Generic placeholder image

Fakta Dunia Kerja: Perusahaan Cari Lulusan PT Akreditasi Minimal B

14 Apr 2021   Berita

Akreditasi Perguruan Tinggi memang penting untuk menjamin kualitas dan mutu lulusannya. Hal ini menjadi penting bagi tiap mahasiswa untuk memilih Perguruan Tinggi sebagai tempat terakhir sebelum masuk ke dunia kerja.

Perusahaan swasta mau pun instansi pemerintah sudah tentu melihat pelamar dari tempat mereka kuliah. Biasanya mereka melihat Perguruan Tinggi dengan akreditasi minimal B.

Akreditasi Perguruan Tinggi dibedakan menjadi dua, yakni akreditasi institusi dan akreditasi jurusan atau program studi.

Akreditasi institusi adalah akreditasi yang berlaku untuk semua jurusan (program studi), bahkan semua fakultas yang ada di Perguruan Tinggi tersebut. Sedangkan akreditasi jurusan, merupakan akreditasi yang diperuntukkan bagi satu jurusan tersebut.

Nah, berikut sejumlah alasan kenapa akreditasi kampus itu penting untuk kamu perhatikan saat ingin mendaftar Perguruan Tinggi:

  • Melamar bekerja di perusahaan

Akreditasi Perguruan Tinggi juga sangat dilihat oleh perusahaan swasta, BUMN mau pun perusahaan multinasional. Perusahaan ‘mewajibkan’ karyawannya adalah lulusan Perguruan Tinggi dengan akreditasi minimal B. Alasannya mereka ingin menjaga kualitas dari pegawainya sendiri. Oleh sebab itu, perusahaan ‘mewajibkan’ batasan bahwa tiap karyawan yang ingin bergabung adalan lulusan Perguruan Tinggi dengan akreditasi minimal B.

  • Persyaratan bekerja di Institusi Pemerintahan

Jika kamu memiliki mimpi dapat berkarir di institusi pemerintahan maka perlu perhatikan bahwa kamu memang mahasiswa dan lulusan dari Perguruan Tinggi dengan akreditasi minimal B.

Salah satu syarat masuk ke dalam institusi pemerintahan memang lulusan Perguruan Tinggi dengan akreditasi minimal B. Persyaratan ini bersifat mutlak dan harus dilampirkan dalam proses administrasi ketika ingin mendaftar dan mengikuti seleksi masuk institusi pemerintahan atau saat test CPNS.

  • Cerminan kualitas pendidikan

Akreditasi juga merupakan cerminan dari kualitas pendidikan dari satu Perguruan Tinggi. Apabila Perguruan Tinggi memiliki akreditasi yang bagus sudah bisa tentu dibilang memiliki kualitas pendidikan yang baik pula. Memiliki kurikulum yang bagus dan tentunya memiliki dosen yang kompeten.

ssds

  • Standar pendidikan berkualitas

Apabila kamu kuliah di Perguruan Tinggi yang berakreditasi minimal B sudah tentu kamu akan memiliki latar belakang dengan standar pendidikan yang berkualitas. Bayangkan saja kamu sehari-hari berada di lingkungan yang berkualitas tentu kamu akan mengikuti kualitas tersebut untuk modalmu setelah lulus. Setelah lulus kamu mengantongi standar pendidikan yang berkualitas sehingga mampu bersaing dalam dunia kerja nantinya.

  • Bersaing dengan mahasiswa Perguruan Tinggi lain

Kamu kuliah di Perguruan Tinggi dengan akreditasi minimal B dianggap bukan mahasiswa yang hanya sekadar mendapatkan gelar semata. Kamu akan dianggap sebagai mahasiswa yang memang benar-benar ingin belajar untuk meraih cita-cita. Kamu juga bisa bersaing dan mahasiswa dari Perguruan Tinggi lain.

