Generic placeholder image

Graduation Party STIKI Indonesia Digelar dengan Nuansa Millenial

31 Ags 2019   Berita

Millennial Concept Graduation Party STIKI Indonesia (29/8)

Denpasar –  Mengusung konsep “Be Bright Be Colorful” Graduation Party dalam rangka Yudusium ke-20 STIKI Indonesia (STMIK STIKOM Indonesia) diselenggarakan (29/8) dengan penuh nuansa kegembiraan, keceriaan dan kekeluargaan.Acara yang berlangsung di Sector Grand Inna Bali Beach Sanur ini dihadiri oleh seluruh peserta Yudisium yang berjumlah 238 Orang yang terdiri dari 210 Lulusan Program Studi Teknik Informatika dan 28 Orang Lulusan Program Studi Sistem Komputer, selain itu hadir juga seluruh Dosen STIKI Indonesia. Tampak dalam acara tersebut seluruh peserta Yudisium dan dosen berbaur menjadi satu. Suasana santai dan rileks serta ceria makin jelas tercipta dengan penampilan spontanitas dari para peserta Yudisium serta Dosen dengan menyuguhkan hiburan berupa karaoke.

I Komang Arya Ganda Wiguna, M. Cs selaku Ketua Panitia Yudisium STIKI Indonesia mengatakan bahwa acara Yudisium itu dikonsep sangat berbeda dari acara-acara Yudisium pada umumnya. “Yudisium kali ini kita kemas benar-benar nuansa Milenial, mulai dari pakaiannya sampai ke acaranya. Biar fun dan jauh dari kesan formal, boleh dibilang acara ini out of the box-lah namun tetap dalam esensi Yudisium” ucapnya.

Dalam laporannya Ketua Program Studi Sistem Komputer I Nyoman Buda Hartawan, M.Kom menyatakan bahwa Rata-Rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) seluruh peserta Yudisium adalah 3.34 dan IPK tertinggi 3.87. “Pesan saya kepada para peserta Yudisium jadilah Sarjana yang SIBER yaitu sarjana yang memiliki  Sinergi, Integritas, Empati,  Bertanggungjawab dan Rasional sehingga menjadi sarjana yang benar-benar berkualitas” tururnya.

Sementara itu Ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Krishna Muku, M.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya sangat berbahagia karena bisa mengantarkan semua mahasiswa hingga mencapai Sarjana Komputer. “Jangan lupa perjalanan anda belum berakhir sampai di sini karena sesungguhnya perjalanan anda masih panjang untuk itu saya harap anda semua tetap semangat, aplikasi ilmu dan pengetahuan yang telah anda dapatkan selama kuliah dan kembangkan, jangan berhenti belajar dan teruslah belajar sehingga tiap tahapan anda makin sukses, tolong selalu percaya diri dan selalu bersemangat serta jaga etika anda” Ucap tegas Pria yang selalu ceria ini dihadapan peserta Yudisium.

Disela-sela acara tersebut di serahkan juga hadiah Best Costume kepada para peserta Yudisium dan Dosen yang terpilih. (inwa/tim kbt)

Generic placeholder image

Di Desa Gadungan, Dosen ini Latih Pengusaha Upakara

17 Ags 2019   Berita

Pelatihan Adi Upakara

 Tabanan – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan tata kelola usaha, sekelompok Dosen muda STIKI Indonesia (STMIK STIKOM Indonesia) yang terdiri dari INyoman Tri Anindia Putra S.Kom.,M.Cs.dan Ketut Sepdyana Kartini, M.Siberkolaborasi dengan Dosen Muda Undiksha Luh Gede Kusuma Dewi, S.E., M.Si menyelenggarakan pelatihan komprehensif kepada salah satu pengusaha kecil dan menengah Adi Upakara yang berdomisili di Desa Gadungan Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak April 2019 dan berakhir pada 14Agustus 2019 yang lalu.

Pelatihanyang dikemas dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini terdiri dari beberapa jenis kegiatan seperti Dharma wacanayang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra terkait nilai spiritual upakara yang dibuat mitra, pelatihan laporan keuangan yang bertujuan untuk mengetahui untung rugi dari hasil penjualan upakara serta dapat membuat laporan keuangan, pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu pemasaran produk upakara yang dibuat oleh mitra, dan yang terakhir adalah pelatihan pembuatan dan pemasaran produk baru (tumpeng upakara) yang bertujuan untuk meningkatkan omset Adi Upakara sebagai mitra berdasarkan peluang pasar yang ada.

Seperti yang diketahui bahwa di Desa Gadungan belum ada pengusaha yang menjual tumpeng upakara sehingga hal ini sangat berpeluang besar dalam penjualan perlengkapan upakara khususnya bagi Umat Hindu setempat.

Ni Wayan Renten selaku pemilik usaha Adi Upakara menyatakan bahwasannya selama ini pihaknya tidak pernah melakukan pencatatan keuangan namun dengan adanya kegiatan pelatihan tersebut kini usaha yang dirintis Bersama anggota kelompoknya itu sudah memiliki catatan keuangan hasil upakara dan mengetahui jumlah keuntungan yang didapat tiap bulannya.

Dalam serangkaian kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan tiga (3) narasumber yaitu Ni Luh Putu Sandrya Dewi, S.E., M.Si dengan materi Penyusunan Laporan keuangan (arus kas kecil atau sederhana), I Nyoman Alit Arsana, S.T.,M.T menyajikan materi tentang pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran produk upakara serta Dr. Dra. Ni Wayan Sariani Binawati, M.Ag yang juga Dosen IHDN Denpasar memberikan Dharma Wacana dan Dharma Tula.

Selaku perwakilan penyelenggara kegiatan INyoman Tri Anindia Putra S.Kom.,M.Cs menyatakan bahwa sumber dana dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dari Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Kemenristek Dikti 2019.