Generic placeholder image

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Dosen STIKI Latih Guru SD Negeri 5 Padangsambian Menyusun PTK

09 Jan 2020   Berita

WhatsApp Image 2020-01-08 at 9.29.23 PM (1)

Denpasar – Tim Dosen STMIK STIKOM Indonesia yang terdiri dari 9 orang mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD Negeri 5 Padangsambian, Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Denpasar Barat. Kegiatan PKM berlangsung dari Kamis-Minggu (14-17/3) dengan mengangkat judul “Pelatihan Penyusunan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Guru SD Negeri 5 Padangsambian”.

Tim Dosen yang melaksanakan PKM antara lain, Ni Luh Putu Agetania, S.Pd., M.Pd. ; Ni Luh Putu Mery Marlinda, S.Pd., M.Pd. ; I Komang Agung Diansih Fortuna, S.Pd., M.Pd. ; Emmy Febriani Thalib, S.H., M.H. ; I Putu Hendika Permana, S.Kom., M.M. ; I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc. ; I Made Dedy Setiawan, S.Pd., M.Pd. ; Ni Nyoman Widiyaningsih, S.Pd., M.Pd. ; dan Ketut Laksmi Maswari, S.P., M.M. Dua orang dari tim dosen menjadi narasumber yang akan membawakan materi dan dosen lainnya menjadi fasilitator. Kegiatan ini diikuti oleh para guru sebanyak 30 orang.

Sebelum kegiatan dilakukan, dilakukan observasi wawancara (pra test) untuk para guru, sehingga disepakati pelaksanaan PKM tersebut. Selama kegiatan berlangsung, dua narasumber memberikan materi dan melakukan tanya jawab apa yang tidak dimengerti oleh para guru. Setelah itu, para guru mencoba untuk meyusun PTK berdasarkan pemahaman yang telah dimiliki sebelumnnya dan berdasarkan tambahan materi dari narasumber. Pada akhir kegiatan, diadakan post test untuk mengetahui hasil dari kegiatan ini. Hasilnya, terdapat peningkatan dari para guru dalam penyusunan laporan PTK.

Respon dari para guru sangat antusias dan senang kendatipun kegiatan dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar di sekolah para guru mengajar. Dari kegiatan ini, para guru dapat meningkatkan profesionalisme. Penyusunan laporan PTK ini penting karena merupakan syarat untuk mengikuti sertifikasi bagi guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain itu, PTK juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Mulai dari memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru, memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran, hingga mencoba hal-hal baru pembelajaran demi peningkatan mutu dan hasil pembelajaran.

“Saya berharap kegiatan ini bermanfaat bagi sekolah dan juga bagi para guru, sehingga para guru dapat lebih maksimal lagi dalam menyusun laporan PTK,” ucap  Ni Luh Putu Agetania, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua PKM. (IGI2/Tim Humas)

Generic placeholder image

Tingkatkan Pengetahuan Berbahasa Inggris, Dosen Enam Serangkai Didik Anak Panti Asuhan Dharma Jati II

08 Jan 2020   Berita

gjn

Denpasar- Tim dosen STMIK STIKOM Indonesia mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Dharma Jati II (14-15/12).

Tim dosen terdiri dari Kadek Yogi Susana, S.S., M.Hum. ; Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S., M.Pd. ; Ni Made Lisma Martarini, S.Pd., M.Pd. ; Agus Ari Iswara, S.S., M.Hum. ; Putu Shintia Novianty, S.S., M.Hum. ; Ni Putu Dian Pratiwi, S.Pd., M.Pd. PKM dengan judul Latihan Dasar-dasar Percakapan Bahasa Inggris di Panti Asuhan Dharma Jati II dimulai dengan pengenalan dan survei jumlah siswa yang akan menjadi peserta. Hari kedua (15/12) dilakukan kegiatan belajar-mengajar. Tim PKM juga memberikan hadiah berupa bingkisan kepada para peserta.

PKM yang diadakan berfokus untuk murid Sekolah Dasar (SD), yaitu mengajarkan dasar-dasar percakapan dalam Bahasa Inggris. Adapun materi yang diajarkan berupa perkenalan, percakapan sehari-hari, dan salam perpisahan. Salah satu anggota PKM, Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S., M.Pd. menceritakan dipilihnya materi ini karena terbatasnya akses anak-anak di panti untuk mengenyam pengetahuan ini. Panti yang menerapkan metode home schooling ini, mendapat pengajar bahasa Inggris dari tenaga sukarela yang datang hanya sekali dalam seminggu. Dengan latar belakang ini, tim PKM yang diketuai oleh Kadek Yogi Susana, S.S., M.Hum. memilih memberikan pelatihan bahasa Inggris.

