Generic placeholder image

Elegan dan Estetis Inilah Perpustakaan STIKI Indonesia Jaman Now

15 Okt 2019   Berita

Salah satu sudut Perpustakaan STIKI Indonesia yang Elegan dan Estetis

Denpasar – Tahun ini, perpustakaan STIKI Indonesia mempunyai wajah baru. Dari yang sebelumnya hanya memiliki satu meja besar dan beberapa kursi didalamnya, kini sudah ada beberapa meja yang bisa digunakan untuk membaca buku serta luas bangunan yang bertambah.

Tempat yang identik dengan buku ini nyatanya bisa mengubah nasib seseorang menjadi lebih sukses. Sesungguhnya perpustakaan memainkan peranan penting bagi suksesnya para mahasiswa, perpustakaan merupakan jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan, dapat memberikan kontribusi penting bagi terbukanya akses informasi, serta menyediakan data yang akurat bagi proses pengambilan sumber-sumber refrensi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Oleh karena itu, kini kampus STMIK STIKOM Indonesia menyulap sebuah perpustakaan dengan cara mendesign ruangan perpustakaan sedemikian rupa dan menambah fasilitas tempat duduk supaya mahasiswa tetap merasa nyaman saat membaca ataupun dalam melakukan diskusi dan bisa merasa betah berada diperpustakaan.

Made Aji Andreana salah satu pegawai perpustakaan dalam bidang pengelolaan mengatakan bahwa dengan adanya penambahan tempat duduk dalam perpustakaan ini membuat perpustakaan menjadi luas dan tidak ada lagi mahasiswa yang harus berdiri saat membaca buku karena keterbatasan tempat duduk seperti perpustakaan yang dulu.

“Penambahan tempat duduk diperpustakaan mempunyai dampak positif dan negatifnya, tetapi kembali lagi itu adalah kesadaran kita untuk memanfaatkan fasilitas kampus sesuai dengan kegunaanya. Dampak positif yang saya liat yaitu perpustakaan menjadi lebih luas dan nyaman, sedangkan negatifnya penyalahgunaan fungsi perpustakaan secara umum yaitu membaca dan mencari informasi malah dijadikan tempat untuk bersantai dan mengobrol-ngobrol bahkan untuk bermain game,” ujar Utari salah satu mahasiswi STIKI.

Penataan buku diperpustakaan STIKI Indonesia ditata rapi menggunakan defisi, sehingga buku-buku yang ingin dicari para mahasiswa mudah ditemukan karena telah diurutkan dengan baik. Selain itu untuk mencerminkan STIKI Indonesia sebagai kampus teknologi informasi yang selalu mengikuti perubahan jaman, sistem peminjaman buku menggunakan aplikasi yang disebut Library Management System (SLIMS). SLIMS merupakan perangkat lunak sistem manajemen perpustakaan sumber terbuka yang dilisensikan di bawah GPL v3. Aplikasi SLIMS ini memiliki fitur yang lengkap dan tampilan yang bagus sehingga membantu mahasiswa dalam peminjaman buku yang diinginkan.

Harapan kedepannya yaitu menjadikan perpustakaan yang sekarang menjadi perpustakaan digital. Dimana perpustakaan digital ini adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku yang sebagian besar dalam bentuk format digital dan dapat diakses dengan komputer dengan cepat dan mudah. Namun, membangun perpustakaan digital bukan suatu pekerjaan yang mudah. Perencanaan dan studi kelayakan secara teknis, ekonomis, dan social harus dilakukan. Apabila berhasil membangun perpustakaan digital secara baik, citra perpustakaan akan semakin meningkat. Ketika tingkat kepercayaan dari pihak yang berkepentingan terhadap perpustakaan sudah tinggi, maka apapun program yang diusulkan kepada pihak universitas/akademi akan mudah disetujui.

Penulis : Ni Kadek Dwi Anggreni, Patrisius Gole (STIKIZen.id)

Generic placeholder image

Graduation Party STIKI Indonesia Digelar dengan Nuansa Millenial

31 Ags 2019   Berita

Millennial Concept Graduation Party STIKI Indonesia (29/8)

Denpasar –  Mengusung konsep “Be Bright Be Colorful” Graduation Party dalam rangka Yudusium ke-20 STIKI Indonesia (STMIK STIKOM Indonesia) diselenggarakan (29/8) dengan penuh nuansa kegembiraan, keceriaan dan kekeluargaan.Acara yang berlangsung di Sector Grand Inna Bali Beach Sanur ini dihadiri oleh seluruh peserta Yudisium yang berjumlah 238 Orang yang terdiri dari 210 Lulusan Program Studi Teknik Informatika dan 28 Orang Lulusan Program Studi Sistem Komputer, selain itu hadir juga seluruh Dosen STIKI Indonesia. Tampak dalam acara tersebut seluruh peserta Yudisium dan dosen berbaur menjadi satu. Suasana santai dan rileks serta ceria makin jelas tercipta dengan penampilan spontanitas dari para peserta Yudisium serta Dosen dengan menyuguhkan hiburan berupa karaoke.

