Generic placeholder image

“Sing Main-Main”, LPIK STIKI Indonesia Sulap Gazebo Jadi Laboratorium Kreativitas.

30 Mar 2019   Berita

Gazebo disulap jadi Laboratorium Kreativitas telah dapat dimanfaatkan oleh Mahasiswa STIKI Indonesia.

Gazebo disulap jadi Laboratorium Kreativitas telah dapat dimanfaatkan oleh Mahasiswa STIKI Indonesia.

DENPASAR – Dalam rangka meningkatkan pelayanan penunjang Akademis, STMIK STIKOM Indonesia (STIKI Indonesia) melalui Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kreativitas (LPIK) STIKI Indonesia tadi (30/3) pagi resmi melaunching Laboratorium Kreativitas.
Sebelumnya LPIK STIKI Indonesia telah memiliki satu Laboratorium Kreativitas yang ditempatkan dalam satu ruangan dengan Perpustakaan dan hingga saat ini Laboratorium tersebut masih difungsikan oleh para mahasiswa untuk mengembangkan diri secara akademis dan non akademis.
Tidak kalah menarik dengan Laboratorium Kreativitas yang  di Launching tadi pagi. LPIK STIKI Indonesia kali ini mensulap dengan memodifikasi 5 Gazebo yang terdapat di ruang terbuka Rooftop Kampus STIKI Indonesia layaknya ruang belajar yang dilengkapi dengan fasilitas Komputer jinjing atau Laptop dengan spesifikasi Prosesor Core i3 dan Core i7 yang telah dilengkapi dengan Video Graphic Adapter (VGA) super keren.
Menurut Kepala LPIK STIKI Indonesia I Dewa Made Adi Baskara Joni, M.Kom menyatakan bahwa semua fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal seperti membuat tugas, browsing bahkan untuk presentasi tugas akhir. “STIKI Indonesia berkomitmen untuk selalu memberikan kenyamanan dan fasilitas yang memadai bagi mahasiswa untuk berkreativitas dan berinovasi, untuk itu kami tambah lagi satu laboratorium Kreativitas ini. Semua fasilitas ini dapat di manfaatkan oleh seluruh Mahasiswa STIKI secara free, namun untuk proses peminjaman dan pemanfaatannya kami memberlakukan beberapa prosedur agar fasilitas ini terkontrol dan benar-benar tepat sasaran” jelasnya.
Sejak dilaunching tadi pagi, pihak LPIK STIKI Indonesia telah mensosialisasikan mekanisme pemanfaatan Laboratorium Kreativitas Rooftop tersebut. “Bagi para mahasiswa STIKI Indonesia yang hendak memanfaatkan fasilitas Laboratorium Kreativitas Rooftop ini saya persilahkan menghubungi LPIK STIKI Indonesia dan sudah bisa dimanfaatkan mulai saat ini juga” imbuh Pria yang dikenal dengan sapaan Dewa Adi ini.
Pelayanan Peminjaman dan pemanfaatan lab kreativitas tersebut dapat dilakukan pada hari perkuliahan mulai pukul 09.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA (humas).

Generic placeholder image

STIKI Indonesia Wisuda 305 Mahasiswa Prodi TI dan SK

28 Mar 2019   Berita

Suasana Wisuda ke-13 STIKI Indonesia (28/3).

Suasana Wisuda ke-13 STIKI Indonesia (28/3).

Menjadi sebuah kebahagiaan bagi 305 Wisudawan STIKI Indonesia (STMIK STIKOM Indonesia) yang diwisuda pada hari Kamis, 28 Maret 2019 bertempat di Hall Mangupura The Westin Resort Nusa Dua Bali.

Seluruh Wisudawan ke-13 tersebut terdiri dari  290 Orang lulusan Program Studi Teknik Informatika (TI) dan sejumlah 15 orang lulusan dari Program Studi Sistem Komputer (SK) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dan terbaik 3,94 diraih oleh I Putu Deta Utama Putra dari Program Studi TI. Semengara itu IPK Tertinggi dan terbaik dari Program Studi SK 3.83 diraih oleh I Kadek Aryan Jaya.

Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa, M.Si mengatakan bahwa Kampus STIKI Indonesia sangat luar biasa perkembangannya serta sangat taat asas. “Kampus STIKI Indonesia ini sangat memenuhi standar Pendidikan Tinggi, sehingga masyarakat jangan ragukan lagi kualitas penyelenggaraan Tri Dharmanya, salah satu buktinya hari ini Putra dan Putri Bapak Ibu dapat di Wisuda tepat waktu. Bagi para Wisudawan Semoga menjadi anak yg mandiri dan berbakti kepada nusa dan bangsa, jangan lama-lama menganggur. Hasil pertapaan 4 tahun  harus mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan saat kuliah” imbuhnya.

‌Profesor yang selalu tampil semangat dan energik itu juga berpesan kepada para Wisudawan agar tidak memilih-milih pekerjaan apalagi menunggu agar menjadi Pegawai Negeri Sipil. “Manfaatkan peluang yang ada saat ini, jangan menjadi Sarjana yang berjiwa priyai, jika mau berhasil hanya butuh aksi bukan hanya rencana dan rencana. Cepatlah tangkap peluang dan manfaatkan. Tunjukkan diri sebagai sarjana yang terdidik, profesional dan bermartabat serta di Era Revolusi Industri 4.0 hanya orang-orang yang cerdas, berintegritas, memiliki norma, transformatif dan arif yang mampu menaklukan dunia” tambah Prof. Dasi.