Peraturan menteri pendidikan RI Nomor 28 Tahun 2005 pun mengatur tentang akreditasi lembaga pendidikan yang diwajibkan untuk melakukan proses akreditasi melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan kampus swasta di Bali terakreditasi B oleh BAN-PT. Semua program studi di kampus IT ini sudah pula terakreditasi B.

Selain terakreditasi B baik secara Perguruan Tinggi mau pun Program Studi, STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali juga merupakan Perguruan Tinggi dengan Penelitian Klaster Madya dari Kemenristek/BRIN.

STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT sekaligus technopreneur campus di Bali ini juga memiliki fokus mencetak mahasiswa untuk menjadi seorang wirausahawan di bidang teknologi.

Oleh sebab itu, kampus IT terpopuler di Bali ini memiliki Inkubator Bisnis yang dapat memberikan bantuan berupa pendanaan, pelatihan dan sebagainya kepada mahasiswa yang baru merintis usaha.

Informasi lebih lanjut tentang Inkubator Bisnis STIKI Indonesia bisa dilihat di link berikut ini: INBIS STIKI.

Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia juga memiliki kurikulum yang berbasiskan budaya khususnya budaya Bali. Budaya Bali dikenal unik dan beragam dan membuat siapa pun ingin mempelajarinya lebih jauh.

Kamu yang berniat kuliah di Bali bisa mendapatkan keuntungan sekaligus apabila memutuskan kuliah di STIKI Indonesia. Selain bisa menjadi profesional di bidang IT mau pun technopreneur, kamu juga bisa sekaligus belajar tentang budaya Bali.

Selain bisa mempelajari budaya Bali, ada sederet keuntungan yang bisa kamu dapat apabila memutuskan kuliah di Bali. Serunya kuliah di Bali bisa kamu cek di link berikut ini: Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Alasan Kuliah Manajemen Teknik Informatika Bagus untuk Cari Fulus

13 Apr 2021   Berita

Memutuskan mengambil kuliah Manajemen Teknik Informatika sudah menjadi pilihan tepat bagimu. Bagaimana tidak, setelah lulus kamu akan mendapatkan banyak peluang. Apabila kamu serius belajar istilah ‘menganggur’ tidak akan ada dalam perjalanan hidupmu.

Era teknologi informasi yang semakin pesat dan terus berkembang menjadikan mahasiswa lulusan Teknik Informatika paling dicari oleh perusahaan mana pun. Perusahaan mana sekarang yang tidak melek digital? Tentu tidak ada karena tiap perusahaan telah harus mengikuti perkembangan zaman.

Era Revolusi Industri 4.0 seperti sekarang ini lulusan Teknik Informatika paling sangat dibutuhkan oleh instansi pemerintah, BUMN, mau pun perusahaan swasta. Tak hanya itu, kamu juga berpeluang besar untuk menjadi technopreneur!

Sebenarnya apa saja yang menjadikan lulusan Manajemen Teknik Informatika bagus untuk mencari fulus untuk masa depan yang mulus? Simak uraiannya berikut ini:

  • Lapangan Kerja Terbuka Lebar

Seperti dijelaskan sebelumnya di era digital di Revolusi Industri 4.0 banyak sekali perusahaan kecil mau pun besar mencari karyawan yang ahli di bidang teknologi informasi. Sebagai contoh saja, era Pandemi Covid-19 pekerjaan di bidang ini tidak terlalu dampak. Berbeda dengan yang lulusan kuliah pariwisata. Sehingga memutuskan kuliah Teknik Informatika memang menjadi pilihan tepat bagimu.

  • Banyak Hal Bisa Dikembangkan

Kuliah jurusan Manajemen Teknik Informatika ini kamu akan sadar bahwa kamu akan fokus dalam mengembangkan sesuatu. Kamu bisa menciptakan dan mengembangkan berbagai algoritma sistem yang bisa mempermudah kebutuhan perusahaan atau untuk kepentingan bisnis.

