Generic placeholder image

Ajak Anak Story Telling dan Unggah ke Youtube, Strategi Dosen STIKI Kurangi Dampak Negatif Smartphone

10 Jan 2020   Berita

IMG2019061617502511

Denpasar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diadakan oleh Tim Dosen STMIK STIKOM Indonesia yang terdiri dari Ni Kadek Ariasih, S.Kom., M.T. ; Agus Ari Iswara, S.S., M.Hum. ; dan Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S., M.Pd. pada Jumat-Minggu (13-15/6). Kegiatan yang berjudul “Peningkatan Pembelajaran Berbahasa Inggris Dengan Metode Story Telling Berbasis Multimedia Bagi Anak-Anak Perumahan Citra Tegal Buah” dilaksanakan di Padangsambian Klod, Denpasar Barat.

Anak-anak yang menjadi fokus dalam kegiatan ini adalah anak-anak Sekolah Dasar (SD) mulai dari kelas 4 SD hingga kelas 6 SD. Jumlah yang mengikuti kegiatan ini awalnya sekitar 15 orang. Namun, secara ajaib bertambah menjadi 25 orang karena penyebaran informasi oleh anak-anak itu sendiri. Sebelum kegiatan dimulai, dilaksanakan pemberian kuisioner terlebih dahulu untuk mengetahui wawasan anak-anak mengenai story telling. Banyak anak-anak yang tidak tahu mengenai hal tersebut, meskipun mereka diajarkan bahasa Inggris di sekolah.

Jika biasanya story telling hanya memfokuskan pada gaya bercerita, berbeda halnya dengan kegiatan ini. Diberikan materi teknik story telling yang dipadukan dengan animasi sederhana, membuat anak-anak menjadi lebih antusias dalam belajar. Tidak hanya diisi dengan materi, kegiatan belajar diselingi pula dengan ice breaking. Sepuluh mahasiswa membantu dalam kegiatan ini, yaitu dalam pembuatan animasi sederhana dan pemberian materi.

Ketika kegiatan ini berlangsung, para orang tua ikut melihat proses belajar mengajar di sebuah tempat yang biasa digunakan para warga berkumpul. Kesempatan ini digunakan untuk memberi arahan kepada orang tua bahwa mendongeng itu penting, yaitu dapat mengurangi penggunaan smartphone yang berlebihan dan penggunaan negative lainnya. Hasilnya, anak-anak bisa mendongeng dan mereka bisa membuat video yang dapat diunggah pada Youtube. Anak-anak dan orang tua terlihat excited. Orang tua mereka berharap kegiatan ini diteruskan pada hari libur, agar anak-anak mereka dapat mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang positif.

“Tidak harus di tempat formal, pengabdian dapat dilakukan dari lingkungan sekitar. Meskipun sederhana, namun dapat memberikan dampak yang besar,” ujar Ni Kadek Ariasih, S.Kom., M.T. Dirinya juga mengatakan bahwa dengan mendongeng, pendidikan karakter dapat ditanamkan kepada anak-anak karena dalam sebuah cerita terdapat pesan-pesan yang penuh dengan makna. (IGI2/ Tim Humas)

Generic placeholder image

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Dosen STIKI Latih Guru SD Negeri 5 Padangsambian Menyusun PTK

09 Jan 2020   Berita

WhatsApp Image 2020-01-08 at 9.29.23 PM (1)

Denpasar – Tim Dosen STMIK STIKOM Indonesia yang terdiri dari 9 orang mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD Negeri 5 Padangsambian, Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Denpasar Barat. Kegiatan PKM berlangsung dari Kamis-Minggu (14-17/3) dengan mengangkat judul “Pelatihan Penyusunan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Guru SD Negeri 5 Padangsambian”.

Tim Dosen yang melaksanakan PKM antara lain, Ni Luh Putu Agetania, S.Pd., M.Pd. ; Ni Luh Putu Mery Marlinda, S.Pd., M.Pd. ; I Komang Agung Diansih Fortuna, S.Pd., M.Pd. ; Emmy Febriani Thalib, S.H., M.H. ; I Putu Hendika Permana, S.Kom., M.M. ; I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc. ; I Made Dedy Setiawan, S.Pd., M.Pd. ; Ni Nyoman Widiyaningsih, S.Pd., M.Pd. ; dan Ketut Laksmi Maswari, S.P., M.M. Dua orang dari tim dosen menjadi narasumber yang akan membawakan materi dan dosen lainnya menjadi fasilitator. Kegiatan ini diikuti oleh para guru sebanyak 30 orang.

