STIKI KAWAL PROGRAM “KBS”

SELURUH DOSEN SERTA 600 MAHASISWA DATA WARGA BADUNG

Dalam rangka merealisasikan program “KBS” milik Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Giri Prasta, STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) kerahkan 600 mahasiswanya untuk mendata seluruh warga Kabupaten Badung. Program pendataan ini dikelola sepenuhnya oleh CV. Sambe Dewata serta dalam rangka melakukan pengumpulan atau pengolahan data 464.622 orang warga Badung meliputi perekaman data foto, biometrik wajah, dan sidik jari, pihak Sambe Dewata menggandeng STIKI sebagai salah satu Perguruan Tinggi IT di Priovinsi Bali.

KBS - Pihak STIKI menjelaskan teknis pendataan warga untuk program KBS kepada Aparat Desa di Kab. Badung, Selasa (08/11).

KBS – Pihak STIKI menjelaskan teknis pendataan warga untuk program KBS kepada Aparat Desa di Kab. Badung, Selasa (08/11).

Menurut I Dewa Made Adi Baskara Joni, M.Kom selaku Kepala Lembaga Inovasi dan Kreativitas (LPIK) STIKI menyatakan bahwa dengan digandengnya STIKI oleh CV. Sambe Dewata dalam rangka realisasi program KBS maka kesempatan yang sangat baik bagi Sivitas Akademika STIKI untuk mengamalkan Tri Dharma perguruan tinggi. “Kami menyambut baik tawaran dari CV. Sambe Dewata ini, dan nanti mulai tanggal 11 November hingga 1 Desember 2016 kami kerahkan seluruh Dosen STIKI dan 600 Mahasiswa untuk terjun mendata atau merekam seluruh warga Badung di 554 Banjar, 62 Desa yang tersebar di 6 Kecamatan. Ini merupakan semangat kami untuk menjadi dan memberi, mari sukseskan KBS di Kabupaten Badung ” Imbuhnya.

Ida Bagus Ari Indra Iswara, M.Kom selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengandian Masyarakat (LPPM) STIKI menyatakan pihaknya telah mengumpulkan dosen dan mahasiswa yang akan terjun nanti dalam kegiatan pengabdian masyarakat untuk pendataan KBS ini, bahkan pihaknya bersama-sama CV. Sambe Dewata telah melakukan pelatihan kepada dosen dan mahasiswa pada 8 hingga 9 November 2016 lalu. “Kami secara personil dan secara pengetahuan teknis untuk pendataan warga Badung dalam program KBS sudah siap, jadi nanti tanggal 11 November 2016 (hari ini) hingga 1 Desember 2016 nanti kami sudah siap menjemput data warga Badung dengan perangkat Teknologi Informasi, kami muda jadi harus kerja cepat, profesional dan sigap” tandasnya.

 

Seperti yang diketahui, KBS (Krama Badung Sehat) merupakan program Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal jaminan layanan kesehatan semesta bagi warga Badung pada Tahun 2017 nanti dan sekaligus sebagai satu-satunya Kabupaten/Kota di Bali yang memberikan jaminan kesehatan plus kepada masyarakatnya disamping Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).