Algoritma sistem yang kamu kembangkan tersebut bisa digunakan atau dijual ke perusahaan besar dan harganya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah!

  • Mudah beradaptasi di masa depan

Saat kuliah jurusan Manajemen Teknik Informatika artinya kamu sudah siap dalam mempersiapkan diri dalam menyambut masa depan yang akan dihiasi dengan kemajuan teknologi yang pesat.

Memiliki bekal sebagai anak IT akan membuatmu lebih mudah dalam mempersiapkan semuanya. Kamu yang sudah memiliki wawasan di bidang ini tentu saja akan lebih mudah beradaptasi dengan teknologi yang semakin berkembang sangat pesat.

13ap

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus swasta di Bali memiliki program studi Teknik Informatika dengan peminatan Manajemen Teknik Informatika.

Sebagai kampus IT di Bali, studi Manajemen Teknik Informatika di STIKI Indonesia bertujuan untuk menciptakan sarjana professional di bidang teknologi komputer dengan multi-discipline science yang akan mempunyai kemampuan dalam hal computerized problem solving dengan penekanan pada bidang logika dan pemprograman berbasis intranet, internet dan mobile.

Selain itu, fokus pula pada pengelolaan piranti perangkat lunak, sistem dan manajemen basis data, komunikasi data dan jaringan komputer.

Selain itu, STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT sekaligus technopreneur campus di Bali memiliki fokus pula untuk membantu mahasiswanya menjadi wirausahawan di bidang teknologi. Salah satu buktinya adalah dengan adanya fasilitas dari program Inkubator Bisnis STIKI Indonesia.

Selain kampus IT dan technopreneur campus di Bali, STIKI Indonesia juga memiliki kurikulum berbasis budaya khususnya budaya Bali. Bagi kamu yang bukan orang Bali dan ingin kuliah di Bali bisa sekaligus belajar tentang IT dan budaya Bali.

Memutuskan kuliah di Bali kamu juga bisa mendapatkan keuntungan yang cukup banyak. Apa saja? Simak jawabannya di link berikut ini: Kuliah di Bali.

Untuk informasi lebih jelas terkait informasi pendaftaran mahasiswa baru STIKI Indonesia bisa kamu cek di link berikut ini: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Generic placeholder image

Stereotype Anak Kuliah Desain, Benar atau Salah?

12 Apr 2021   Berita

Kamu kuliah jurusan desain? Pasti sering banget dilabeli sejumlah hal berikut ini. Orang-orang sering memberikan label kepadamu macam-macam. Stereotype dari orang-orang padahal belum tentu benar kan. Pengertian stereotype adalah asumsi terhadap seseorang berdasarkan pengalaman atau keyakinan yang dimiliki sebelumnya.

Berikut ini ada sejumlah anggapan dari orang-orang untuk kamu yang kuliah desain. Simak uraiannya seperti dikutip dari IDNTimes.com:

Fokus hanya pada Gambar 

Stereotype paling pertama ini, umum banget ditujukan orang-orang untuk anak desain. Memang, kuliah desain identik dengan menggambar. Namun, bukan berarti kuliah ini cuma gambar doang. Bahkan, kebanyakan hanya benar-benar belajar menggambar di semester awal saja. Padahal tidak semua lho yang dipelajari itu cuma gambar. Mereka juga belajar corporate identity, managemen, marketing, dll.

Ingin jadi Seniman

Banyak orang beranggapan anak desain pasti selalu ingin jadi seniman. Memang, beberapa anak desain mau jadi seniman. Tapi, ada juga yang tidak. Desain itu memiliki banyak cabang. Ada desain grafis, desain produk, desain interior, desain fashion, hingga desain game. Beberapa dari jurusan desain ini, bahkan enggak terlalu mementingkan keahlian menggambar ala seniman. Jadi, jangan sampai mengira anak desain semuanya ingin menjadi seniman ya.