Sementara itu, Ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Krishna Muku, MT dalam sambutannya menyampaikan bahwa dari data Survei Pusat Karir STIKI Indonesia mencatat bahwa 59% Lulusan Wisuda Ke-13 ini sedang berproses membangun wirausaha dan berwiraswasta serta 41% Telah bekerja di Sektor Formal (PNS, BUMN, BUMD). “Dari data itu artinya Para Wisudawan hari ini telah mampu mengaktualisasikan diri dalam dunia kerja dan dunia industri dan pesan saya setelah di Wisuda jangan lupa pulang kampus, berbagi pengalaman dan tetap bersinergi dengan STIKI Indonesia, disamping itu saya mengajak para alumni untuk ikut serta dalam Inkubator Bisnis STIKI Indonesia dalam rangka mempersiapakan dan mengembangkan  bisnisnya” Jelasnya.

Selaku Perwakilan Wisudawan, I Putu Deta Utama Putra didaulat untuk memberikan pesan dan kesan. Deta mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran STIKI Indonesia yang telah memfasilitasi dalam segala hal untuk kesuksesan selama menempuh perkuliahan. “Mari mulai mengemban tanggung jawan sebagai Seorang sarjana yang berguna untuk Nusa dan Bangsa” imbuhnya.

Kendati acara diselenggarakan dengan suasana rileks dan penuh kekeluargaan namun tetap tidak terlepasa dari nuansa akademis dan kecendikiawanan, hal tersebut terlihat dari hadirnya I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan, M.Sn untuk memaparkan Orasi Ilmiah dengan judul  Realitas Sinema Kekinian. (humas)

Generic placeholder image

306 Mahasiswa STIKI Indonesia di Yudisium. Muku Ingatkan Semangat Menjadi & Memberi.

28 Feb 2019   Berita

Foto bersama seluruh Peserta Yudisium STIKI Indonesia.

Foto bersama seluruh Peserta Yudisium STIKI Indonesia.

Denpasar ─ Kamis, (28/2) pagi STIKI Indonesia (STMIK STIKOM Indonesia) menggelar kegiatan pelepasan calon wisudawan (Yudisium) yang ke-18 dan 19 bertempat di Nirmala Hotel & Convension Centre Denpasar. Yudisium ini diikuti oleh 306 orang mahasiswa yang terdiri dari 291 orang lulusan Program Studi Teknik Informatika dan 15 orang lulusan dari Program Studi Sistem Komputer.

Pada yudisum kali ini, terlihat ada perbedaan dari pakem pelaksanaan Yudisum biasa yang dilakukan oleh kampus IT yang baru berusia 10 tahun ini, dimana acara yudisum yang terkesan formal pada umumnya disulap menjadi acara akademik yang bernuansa santai, milenial, penuh keceriaan dan penuh rasa kekeluargaan.

Dalam sambutannya Kepala Program Studi Teknik Informatika I Putu Gede Budayasa, M.T.I mengatakan bahwa dirinya sangat berbangga terhadap seluruh peserta Yudisum oleh sebab telah mencapai masa akhir studi yang tepat waktu ditambah dengan pencapaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yang luar biasa.  “Pencapaian para peserta Yudisium kali ini sangat membanggakan karena sebagian besar menempuh masa studi tepat waktu dan yang luar biasa juga adalah IPK tertinggi 3.91, ini prestasi yang sangat baik” Jelasnya.

Sementara itu Ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Krishna Muku, S.T.,M.T dalam sambutannya berpesan kepada seluruh peserta Yudisium agar menjadikan momentum Yudisium itu sebagai motivasi awal untuk mulai terjun dalam kehidupan yang sesungguhnya. “Yudisium sesuguhnya memiliki salah satu makna motivasi dan bekal awal bagi anda para peserta Yudisium untuk masuk dalam kehidupan yang sesungguhnya. Tentu harus dapat dimanfaatkan apa yang telah anda peroleh selama belajar di STIKI Indonesia, jadilah generasi bangsa yang memiliki jiwa pantang menyerah, semangat, berpribadian, mandiri serta agar selalu menumbuhkan spirit menjadi dan memberi” imbuhnya.

Salah satu peserta Yudisium Roberto Fransisco Rendon memberikan kesan dan pesannya secara spontanitas. “Selama kuliah di STIKI ada banyak rintangan yang harus dilewati terutama saat melawan rasa malas yang kerap kali melanda, untuk mahasiswa lain yang belum yudisium semangat ya! serta terimakasih untuk STIKI Indonesia atas acara yang ceria hari ini” ucap Roberto.

Selain acara Yudisium, dilaksanakan pula kegiatan Pelatihan Alumni dengan narasumber dari satuan unit kerja Kemahasiswaan serta dari Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STIKI Indonesia. Dalam pelatihan ini peserta yudisium dibekali dengan materi-materi yang berhubungan dunia kerja,  kewajiban sebagai alumni, serta penjelasan tentang organisasi IKA. (Humas/Kerla/inwa)