1 Miliar.

Era Teknologi informasi yang semakin pesat memudahkan technopreneur untuk memulai tanpa perlu modal yang besar atau memiliki ide besar pula. Technopreneur bisa dimulai dari keberanian serta inovasi untuk memecahkan masalah yang ada di kehidupan sehari-hari.  Ayo jadi technopreneur biar masa depan enggak keblinger. Meski entrepreneur dan technopreneur memiliki perbedaan namun dasarnya adalah tentang bagaimana menguasai ilmu wirausaha. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus IT di Bali memiliki kurikulum wirausaha yang bisa menjadi modal bagi mahasiswa untuk mewujudkan mimpi menjadi wirausaha.

STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali ini menginginkan mahasiswa tidak hanya fokus menjadi profesional di bidang IT. Namun, berharap para lulusan yang kuliah di STIKI dapat menjadi seorang wirausaha apalagi di bidang technopreneur. STIKI Indonesia juga merupakan technopreneur campus di Bali yang ingin mencetak pendiri startup bahkan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi yang mampu menyelesaikan masalah di kehidupan masyarakat.

Bagi kamu yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang STIKI Indonesia sekaligus tentang informasi pendaftaran mahasiswa bisa dicek di link berikut: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Bagi kamu yang tidak tinggal di Bali dan memiliki niat untuk kuliah di Bali jangan ragu untuk memilih Pulau Dewata sebagai tempatmu menimba ilmu. Kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan apabila memutuskan kuliah di Bali. Salah satu keuntungan kuliah di Bali adalah kamu bisa merasakan keindahan toleransi yang tinggi. Masyarakat Bali sangat menjunjung tinggi perbedaan. Kamu juga tidak perlu berlibur ke Bali yang merupakan pusat pariwisata Indonesia. Kamu bisa ke pantai yang indah kapan pun kamu mau!

Keuntungan lain yang bisa didapat apabila memutuskan kuliah di Bali adalah kamu bisa mempelajari budaya khususnya budaya Bali. STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali ini tidak hanya fokus pada kurikulum berbasis teknologi informasi semata. Namun, fokus pula pada pembelajaran budaya Bali. Keuntungan lain yang didapat apabila kamu memutuskan kuliah di Bali bisa kamu cek di link berikut: Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Tips Jaga Kesehatan Saat Depan Komputer Seharian

29 Mar 2021   Berita

Seharian berada di depan komputer merupakan kebiasaan mahasiswa IT. Tentu mata akan lelah apabila terus-terusan menatap layar komputer. Ada lagi yang percaya bahwa menatap layar komputer, smartphone terlalu lama akan merusak mata. Dilansir dari healthline.com, The American Academy of Ophthalmology menjelaskan bahwa melihat layar komputer atau smartphone terlalu lama tidak akan selalu merusak penglihatan. Namun, dampaknya bisa menyebabkan ketegangan dan gejala yang tidak menyenangkan.

Manusia biasanya berkedip sekitar 15 kali setiap menit. Saat menatap layar, angka ini berkurang menjadi setengah atau sepertiga sesering itu. Ini bisa menyebabkan mata kering, iritasi, dan lelah.

Ketegangan mata yang disebabkan akibat menatap layar terlalu lama disebut Computer Vision Syndrome (CVS). Dalam studi yang diterbitkan oleh Nepalese Journal of Ophthalmology , para peneliti meneliti penggunaan komputer dan pengaruhnya terhadap mata mahasiswa di Malaysia. Hampir 90 persen dari 795 siswa mengalami gejala CVS setelah hanya menggunakan komputer selama dua jam terus menerus.

Kamu tentu membutuhkan mata dan tubuh yang prima saat berlama-lama depan komputer. Nah, berikut ini ada sejumlah tips yang bisa kamu coba saat berlama-lama duduk di depan komputer:

  • Gunakan Teknik 20-20-20

Kamu bisa menerapkan metode 20-20-20. Apa maksudnya? Saat berada depan komputer biasakan tiap 20 menit, sempatkan untuk memalingkan pandangan dari layar monitor selama 20 detik ke titik lain yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter).

Selain menerapkan metode tersebut, kamu harus ingat jangan lupa untuk berkedip karena rata-rata orang hanya berkedip 6 kali/menit ketika sedang asyik di depan komputer. Hal ini bertujuan agar bola mata tidak kering dan terasa pedih. Kelopak mata harus selalu berkedip sebanyak kurang lebih 16 kali/menit.

Metode ini bisa lengkap apabila kamu memposisikan layak monitor agar tidak lebih tinggi dari mata, minimal sejajar. Apabila terlalu tinggi maka kelopak mata cenderung bekerja lebih berat untuk berkedip dan membasahi bola mata.

