Generic placeholder image

Perkembangan Python dan Alasan Penting Untuk Data Analitik

23 Mar 2021   Berita

Penelitian Jurnal Developer Economics–State of the Developer Nation mengungkapkan 69% pengembang machine learning dan data scientist aktif memakai Python pada tahun 2018. Laporan IEEE Spectrum tahun 2019 menyatakan bahasa pemrograman Python menjadi bahasa pemrograman paling populer di dunia.

Banyak yang mengira mungkin nama python diambil dari nama binatang melata ular piton. Namun, penciptanya Guido Van Rossum sebetulnya terinspirasi dari sebuah acara sketsa komedi yang ditayangkan di BBC Channel Monty Python Flying Circus.

Dikutip dari ekrut.com, 20 Februari 1991 menjadi tanggal awal python mulai dikembangkan. Dalam perjalanannya bahasa pemrograman python banyak dipengaruhi oleh bahasa pemrograman ABC. Proses pengembangannya, bahasa program Python pun dilakukan secara bertahap.

Menariknya, tidak seperti bahasa pemrograman lainnya yang banyak dikerjakan dan dirilis oleh perusahaan besar dengan melibatkan para profesional.

Python justru dikembangkan secara berkesinambungan oleh ribuan Programmer, penguji, dan pengguna yang kebanyakan bukan ahli IT dari seluruh dunia hingga akhirnya menjadi seperti sekarang.

Versi pertama Phyton saat pertama kali dirilis adalah versi 0.9.0. Kemudian pada tahun 2000, Python 2.0 dirilis dengan pengembangan pada daftar, Unicode, dan pengumpulan bug.

Python yang teranyar adalah versi 3.6.4 dengan pengembangan berbagai macam fitur mulai dari Syntax, Generator Asynchronous, garis bawah di numeric literal  dan format string literal.

Python adalah bahasa pemrograman interpretatif yang dapat digunakan di berbagai platform dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode dan merupakan salah satu bahasa populer yang berkaitan dengan Data Science, Machine Learning, dan Internet of Things (IoT).

Keunggulan Python yang bersifat interpretatif juga banyak digunakan untuk prototyping, scripting dalam pengelolaan infrastruktur, hingga pembuatan website berskala besar.

Python adalah bahasa yang dapat membantumu mengembangkan hampir semua hal. Ini adalah bahasa yang bagus untuk mengembangkan alat backend dan perangkat lunak serta kecerdasan buatan lainnya. Mari kita simak alasan-alasan apa saja yang menguatkanmu untuk belajar Python dikutip dari teknologi.id:

1. Bahasa yang user-friendly

Sangat mudah untuk menggunakan kode Python. Panduannya yang mudah dan bahasa sederhana memungkinkan siapa saja untuk membuat suatu alat ataupun prototipe. Python membuat seseorang yang sebelumnya tidak menyukai coding pasti akan suka menggunakan Python. Itu adalah salah satu alasan yang kuat sehingga Python bisa menjadi sepopuler saat ini.

2. Mudah dipelajari

Sama mudahnya untuk membangun kode, Python juga mudah dipelajari. Persis seperti bahasa Inggris. Tiga baris kode Java atau C dapat diganti dengan hanya tiga kata kode Python. Python benar-benar gratis dan open source. Tidak perlu ada bahasa rumit untuk dapat menjadi seorang ahli dalam Python.

3. Extensibility dari Python

Python adalah bahasa universal. Tidak ada panduan ketat atau aturan mengekang yang perlu diikuti. Python memungkinkan melakukan semua jenis operasi dengan mudah. Sama sekali tidak perlu memilih platform yang sempurna karena didukung oleh sebagian besar platform mulai dari Windows ke Linux.

4. Pengujian

Python memungkinkan kita untuk memeriksa suatu ide dan produk untuk perusahaan. Keuntungan utama Python adalah memiliki kerangka pengujian built-in yang mencakup proses debug dan alur kerja. Ada alat-alat seperti selenium dan serpihan yang dapat membuat pengujian ini bekerja di semua browser dan framework. Pengujian adalah pekerjaan yang cukup membosankan dan Python adalah bahasa yang sempurna yang membantu mencapai hal ini.