Anak desain banyak duitnya

Peralatan anak desain memang cukup banyak. Misalnya, untuk belajar menggambar, anak desain membutuhkan kanvas, buku sketsa, kuas, dan cat yang harganya tidakmurah. Belum lagi, anak desain yang bergerak di bidang teknologi seperti animasi dan desain grafis. Mereka butuh alat-alat canggih semacam pen tablet hingga komputer berspesifikasi tinggi untuk menunjang pekerjaan. Karena peralatan yang cukup memakan biaya ini, banyak yang bilang anak desain itu kaya. Padahal, belum tentu mereka membeli semua alat-alat tersebut sendiri. Mereka bisa pinjam teman atau pinjam fasilitas kampus.

des

Modis

Stereotype terakhir yang sering ditujukan untuk anak desain adalah modis. Anak-anak desain belajar padu padan warna, kreativitas, dan inovasi. Akhirnya, membuat mereka sering disebut modis dalam berpakaian. Mungkin, stereotype modis ini lebih cocok ditujukan bagi anak-anak desain yang bergerak di bidang fashion. Sementara, beberapa anak desain lainnya, sebagian juga senang tampil nyaman dan sederhana saja ke kampus. Mereka sudah malas bersolek karena disibukkan dengan tugas-tugas kuliahnya.

Romantis

Kalau kamu punya pacar anak desain biasanya dia romantis karena suka gambarin wajah kamu. Namun, sebenarnya apa iya anak-anak desain itu romantis? Begitulah sejumlah label yang diberikan oleh orang-orang ke anak kuliah desain. Memang ada yang benar dan ada yang salah. Namun, terpenting semua anak desain itu harus diakui semuanya keren. Tidak dipungkiri mereka punya skill yang tidak dimiliki oleh orang lain. Dua jempol untuk anak-anak desain!

Untuk menjadi anak desain berarti kamu akan masuk ke dalam industri kreatif. Industri Kreatif semakin terdepan dalam titik utama peningkatan perekonomian Indonesia. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (2018) menyebutkan bahwa Ekonomi Kreatif adalah paradigma ekonomi baru yang mengandalkan gagasan, ide, atau kreativititas dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya.

Dengan semakin majunya industri kreatif, tentu mungkin kamu tertarik untuk bisa masuk ke dalamnya. Untuk bisa menjadi bagian di dalamnya dan menjadi profesional kamu tentu harus memiliki gelar sarjana.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus swasta di Bali memiliki program studi Teknik Informatika dengan peminatan Desain Grafis dan Multimedia. STIKI Indonesia merupakan kampus IT yang sekaligus kampus desain sehingga bisa menjadi pilihanmu.

Peminatan Desain Grafis dan Multimedia di STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali ini bertujuan menciptakan sarjana profesional di bidang teknologi komputer dengan multi-discipline science yang akan mempunyai kemampuan dalam merancang Desain Grafis dan Multimedia.

Hal ini untuk menghasilkan karya berbasis desain grafis dan multimedia serta pembuatan situs/web perusahaan/instansi, video editing, program tayangan televisi, desain display product, animasi 2 dan 3 dimensi, corporate identity serta marketing kit.

STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali ini juga memiliki fokus sebagai technopreneur campus di Bali sehingga fokus pula untuk mencetak mahasiswa yang mampu menjadi seorang wirausahawan.

Selain kampus IT dan technopreneur campus di Bali, STIKI Indonesia juga memiliki kurikulum berbasis budaya khususnya budaya Bali. Bagi kamu yang bukan orang Bali dan ingin kuliah di Bali bisa sekaligus belajar tentang IT dan budaya Bali.

Memutuskan kuliah di Bali kamu juga bisa mendapatkan keuntungan yang cukup banyak. Apa saja? Simak jawabannya di link berikut ini: Kuliah di Bali.

Untuk informasi lebih jelas terkait informasi pendaftaran mahasiswa baru STIKI Indonesia bisa kamu cek di link berikut ini: sip.stiki-indonesia.ac.id.