Peserta pelatihan yang terdiri dari 12 orang siswa SD memberikan sambutan antusias dan semangat tinggi saat menerima materi. “Saya suka semangat mereka, anak-anak itu sangat antusias belajar.” ujar Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S., M.Pd.

Melihat antusias dan semangat tinggi peserta, 6 dosen serangkai ini berencana untuk mengadakan kegiatan serupa. Tidak hanya di Panti Asuhan Dharma Jati II namun juga ke panti asuhan lainnya. Selain itu juga direncanakan untuk menaikkan level materi. Beragam serta terbatasnya jumlah peserta menjadi hal yang masih dipikirkan oleh Kadek Yogi Susana, S.S., M.Hum. beserta rekan dosen lain untuk menemukan cara mengajar yang lebih baik. Tim dosen juga berencana untuk mengadakan kegiatan ini dalam setahun agar nantinya bisa mengajar dan datang secara resmi 2-3 kali setiap bulannya. Diharapkan, dengan begitu ilmu yang dibagikan dapat benar-benar dipahami. Nantinya, dengan jumlah peserta yang lebih besar, dapat mengajak mahasiswa dari STIKI untuk turut berkontribusi.

Ditemui seusai kegiatan,Ni  Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S.., M.Pd. menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu, terutama kampus STIKI Indonesia karena telah diberikan kesempatan untuk melakukan PKM ini. “Semoga ke depannya kami bisa membuat kegiatan yang lebih baik dari ini.” ucapnya. (Ros/Tim Humas)

Generic placeholder image

Tutup Tahun 2019, Keluarga STIKI Ikat Kertas Harapan pada Pohon Bambu

29 Des 2019   Berita

WhatsApp Image 2019-12-29 at 14.25.14

STMIK STIKOM Indonesia mengadakan acara Family Gathering dengan tema “Bebas Happy” pada Minggu (29/11) dalam rangka menjalin silaturahmi. Diikuti oleh dosen, staf, dan perwakilan mahasiswa STIKI Indonesia.

Family Gathering merupakan acara rutin yang diadakan setiap akhir tahun. Selain untuk merayakan tahun baru, menjalin silaturahmi dan memupuk rasa persaudaraan lebih dalam antar dosen, staff beserta keluarga menjadi tujuan diadakannya kegiatan ini.

Mengusung tema “Bebas Happy”, para hadirin berpakaian bebas dan santai. Hadirin dibebaskan untuk menikmati hidangan yang disediakan. Pedagang di sekitar lingkungan kampus bak mendapat durian runtuh saat berkesempatan untuk menyajikan dagangannya dalam acara ini. Beberapa menu usaha dagang yang berpartisipasi diantaranya adalah susu HQQ, mie pangsit, sate ayam, bakwan, dan pecel. Yang menarik adalah tersedianya makanan khas Bali seperti nasi sela dan blayag asal Kabupaten Buleleng.

Dosen dan staf diperkenankan untuk mengajak keluarga. Disediakan playground untuk anak-anak dari keluarga dosen dan staf. Anak-anak dapat bermain bersama dan mengenal satu sama lain. Terdapat pula perlombaan seperti lomba mainan balok susun dan lomba makan es krim. Acara ditutup oleh penampilan kesenian bondres dari Sekaa Topeng Inovatif (STI) Bali dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik.

Menjadi momen puncak, para hadirin diminta untuk menulis apa yang diharapkan untuk Tahun 2020 pada sebuah kertas. Kertas yang telah berisi harapan tersebut, diikat pada sebuah pohon bambu. Pohon bambu dipilih karena pertumbuhannya yang pesat beberapa tahun setelah ditanam. Filosofi ini diharapkan terjadi pada Kampus STIKI yang telah berdiri selama 11 tahun. Pada Tahun 2020, Kampus STIKI diharapkan dapat tumbuh pesat diiringi dengan harapan-harapan oleh dosen, staf, dan mahasiswa.

I Nyoman Tri Anindia Putra, S.Kom., M.Cs. atau Bapak Trian dipercaya sebagai Ketua Panitia Family Gathering mengungkapkan harapannya agar acara akhir tahun selalu diadakan dan semakin membaik kedepannya. Dirinya juga mengatakan bahwa acara ini menambah rasa kekeluargaan dan menjalin silaturahmi yang baik antar Keluarga Besar STIKI Indonesia.

Dalam suasana kekeluargaan dan kebahagiaan, Ketua STMIK STIKOM Indonesia, I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T. dalam sambutannya mengatakan, “Banyak hal yang telah kita capai atas kerja sama kita dengan kekeluargaan. Saya ingin sekali STIKI ini menjadi tempat bagi teman-teman untuk berkarya. Mari kita suburkan generasi STIKI dengan rasa kekeluargaan. Harapan saya hanya satu, STIKI ini selalu menjadi tempat yang sangat harmonis.” (IGI2/Tim Humas)