Jadi Tradisi Tahunan, GBHS III Usung Tema Asdhani Buddhayah

GBHS3-2

Denpasar ─ Sabtu (26/1) hingga Minggu (27/1) yang lalu, bertempat di Kampus STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) Denpasar diselenggarakan kegiatan Gebyar Budaya Hindu STIKI Ke-3 (GBHS III) oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu (KMH) STIKI.  Pada Gebyar Budaya Hindu tersebut diselenggarakan lomba-lomba seni dan budaya bernafaskan Hindu seperti lomba bondres, lomba mesatua bali, lomba busana adat ke pura, lomba nyurat lontar, lomba melukis, serta lomba pidato bahasa Bali. Acara yang bertema Asdhani Buddhayah itu  dibuka secara resmi oleh Pembina FPK KMH Kadek Ayu Ariningsih, M.Pd.H sekaligus mewakili Ketua STIKI.

Kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap akhir bulan Januari itu ditujukan untuk memfasilitasi dan mengasah bakat seni generasi muda di Bali, sehingga secara kontekstual dapat melestarikan budaya bali di era teknologi saat ini. Tercatat sebanyak 64 Peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK se-Bali ikut serta pada kegiatan lomba yang diselenggarakan secara gratis itu.

Komang Pagarista Krismonanda Putra selaku Ketua Panitia kegiatan menyatakan bahwa kegiatan tersebut telah di persiapkan sejak jauh hari bahkan ada peningkatan kualitas pelaksanaan yaitu mulai melibatkan juri dari unsur Dinas terkait. “Kegiatan lomba ini sudah kita persiapkan sekitar 4 bulan yang lalu yang diawali dengan pembuatan proposal, kemudian penyebaran informasi ke sekolah-sekolah yang ada di Bali. Adapun juri yang terlibat dalam acara kali ini berasal dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali,” Jelasnya.

Kadek Ayu Ariningsih, M.Pd.H selaku Pembina KMH menyatakan bahwa STIKI selain sebagai Kampus IT di Bali juga sangat konsen terhadap pelestarian nilai dan warisan Budaya Bali. “STIKI sangat konsen dalam upaya melestarikan seni dan budaya kendatipun STIKI Kampus IT, hal ini telah dibuktikan dengan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh KMH ini, bahkan selama ini sangat banyak karya-karya mahasiswa STIKI yang mengangkat tema Seni dan Budaya dengan balutan Teknologi. Jadi mahasiswa STIKI itu bukan saja cerdas dalam dunia IT tetapi juga wajib berwawasan serta mengembangkan seni dan budaya” Tuturnya.

 Sementara itu salah satu pasangan peserta lomba pada GBHS III atas nama I Komang Maciyo Suryabawa dan Komang Giris Praanyaparamitha Cempaka mengaku senang mengikuti lomba pada GBHS III ini bahkan tak disangka mendapat juara. Mereka juga berharap agar ke depannya, penyebaran informasi dapat diperluas sehingga pesertanya semakin banyak. (Kerla/Humas)