  • Meregangkan badan 

Saat duduk di depan komputer seharian kamu ada baiknya untuk meregangkan badan sejenak. Selain bermanfaat untuk kondisi fisik, melakukan peregangan badan juga bermanfaat untuk kondisi pikiranmu. Peregangan bisa dapat membantu meningkatkan fleksibiltas yang merupakan faktor penting untuk kebugaran tubuh. Peregangan juga dapat membantu mengurangi stres. Saat kamu mengalami stres, ada kemungkinan itu diakibatkan oleh otot-otot yang menegang.

Hal itu disebabkan karena otot cenderung mengencang sebagai respons terhadap stres fisik dan emosional. Oleh sebab itu, fokus pada meregangkan area tubuh di mana bagian yang cenderung menahan stres, seperti leher, bahu dan punggung bagian atas.

  • Minum air putih secukupnya

Saat duduk di depan komputer seharian dan terlalu fokus pada apa yang kamu kerjakan jangan sampai kamu lupa minum air putih hingga mengalami dehidrasi. Sebagian besaar isi tubuh kita terdiri dari 60 persen. Maka dari itu, tubuh saat bergantung pada air. Air dapat membantu membawa nutrisi ke sel-sel tubuh dan mengeluarkan racun saat buang air kecil.

Fungsi minum air putih adalah untuk meningkatkan energi. Dehidrasi dapat menyebabkan kamu lemah baik secara fisik mau pun mental. Minum air juga dapat memperbaiki fungsi otak. Otak kita sekitar 75 persen berisi air, yang berarti dehidrasi memiliki efek langsung pada fungsinya.

Tiap manusia dianjurkan meminum air putih sebanyak 2-3 liter setiap harinya. Untuk mengetahui apakah kita kekurangan air atau tidak bisa dilihat dari warna urine. Jika urine berwarna kuning muda atau tidak berwarna (bening) berarti asupan air yang masuk ke tubuhmu cukup. Namun, apabila urine berwarna kuning gelap maka kamu harus banyak meminum air putih.

Meminum air putih yang juga dapat menjadi cara agar kamu tidak selalu duduk di depan komputer. Kamu akan berdiri dan berjalan untuk mengisi air putih ke gelas atau botol minummu.

  • Fokus ngoding jangan stalking yang udah ghosting

Ini tips paling ampuh untuk  menjaga kesehatanmu. Pokoknya fokus saja apa yang lagi kamu kerjain. Jangan curi-curi kesempatan untuk sesuatu yang enggak penting. Sebagai mahasiswa IT kamu fokus saja belajar coding jangan curi-curi kesempatan untuk stalking gebetan yang sudah ghosting kamu! Ingat fokus saja dalam meraih masa depanmu. Apabila kamu nanti fokus belajar dan bisa meraih cita-citamu dan kamu sukses nantinya maka lawan jenis tak perlu dicari. Percayalah mereka akan datang sendiri bahkan mengejar-ngejarmu.

Demikian sejumlah tips singkat untuk menjaga kesehatan saat berlama-lama depan komputer. Sebagai mahasiswa IT tentu kamu akan menghabiskan waktu berlama-lama depan komputer. Nah, buat kamu yang memiliki rencana kuliah di bidang IT tentu harus tahu dahulu bahwa kamu akan  berkutat depan komputer. Apabila kamu tertarik untuk berkiprah di bidang IT yang tengah tren ini bisa memilih STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) sebagai tempatmu untuk belajar.

Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI tidak hanya fokus pada kurikulum yang mempelajar hard skill. Namun, turut pula mengedepankan kurikulum soft skill. STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali paham betul bahwa di era teknologi informasi untuk menjadi seorang profesional muda harus mampu menguasai hard skill dan soft skill secara bersamaan. Apa alasan soft skill begitu penting? Kamu bisa cek di link berikut: Pentingnya Soft Skill. Sementara, bagi kamu yang ingin tahu secara lengkap tentang informasi pendaftaran mahasiswa STIKI Indonesia bisa dicek di link berikut: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Bagi kamu yang tidak tinggal di Bali dan memiliki niat untuk kuliah di Bali jangan ragu untuk memilih Pulau Dewata sebagai tempatmu menimba ilmu. Kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan apabila memutuskan kuliah di Bali. Salah satu keuntungan kuliah di Bali adalah kamu bisa merasakan keindahan toleransi yang tinggi. Masyarakat Bali sangat menjunjung tinggi perbedaan. Kamu juga tidak perlu berlibur ke Bali yang merupakan pusat pariwisata Indonesia. Kamu bisa ke pantai yang indah kapan pun kamu mau!

Keuntungan lain yang bisa didapat apabila memutuskan kuliah di Bali adalah kamu bisa mempelajari budaya khususnya budaya Bali. STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali ini tidak hanya fokus pada kurikulum berbasis teknologi informasi semata. Namun, fokus pula pada pembelajaran budaya Bali. Keuntungan lain yang didapat apabila kamu memutuskan kuliah di Bali bisa kamu cek di link berikut: Kuliah di Bali.