Kenapa Menguasai Soft Skill Begitu Penting?

Kadang kita terlalu fokus untuk mengasah kemampuan akademik yang biasa kita dapatkan dari sekolah atau kuliah. Padahal dalam dunia kerja mau pun bisnis diperlukan menguasai soft skill agar bisa bersaing dan bertahan.

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat saat ini tentu tidak hanya dibutuhkan hard skill semata. Menguasai soft skill berarti setiap orang diminta dapat memiliki kemampuan kerja yang berkualitas.

Kamu punya nilai yang bagus saat kuliah akan percuma ketika tidak bisa menguasai soft skill. Hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan zaman. Saat ini, dunia kerja membutuhkan seseorang yang memiliki pemikiran kritis, komunikasi yang baik, rasa ingin tahu, kreatif, inovatif hingga memiliki jiwa kepemimpinan. Hal tersebut merupakan soft skill yang harus dipunya oleh profesional muda.

iCIMS Hiring Insights (2017) menemukan bahwa “94 persen dari perekrut profesional percaya bahwa seorang karyawan dengan soft skill yang lebih kuat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk dipromosikan ke posisi kepemimpinan daripada seorang karyawan dengan pengalaman bertahun-tahun tetapi soft skill-nya yang lemah.”

Maka menjadi sangat penting untuk menguasai soft skill bagi kamu yang ingin memiliki karier yang bagus saat bekerja atau bagi kamu yang ingin terjun ke dunia bisnis.

Ada sejumlah alasan kenapa kamu harus menguasai soft skill. Berikut penjabarannya seperti dikutip dari kejarmimpi.id:

  • Hard Skill harus diimbangi dengan soft skill

Bayangkan apabila kamu berprofesi sebagai seorang designer namun tidak bisa mempresentasikan hasil karyamu ke klien dengan baik. Kamu seorang manager tetapi tidak mau mendengarkan pendapat karyawanmu dan tidak mampu memecahkan masalah perusahaan dengan baik. Maka dari itu, kamu membutuhkan soft skill komunikasi yang baik dan keterampilan mendengarkan pendapat untuk mencari solusi.

  • Memperkuat mental

Mengasah soft skill juga akan berpengaruh terhadap mental yang kamu miliki. Mental berani, rajin dan pantang menyerah terlihat dari konsistensi yang ada. Kalau kamu rutin mengasahnya, kamu juga akan semakin unggul dari yang lain meskipun kamu punya hard skill yang sama dengan yang lain. Kamu pun juga akan lebih siap untuk bersaing di dunia kerja atau dalam mengejar mimpimu.

  • Dunia kerja masa depan akan mengandalkan soft skill

Inovasi teknologi dan kecerdasan buatan akan menggantikan lapangan pekerjaan yang ada. Sehingga proporsi pekerjaan yang dicari oleh perusahaan akan mengandalkan soft skill dari sumber daya manusia. Studi dari Deloitte Access Economics bahkan memperkirakan bahwa dua pertiga dari semua pekerjaan akan bergantung pada soft skill pada tahun 2030 secara global.

  • Tren pekerjaan masa depan mengedepankan kolaborasi

Keterampilan seperti mendengarkan, berkolaborasi dengan orang lain, mempresentasikan ide dan berkomunikasi dengan anggota tim semuanya sangat dihargai di lingkungan kerja saat ini. Dengan menguasai soft skills, maka kita juga akan terlibat pada lingkungan kerja yang produktif, kolaboratif dan sehat, semua atribut penting bagi perusahaan yang semakin kompetitif.

  • Mampu bekerja di bawah tekanan

Mengendalikan emosi kita adalah satu-satunya keterampilan supaya tetap produktif di bawah tekanan. Rasa cemas, frustasi dan kemarahan adalah emosi yang paling umum kita temui saat bekerja. Emosi dapat merusak kemampuan kita untuk berpikir logis terhadap situasi yang terjadi dalam pekerjaan. Dengan mengenali emosi-emosi dalam diri, kita akan terlatih untuk kembali tenang dan fokus menyelesaikan masalah.

Setidaknya ada 10 soft skill yang harus kamu kuasai untuk dapat bersaing dan bertahan di masa depan. Kesepuluh soft skill itu di antaranya:

  1. Berpikir Kritis

  2. Komunikasi yang baik

  3. Mengakses, menganalisis dan mensintesis informasi

  4. Rasa ingin tahu, kreatif dan inovatif

  5. Kepemimpinan

  6. Kemampuan beradaptasi

  7. Kerja sama dan kolaborasi

  8. Public speaking

  9. Manajemen waktu

  10. Networking

Menjadi begitu penting bagi kamu yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke bangku kuliah ada baiknya tak hanya fokus dalam mengasah kemampuan hard skill. Sebab, saat telah lulus kamu akan dihadapkan pada dunia kerja. Bayangkan kamu seorang lulusan terbaik tetapi tidak dapat berkomunikasi dengan baik maka kamu akan melewatkan kesempatan untuk bekerja di kantor yang kamu harapkan. Kenyataannya memang seperti itu, perekrut kerja cenderung melihat pula keseimbangan antara hard skill dan soft skill para pelamar kerja.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus swasta di Bali memiliki kesadaran bahwa hard skill dan soft skill memang harus dimiliki oleh tiap mahasiswa. Bagi kamu yang ingin kuliah di Bali harus tahu bahwa kurikulum STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT terpopuler di Bali ini menonjolkan soft skill untuk menunjang kemampuan business communication yang semakin dibutuhkan di era global.

Menawarkan konsep kuliah modern sesuai standar dunia bisnis didukung fasilitas komputer tercanggih, serta kombinasi teori dan praktek. Disusun berdasarkan tiga kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja:

Knowledge

Menyajikan materi pembelajaran yang mengacu pada teori akademis terdepan, pergembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kondisi perubahan pasar.

Skill

Materi mendukung potensi dan kompetensi teknis; seperti manajemen dan organisasi, personality development, entrepreneurship, salesmanship, dan pembekalan bahasa asing.

Attitude

Membentuk kepribadian yang tangguh, berintegritas, mandiri, proaktif, pantang menyerah, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

Mahasiswa STIKI Indonesia telah merasakan manfaat dari mata kuliah soft skill sehingga dapat diterapkan di dunia kerja. Selain mendapatkan kurikulum yang mengedepankan soft skill, STIKI Indonesia juga mempermudah mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja. Salah satu cerita dari mahasiswa STIKI Indonesia yang kuliah sambil kerja dan merasakan manfaat soft skill bisa disimak di link berikut: STIKI permudah Mahasiswa kuliah sambil kerja.

Bagi kamu yang baru atau akan lulus SMA dan tidak tinggal di Bali dan berniat kuliah di Bali akan ada pula dapat manfaatnya apabila memilih STIKI Indonesia sebagai tempat menimba ilmu. STIKI Indonesia sebagai salah satu kampus swasta IT di Bali mengedepankan pula kurikulum berbasis budaya khususnya budaya Bali. Sangat cocok bagi kamu yang tertarik kuliah di Bali sekaligus ingin belajar tentang budaya Bali. Keuntungan lain bagi kamu yang berniat kuliah di Bali bisa disimak di link berikut: Keuntungan Kuliah di Bali.