Generic placeholder image

“Yudisium Online”, STIKI Indonesia Yakin Lulusan Mampu Hadapi Situasi Pandemi

01 Sep 2020   Berita, Kegiatan

10-edit

Dari Kiri ke Kanan: Kaprodi TI, Kaprodi SK, Perwakilan Calon Wisudawan, Ketua STIKI Indonesia, Wakil Ketua I

Denpasar – “Akhir Agustus Menjadi Awal Perjalananku” menjadi sebuah tema yang menandai keberhasilan 191 mahasiswa STMIK STIKOM Indonesia dalam memenuhi persyaratan kelulusan akademik dalam pendidikan jenjang sarjana. Yudisium ke-22 yang dilaksanakan pada Senin (31/8/2020) terlihat berbeda dari biasanya. Bertempat di aula utama STMIK STIKOM Indonesia, digelarnya yudisium ke-22 secara online ini dilatarbelakangi oleh situasi dan kondisi pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir. Meskipun begitu, hal ini tidak serta-merta menyurutkan semangat para calon wisudawan dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.

Yudisium diawali dengan pembekalan materi bagi para peserta oleh Bidang Kemahasiswaan, yaitu mengenai alumni, tracer study, kiat melamar pekerjaan, serta materi mengenai Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STIKI. Ketua Panitia Yudisium ke-22 STMIK STIKOM Indonesia, Bapak I Dewa Putu Gede Wiyata Putra, S.Kom., M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium ini merupakan sebuah awal perjalanan para calon wisudawan. Masih dalam agenda sambutan, Kepala Program Studi Sistem Komputer, Bapak I Nyoman Buda Hartawan, M.Kom menyebutkan terdapat 163 peserta yudisium dari Program Studi Teknik Informatika dengan rata-rata IPK yakni 3,33 dan 28 peserta lainnya datang dari Program Studi Sistem Komputer dengan rata-rata IPK 3,34. Beliau juga menuturkan bahwa betapa pentingnya menjaga sikap dan perilaku ketika berkesempatan untuk bergabung ke dalam dunia industri dan pekerjaan.

Pengukuhan para calon wisudawan ditandai dengan penyerahan Surat Keterangan Lulus secara simbolis kepada dua perwakilan masing masing dari Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Kompter oleh Ketua STIKI Indonesia didampingi Wakil Ketua I beserta Kaprodi. Acara yudisium dimulai pukul 08.30 hingga 10.30 WITA ini menjadi terasa berbeda dikarenakan terdapat penghargaan yang diberikan bagi para peserta yudisium, yaitu; Latar Zoom Terbaik yang diraih oleh Arief Meilano dan Kintan Nurcahayaningsih, serta Latar Zoom Terunik yang diraih oleh Nyoman Edi Suda Adnyana yang tampil pada Zoom bersama keluarga terkasih sepanjang rangkaian acara yudisium berlangsung. Ini menjadi suatu momentum bahwa perjuangan dalam menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari dukungan keluarga.

12-edit

Penyerahan SKL Dilakukan dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan

Menanggapi penyelenggaraan yudisium online ditengah pandemi COVID-19 ini, Ketua STIKI Indonesia, Bapak I Dewa Made Khrisna Muku, S.T., M.T, berpesan bahwa sesungguhnya para peserta yudisium merupakan generasi yang mampu menghadapi situasi pandemi saat ini dengan berbekal pengetahuan dan keterampilan komputer dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budi pekerti. Beliau juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap para calon wisudawan yang menjadikan keluarga khususnya orangtua sebagai figur teladan dan motivasi dalam proses belajar di perguruan tinggi. Sebagai penutup, beliau juga mengucapkan terima kasih telah mempercayakan STMIK STIKOM Indonesia menjadi salah satu bagian dari perjalanan para calon wisudawan dalam langkah menggapai sukses, sehingga nantinya mampu menjadi pribadi yang tetap mewujudnyatakan semangat menjadi dan memberi baik dalam bentuk kontribusi maupun kolaborasi (Thesa Turker/STIKI).