Sebelum kegiatan dilakukan, dilakukan observasi wawancara (pra test) untuk para guru, sehingga disepakati pelaksanaan PKM tersebut. Selama kegiatan berlangsung, dua narasumber memberikan materi dan melakukan tanya jawab apa yang tidak dimengerti oleh para guru. Setelah itu, para guru mencoba untuk meyusun PTK berdasarkan pemahaman yang telah dimiliki sebelumnnya dan berdasarkan tambahan materi dari narasumber. Pada akhir kegiatan, diadakan post test untuk mengetahui hasil dari kegiatan ini. Hasilnya, terdapat peningkatan dari para guru dalam penyusunan laporan PTK.

Respon dari para guru sangat antusias dan senang kendatipun kegiatan dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar di sekolah para guru mengajar. Dari kegiatan ini, para guru dapat meningkatkan profesionalisme. Penyusunan laporan PTK ini penting karena merupakan syarat untuk mengikuti sertifikasi bagi guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain itu, PTK juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Mulai dari memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru, memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran, hingga mencoba hal-hal baru pembelajaran demi peningkatan mutu dan hasil pembelajaran.

“Saya berharap kegiatan ini bermanfaat bagi sekolah dan juga bagi para guru, sehingga para guru dapat lebih maksimal lagi dalam menyusun laporan PTK,” ucap  Ni Luh Putu Agetania, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua PKM. (IGI2/Tim Humas)

Generic placeholder image

Tingkatkan Pengetahuan Berbahasa Inggris, Dosen Enam Serangkai Didik Anak Panti Asuhan Dharma Jati II

08 Jan 2020   Berita

gjn

Denpasar- Tim dosen STMIK STIKOM Indonesia mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Dharma Jati II (14-15/12).

Tim dosen terdiri dari Kadek Yogi Susana, S.S., M.Hum. ; Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S., M.Pd. ; Ni Made Lisma Martarini, S.Pd., M.Pd. ; Agus Ari Iswara, S.S., M.Hum. ; Putu Shintia Novianty, S.S., M.Hum. ; Ni Putu Dian Pratiwi, S.Pd., M.Pd. PKM dengan judul Latihan Dasar-dasar Percakapan Bahasa Inggris di Panti Asuhan Dharma Jati II dimulai dengan pengenalan dan survei jumlah siswa yang akan menjadi peserta. Hari kedua (15/12) dilakukan kegiatan belajar-mengajar. Tim PKM juga memberikan hadiah berupa bingkisan kepada para peserta.

PKM yang diadakan berfokus untuk murid Sekolah Dasar (SD), yaitu mengajarkan dasar-dasar percakapan dalam Bahasa Inggris. Adapun materi yang diajarkan berupa perkenalan, percakapan sehari-hari, dan salam perpisahan. Salah satu anggota PKM, Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S., M.Pd. menceritakan dipilihnya materi ini karena terbatasnya akses anak-anak di panti untuk mengenyam pengetahuan ini. Panti yang menerapkan metode home schooling ini, mendapat pengajar bahasa Inggris dari tenaga sukarela yang datang hanya sekali dalam seminggu. Dengan latar belakang ini, tim PKM yang diketuai oleh Kadek Yogi Susana, S.S., M.Hum. memilih memberikan pelatihan bahasa Inggris.

Peserta pelatihan yang terdiri dari 12 orang siswa SD memberikan sambutan antusias dan semangat tinggi saat menerima materi. “Saya suka semangat mereka, anak-anak itu sangat antusias belajar.” ujar Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S., M.Pd.

Melihat antusias dan semangat tinggi peserta, 6 dosen serangkai ini berencana untuk mengadakan kegiatan serupa. Tidak hanya di Panti Asuhan Dharma Jati II namun juga ke panti asuhan lainnya. Selain itu juga direncanakan untuk menaikkan level materi. Beragam serta terbatasnya jumlah peserta menjadi hal yang masih dipikirkan oleh Kadek Yogi Susana, S.S., M.Hum. beserta rekan dosen lain untuk menemukan cara mengajar yang lebih baik. Tim dosen juga berencana untuk mengadakan kegiatan ini dalam setahun agar nantinya bisa mengajar dan datang secara resmi 2-3 kali setiap bulannya. Diharapkan, dengan begitu ilmu yang dibagikan dapat benar-benar dipahami. Nantinya, dengan jumlah peserta yang lebih besar, dapat mengajak mahasiswa dari STIKI untuk turut berkontribusi.

Ditemui seusai kegiatan,Ni  Nyoman Ayu J. Sastaparamitha, S.S.., M.Pd. menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu, terutama kampus STIKI Indonesia karena telah diberikan kesempatan untuk melakukan PKM ini. “Semoga ke depannya kami bisa membuat kegiatan yang lebih baik dari ini.” ucapnya. (Ros/Tim Humas)