Generic placeholder image

Bantu UMKM Kota Denpasar di Tengah Pandemi, Dosen STIKI Indonesia Latih Strategi Pembukuan

30 Jul 2020   Berita, Kegiatan

junk-pakdana

Pada masa pandemi Covid-19, Tim Dosen STIKI Indonesia melaksanakan pengabdian masyarakat yang dimotori Dosen Bapak Gede Dana Pramitha, S.E.,M.M.; Ibu Wayan Eny Mariani, S.M.B., M.Si.; dan Ni Putu Ayu Siska Wulantari, S.E.,M.Si. menyelenggarakan pelatihan pembukuan sederhana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk binaan Rumah Kreatif Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kota Denpasar. Kegiatan dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan praktik langsung pembuatan laporan keuangan yang sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2020 dan 15 Juli 2020 yang dikemas dalam skema STIKI Aksi Peduli 2020 yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKI INDONESIA.

Adapun maksud dan tujuan pelatihan ini adalah untuk membantu UMKM dalam menyusun laporan keuangan usaha jasa, dagang, dan industri berupa arus kas, laba rugi dan neraca. Dengan dibuatnya laporan, diharapkan para pelaku UMKM dapat memantau perkembangan usahanya dari bulan ke bulan.

Peserta UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 21 UMKM yang tersebar di Kota Denpasar. Peserta cukup antusias mengikuti acara tersebut karena dengan pemberian materi dan pelatihan yang diberikan oleh tim sangat bermanfaat sebagai alat kontrol perkembangan usaha mereka selanjutnya. Mereka sangat berharap ada materi-materi pembinaan usaha yang diberikan oleh STIKI Indonesia sebagai program yang berkelanjutan. Acara dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Peserta dalam jumlah yang dibatasi duduk berjarak, mengenakan masker selama kegiatan berlangsung, mencuci tangan sebelum memasuki lab komputer, dan dilakukan pula pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun oleh bagian security STIKI Indonesia.

Generic placeholder image

Pengabdian Online, Dosen STIKI Bantu Guru SD CIS Bali Membuat Video Pembelajaran

13 Apr 2020   Berita

hasilpic4

Denpasar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diadakan oleh Tim Dosen STMIK STIKOM Indonesia yang terdiri dari Ni Kadek Ariasih, S.Kom., M.T. ; Komang Sri Aryati, S.T., M.Kom. ; dan Aniek Suryanti S.Kom., M.Kom. yang dilaksanakan pada hari Sabtu (11/04/2020). Kegiatan ini bertemakan Pembuatan Video Pembelajaran bagi Guru-Guru SD Cerdas Insan Sejahtera (CIS) Bali yang dilaksanakan di secara online menggunakan perangkat lunak Zoom.

Di tengah pandemi COVID-19, kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah. Hal ini menimbulkan masalah baru baik itu bagi siswa maupun guru pendidik. SD CIS belum siap untuk menggunakan metode online. PKM ini diikuti sebanyak 27 guru yang terdiri dari guru TK dan guru SD. Pada kegiatan ini, para guru diajarkan bagaimana cara membuat video pembelajaran dengan aplikasi yang ringan dan mudah digunakan.

Jika biasanya guru-guru mengajar secara tatap muka, berbeda halnya dengan kegiatan saat ini. Guru dituntut untuk mempersiapkan materi secara online dan dalam bentuk file. File tersebut kemudian dikirim melalui grup WhatsApp. Banyak siswa yang merasa kesulitan memahami teks tanpa ada penjelasan langsung dari guru. Dari hal ini, Tim Dosen tergerak untuk melakukan PKM kepada para guru untuk membantu pembuatan video pembelajaran. Melalui video pembelajaran ini, materi yang akan diberikan kepada para siswa akan menjadi lebih interaktif, dan diharapkan kesulitan siswa dalam memahami pelajaran dapat berkurang.

 “Tidak harus menggunakan komponen e-learning yang canggih seperti Google Classroom dan e-learning lainnya dalam memberikan proses belajar mengajar. Hanya dengan menggunakan komponen e-learning yang sederhana pun bisa dilakukan, salah satunya video pembelajaran seperti Xbox Game Bar dan Bandicam. Nantinya dapat menghasilkan video dalam format .Mp4, kemudian bisa di-share ke WhatsApp,” ujar Ni Kadek Ariasih, S.Kom., M.T. Dirinya juga mengatakan bahwa menggunakan perangkat lunak ini tidak membutuhkan bandwidth yang besar. Setiap sekolah memiliki karakteristik pengajaran yang berbeda-beda. Pemilihan perangkat lunak dan metode pengajaran daring kita sesuaikan dengan karakteristik tersebut. (Tim Humas)

Generic placeholder image

Work for Humanity, Dosen STIKI Bangun Bilik Antiseptik di Tengah Situasi Pandemi

23 Mar 2020   Berita

WhatsApp Image 2020-03-23 at 8.32.40 PM

Denpasar – STMIK STIKOM Indonesia menciptakan sebuah alat sterilisasi dalam upaya mencegah penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) atau virus corona untuk warga kampus.

COVID-19 yang kini menjadi wabah penyakit mematikan yang pertama kali menyebar di Wuhan, China saat ini telah masuk ke Indonesia. Tercatat lebih dari 500 kasus yang terjangkit virus ini di Indonesia. Berbagai pencegahan dilakukan, mulai dari rajin mencuci tangan, isolasi selama 14 hari, hingga melakukan social distancing (pembatasan interaksi secara disiplin).

Melihat mewabahnya virus Corona di Indonesia, khususnya di Bali, STIKI Indonesia melalui Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kreativitas (LPIK) tergerak untuk melakukan pencegahan lebih. Kepala LPIK, I Gusti Made Ngurah Desnanjaya, M.T. bersama rekan dosen dan mahasiswa merancang dan membangun sebuah alat yang diharapkan mampu mensterilisasi manusia dari virus. Alat ini berupa sebuah bilik yang dikelilingi dinding transparan. Di dalam bilik ini, terdapat spray (alat penyemprot) yang akan menyemprotkan antiseptik. Antiseptik ini akan membunuh atau menghambat pertumbuhan virus.

“Cara kerja alat ini cukup sederhana. Setiap orang yang masuk ke dalamnya akan disemprotkan antiseptik secara otomatis selama 2-3 detik. Kemudian, orang yang telah tersterilisasi bisa keluar dari bilik tersebut. Alat ini tidak akan bekerja jika tidak ada pergerakan dari manusia. Saya rasa sih semua kampus IT khususnya di Bali bisa membuat alat seperti ini ya. Harapannya setelah terbiasa cuci tangan  di rumah, ketika datang di kampus ada tindaklanjutnya, dan bisa mengurangi penyebaran virus corona ini.” Tutup I Gusti Made Ngurah Desnanjaya, M.T. Rencananya bilik ini akan diuji coba lebih lanjut sebelum dipublikasikan ke lingkungan masyarakat.