 

Generic placeholder image

Rangkaian dan Ketentuan kegiatan PKKMB STIKI Batch 2

31 Ags 2020   Berita, Pengumuman

1. Diinformasikan kepada seluruh calon peserta PKKMB batch 2 STIKI 2020, berhubung dengan kondisi yang belum kondusif karena adanya virus Covid-19 (Virus Corona), PKKMB STIKI tahun ini akan dilaksanakan secara online (daring). Maka dari itu, seluruh calon peserta PKKMB STIKI batch 2 diwajibkan untuk menyiapkan kuota untuk mengkases kegiatan-kegiatan selama PKKMB batch 2 dilaksanakan.
2. PKKMB batch 2 akan dilaksanakan pada tanggal 3-5 September 2020.
3. Bagi calon mahasiswa baru yang namanya tidak terdaftar di PKKMB batch 2, maka secara otomatis akan mengikuti PKKMB tahun depan.
4. PKKMB batch 2 akan diikuti oleh mahasiswa baru yang tidak lulus PKKMB batch 1, mahasiswa dari tahun 2019 ke bawah yang mengulang pkkmb dikarenakan tidak lulus di pkkmb sebelumhya, mahasiswa transferan, mahasiswa baru yang mendaftar pada gelombang 5, mahasiswa baru yang mendaftar pada gelombang 1-4 namun tidak terdata pada pkkmb batch 1.
5. Bagi peserta PKKMB batch 2, silahkan join pada grup telegram PKKMB Daring 2020 untuk menerima segala informasi tentang PKKMB STIKI batch 2. Berikut ini adalah link grup telegram PKKMB Daring 2020 https://t.me/joinchat/OoTSzE5_KMCsAUeWdcLWeA
6. Berikut ini adalah rundown, twibbon dan ketentuan dari PKKMB batch 2. https://drive.google.com/drive/folders/1Gmd52OMJ7zcfprtedQ2kSy9pPzDOIooJ?usp=sharing

Generic placeholder image

Lestarikan Budaya, Teruna Teruni STIKI Adakan Lomba Pidarta Bahasa Bali

26 Ags 2020   Berita, Kegiatan

Denpasar – Dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun, Unit Kegiatan Mahasiswa Teruna Teruni STIKI menggelar Lomba Pidarta Bahasa Bali pada Minggu (16/8/2020) secara online.

Sejak kemerdekaan Indonesia tahun 1945, saat ini Indonesia telah berumur 75 tahun. Perayaan kali ini cukup berbeda dari tahun lalu mengingat pandemi COVID-19 masih belum bisa dihilangkan secara total. Namun, salah satu UKM STMIK STIKOM Indonesia, UKM Teruna Teruni STIKI, untuk pertama kalinya menggelar sebuah kegiatan kreatif, yaitu lomba berpidato dengan menggunakan bahasa Bali dengan mengambil tema Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lomba pidato ini dipilih untuk mengembangkan keberanian para peserta dalam berbicara di depan umum atau public speaking. Berbicara di depan umum merupakan sebuah skill yang penting dimiliki oleh semua orang. Pidato dengan menggunakan bahasa Bali dapat mengembangkan dan melestarikan budaya Bali. Mengingat saat ini tidak jarang yang menggunakan bahasa Indonesia tanpa mengerti bahasa Bali.

Lomba ini diikuti oleh 9 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Para peserta mengikuti lomba ini dengan membuat video berpidato dengan bahasa Bali sesuai dengan tema yang ditentukan di rumah masing-masing peserta. Kemudian akan diposting pada akun Instagram masing-masing peserta. Terdapat 3 juara yang diperebutkan. Penjurian dan pengumuman juara dalam lomba ini dilakukan menggunakan media Google Meet.

junk-tts

Dari 9 peserta tersebut, Juara 1 diraih oleh Kadek Khartyaciptadi Prasetya dari SMA N 1 Banjarangkan, Juara 2 diraih oleh Ni Ketut Ayu Nita Trisnayanti dari SMA N 1 Mengwi, dan Juara 3 diraih oleh salah satu mahasiswa dari STIKI Indonesia, I Gede Yoga Pratama. Penyerahan juara kepada para peserta dilakukan di STIKI Indonesia dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ketua Paguyuban Teruna Teruni STIKI, Putu Oka Astrawan, mengatakan, “Lomba ini sangat luar biasa. Para peserta sangat antusias dan mengikuti semua aturan dengan baik.” Dirinya berpesan bahwa kegiatan seperti ini agar terus diadakan karena dengan adanya lomba seperti ini diharapkan para generasi muda tidak melupakan kebudayaan dari daerah mereka masing-masing. (IGI2/Tim Humas)