5. Peran Python dalam Big Data dan Otomasi

Python mendukung operasi Big Data. Ia memiliki kemampuan untuk membantu memproses berbagai jenis informasi. Sekarang telah memungkinkan untuk membantu mendukung komputasi paralel menggunakan Python. Penggunaan Python dalam Big Data membuatnya mudah untuk memprosesnya. Python sama pentingnya dalam otomasi juga karena ia dapat digunakan sebagai bahasa scripting juga. Itulah beberapa alasan yang harus kamu pertimbangkan untuk mempelajari Python. Meski pun ada bahasa pemrograman lain juga, Python mempermudah kita untuk membuat kode dan mengembangkan algoritme, program, atau situs web secara instan. Jadi, pada dasarnya, Python telah memberi kita sayap untuk terbang. Memungkinkan seseorang untuk mengembangkan sesuatu yang baru dan kreatif untuk masyarakat luas.

Baik untuk Data Analitik

Python adalah bahasa pemrograman yang object-oriented, high-level dan sering di interpretasi dan juga, dikenal untuk semantiknya yang dinamis. Dikutip dari hacktiv8.com, Python dikenal secara luas untuk kemampuannya dalam Rapid Application Development, terutama dikarenakan binding dan typingnya yang dinamik. Python juga digunakan secara luas untuk scripting. Bahkan digunakan sebagai glue language untuk menyambungkan komponen yang sudah ada. Python cukup serba guna, sebab itu popularitas dari bahasa programming ini berkembang hari demi hari. Python cukup baik dengan data analisis. Oleh karena itu, sering disebutkan sebagai bahasa yang paling disukai untuk data science.

Python juga dikenal sebagai bahasa programming yang general-purpose. Meski pun, sangat menekankan keterbacaannya. Lewat bantuan Python, engineer dapat menggunakan lebih sedikit barisan kode untuk menyelesaikan tugas. Python sangatlah cepat dan banyak library yang membuat Python lebih disukai juga seperti Matplotlib.

Banyak library yang digunakan untuk scientific computing juga. Empat alasan utama yang membuat Python bahasa yang sempurna untuk data science melingkupi, Python merupakan bahasa programming yang open source. Python juga sangat cepat dan banyak pendukung yang tersedia sehingga Python digemari bagi banyak orang. Nyatanya, banyak orang terlibat dengan data analysis dapat mencoba banyak hal.

Python untuk data science

Python merupakan bahasa programming yang fleksibel, menyebabkannya dicintai oleh data science. Mereka yang ingin terjun ke dunia data science lebih memilih Python ketimbang bahasa-bahasa programming lainnya. Jadi, jika programmer ingin mencoba hal yang menarik dan unik mereka bisa melakukannya dengan Python. Programmer bahkan dapat menulis script untuk aplikasi dan website dengan cara sekreatif yang mereka mau. Python juga merupakan bahasa yang paling gampang untuk dikuasai. Bahasanya cukup sederhana, dan sangat gampang dibaca juga.

Belajar python memang membutuhkan waktu dan ketelitian sama seperti belajar bahasa pemrogramannya. Namun, kamu bisa belajar pemrograman melalui sejumlah cara yang tidak biasa. Sejumlah tips untuk belajar coding bisa kamu cek di link berikut: Tips Belajar Coding.

Selain mengikuti tips tersebut, untuk menjadi seorang programmer profesional memang dibutuhkan tempat belajar yang tepat. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan kampus IT di Bali bisa menjadi pilihanmu setelah lulus sekolah. Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia memiliki dua program studi, yaitu Sistem Komputer dan Teknik Informatika. Info lebih lanjut terkait pendaftaran bisa kamu cek di link berikut: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Kamu bukan orang Bali tapi suka berlibur ke Bali? Ada baiknya setelah lulus sekolah kamu bisa mempertimbangkan kuliah di Bali. Kamu bisa tiap hari liburan sembari kuliah di Bali. Ada sederet keuntungan yang didapat apabila kamu memutuskan kuliah di Bali. Apa saja keuntungan kuliah di Bali? Kamu bisa cek di link berikut: Keuntungan Kuliah di Bali.