I Komang Arya Ganda Wiguna, M. Cs selaku Ketua Panitia Yudisium STIKI Indonesia mengatakan bahwa acara Yudisium itu dikonsep sangat berbeda dari acara-acara Yudisium pada umumnya. “Yudisium kali ini kita kemas benar-benar nuansa Milenial, mulai dari pakaiannya sampai ke acaranya. Biar fun dan jauh dari kesan formal, boleh dibilang acara ini out of the box-lah namun tetap dalam esensi Yudisium” ucapnya.

Dalam laporannya Ketua Program Studi Sistem Komputer I Nyoman Buda Hartawan, M.Kom menyatakan bahwa Rata-Rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) seluruh peserta Yudisium adalah 3.34 dan IPK tertinggi 3.87. “Pesan saya kepada para peserta Yudisium jadilah Sarjana yang SIBER yaitu sarjana yang memiliki  Sinergi, Integritas, Empati,  Bertanggungjawab dan Rasional sehingga menjadi sarjana yang benar-benar berkualitas” tururnya.

Sementara itu Ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Krishna Muku, M.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya sangat berbahagia karena bisa mengantarkan semua mahasiswa hingga mencapai Sarjana Komputer. “Jangan lupa perjalanan anda belum berakhir sampai di sini karena sesungguhnya perjalanan anda masih panjang untuk itu saya harap anda semua tetap semangat, aplikasi ilmu dan pengetahuan yang telah anda dapatkan selama kuliah dan kembangkan, jangan berhenti belajar dan teruslah belajar sehingga tiap tahapan anda makin sukses, tolong selalu percaya diri dan selalu bersemangat serta jaga etika anda” Ucap tegas Pria yang selalu ceria ini dihadapan peserta Yudisium.

Disela-sela acara tersebut di serahkan juga hadiah Best Costume kepada para peserta Yudisium dan Dosen yang terpilih. (inwa/tim kbt)

Generic placeholder image

Di Desa Gadungan, Dosen ini Latih Pengusaha Upakara

17 Ags 2019   Berita

Pelatihan Adi Upakara

 Tabanan – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan tata kelola usaha, sekelompok Dosen muda STIKI Indonesia (STMIK STIKOM Indonesia) yang terdiri dari INyoman Tri Anindia Putra S.Kom.,M.Cs.dan Ketut Sepdyana Kartini, M.Siberkolaborasi dengan Dosen Muda Undiksha Luh Gede Kusuma Dewi, S.E., M.Si menyelenggarakan pelatihan komprehensif kepada salah satu pengusaha kecil dan menengah Adi Upakara yang berdomisili di Desa Gadungan Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak April 2019 dan berakhir pada 14Agustus 2019 yang lalu.

Pelatihanyang dikemas dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini terdiri dari beberapa jenis kegiatan seperti Dharma wacanayang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra terkait nilai spiritual upakara yang dibuat mitra, pelatihan laporan keuangan yang bertujuan untuk mengetahui untung rugi dari hasil penjualan upakara serta dapat membuat laporan keuangan, pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu pemasaran produk upakara yang dibuat oleh mitra, dan yang terakhir adalah pelatihan pembuatan dan pemasaran produk baru (tumpeng upakara) yang bertujuan untuk meningkatkan omset Adi Upakara sebagai mitra berdasarkan peluang pasar yang ada.

Seperti yang diketahui bahwa di Desa Gadungan belum ada pengusaha yang menjual tumpeng upakara sehingga hal ini sangat berpeluang besar dalam penjualan perlengkapan upakara khususnya bagi Umat Hindu setempat.

Ni Wayan Renten selaku pemilik usaha Adi Upakara menyatakan bahwasannya selama ini pihaknya tidak pernah melakukan pencatatan keuangan namun dengan adanya kegiatan pelatihan tersebut kini usaha yang dirintis Bersama anggota kelompoknya itu sudah memiliki catatan keuangan hasil upakara dan mengetahui jumlah keuntungan yang didapat tiap bulannya.

Dalam serangkaian kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan tiga (3) narasumber yaitu Ni Luh Putu Sandrya Dewi, S.E., M.Si dengan materi Penyusunan Laporan keuangan (arus kas kecil atau sederhana), I Nyoman Alit Arsana, S.T.,M.T menyajikan materi tentang pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran produk upakara serta Dr. Dra. Ni Wayan Sariani Binawati, M.Ag yang juga Dosen IHDN Denpasar memberikan Dharma Wacana dan Dharma Tula.

Selaku perwakilan penyelenggara kegiatan INyoman Tri Anindia Putra S.Kom.,M.Cs menyatakan bahwa sumber dana dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dari Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Kemenristek Dikti 2019.