Generic placeholder image

Mengenal Big Data dan Manfaatnya Untuk Bisnis

29 Jan 2021   Berita

Fenomena perluasan penggunaan internet dan kemajuan teknologi informasi yang diikuti dengan terjadinya pertumbuhan data yang luar biasa cepat atau sering dikenal dengan istilah information explosion mau pun data deluge melahirkan istilah Big Data. Data adalah hal penting dalam kehidupan sehari-hari, tentunya bagi kalangan pebisnis, peneliti, lembaga pemerintahan, lembaga survei dan tentunya data scientist.

Saat ini, data sangat erat berkaitan dengan dunia teknologi informasi. Semua peralatan dapat memproduksi dan membaca data sehingga dapat membentuk big data. Lantas apa sebenarnya big data?

Big data adalah kumpulan proses yang terdiri volume data dalam jumlah besar yang terstruktur maupun tidak terstruktur dan digunakan untuk membantu kegiatan bisnis. Big data sendiri merupakan pengembangan dari sistem database pada umumnya. Yang membedakan disini adalah proses kecepatan, volume, dan jenis data yang tersedia lebih banyak dan bervariatif daripada DBMS (Database Management System) pada umumnya.

Menurut SAS, istilah big data mengacu pada data yang begitu besar, cepat, atau kompleks sehingga sulit atau tidak mungkin untuk diproses menggunakan metode tradisional. Tindakan mengakses dan menyimpan sejumlah besar informasi untuk analitik telah ada sejak lama. Tetapi konsep big data mendapatkan momentum di awal 2000-an ketika analis industri Doug Laney mengartikulasikan definisi big data yang sekarang menjadi arus utama sebagai tiga V. Berikut Penjelasan soal tiga V tersebut:

Volume: Organisasi mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk transaksi bisnis, perangkat pintar (IoT), peralatan industri, video, media sosial, dan lainnya. Di masa lalu, menyimpannya akan menjadi masalah – tetapi penyimpanan yang lebih murah pada platform seperti data lake dan Hadoop telah meringankan beban.

Velocity: Dengan pertumbuhan Internet of Things, data mengalir ke bisnis dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan harus ditangani tepat waktu. Tag RFID, sensor, dan pengukur pintar mendorong kebutuhan untuk menangani torrent data ini hampir secara waktu nyata.

Variety: Data datang dalam semua jenis format – dari data terstruktur, numerik dalam database tradisional hingga dokumen teks tidak terstruktur, email, video, audio, data ticker saham, dan transaksi keuangan.

franki-chamaki-1K6IQsQbizI-unsplash

Manfaat Big Data

Manfaat penggunaan big data untuk kemajuan bisnis sesungguhnya sangat besar. Hasil dari big data dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan cepat, berinovasi dan mendorong pertumbuhan sehingga dapat kompetitif. Manfaat besar lainnya dari big data adalah pada kemampuan untuk menghadirkan peluang baru dari sejumlah besar data yang di mana selama ini belum digunakan dengan data konvensional.

Dilansir sekawanmedia, banyak sekali kemudahan yang dimiliki oleh big data. Manfaat big data dibagi menjadi dua manfaat untuk kebutuhan dalam proses teknologi informasi (TI) dan bisnis. Berikut penjabarannya:

1. Bidang Teknologi Informasi

  • Penggunaan Perangkat Mobile

Penggunaan perangkat seperti smartphone, tablet, iPod dan sebagainya sering dijumpai karena telah mendukung dengan berbagai sistem aplikasi. Faktor user friendly dan mudah dibawa kemana saja merupakan kelebihan utama dari perangkat mobile. Penggunaannya juga digunakan untuk pengembangan perangkat mobile saat ini. Salah satu contoh yang mudah untuk anda lihat adalah aplikasi GPS yang tentunya sudah terinstall dalam perangkat anda. GPS (Global Positioning System) yang dimiliki oleh Google Maps menggunakan bantuan dari big data dalam memproses dan memanajemen berbagai bentuk data.

Sistem database yang dibutuhkan sangat besar. Mulai dari gambar, pemetaan lokasi hingga dapat menjangkau hampir seluruh penjuru dunia sekaligus. Tentunya membutuhkan sebuah basis data dengan kapasitas yang sangat besar. Saat ini, Google telah menerapkan sistem penyimpanan berbasis cloud (awan). Sehingga, penyimpanan dapat dilakukan secara online dan real-time dengan kapasitas yang lebih besar lagi.

  • Media Sosial

Hampir setiap orang menggunakan media sosial untuk mengakses berbagai informasi dan membagikan aktivitas keseharian pribadi. Tentunya, banyak yang mengupload foto, video maupun teks ke dalam aplikasi media sosial tersebut. Semua informasi tersebut merupakan jenis data yang akan terekam dan tersimpan dalam sistem basis data dengan kapasitas besar. Anda bisa membayangkan berapa ukuran yang harus dialokasi oleh media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dll. Untuk menampung data setiap harinya. Solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan big data yang memiliki performa yang baik dalam penanganan data dengan skala besar.

  • Perangkat Cerdas

Sistem cerdas untuk saat ini banyak dikembangkan oleh negara–negara maju seperti China, Jepang, Amerika. Salah satu manfaat yang dimiliki oleh perangkat cerdas adalah mampu membantu kegiatan manusia dengan lebih efektif dan efisien. Contoh dari perangkat cerdas adalah teknologi IoT yang saat ini banyak diterapkan pada perangkat elektronik seperti kulkas, mesin cuci, AC, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan sistem yang telah terintegrasi dengan jaringan internet, maka segala bentuk aktivitas dapat dikoordinir dalam satu sistem aplikasi saja dengan bantuan big data sebagai penyedia layanan informasi dan penyimpanan data.

  • Media Digital

Selanjutnya, big data juga mempengaruhi dari sisi penggunaan media digital. Contohnya, penggunaan fitur pada website dan aplikasi streaming seperti spotify dan netflix. Dalam sistem basis data yang mereka gunakan, mampu mencatat data musik, film yang telah ditonton dan memberikan sebuah rekomendasi untuk anda. Dengan bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI), basis data dapat terintegrasi dengan baik dan cepat untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan aplikasi tersebut. Contoh lain dari penerapan media digital adalah fitur pada e-commerce yang telah menerapkan AI dengan big data untuk memudahkan pengguna dalam memberikan rekomendasi produk.

2. Bidang Bisnis

  • Meningkatkan sistem operasional bisnis

Untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas bisnis yang tengah dirintis, tentu memerlukan sumber daya yang memadai. Salah satunya akan kebutuhan data yang terus meningkat. Big data dapat mengatasi permasalahan data dengan kebutuhan yang besar untuk membantu proses operasional bisnis anda.

  • Customer Relationship Management (CRM)

Anda perlu menjaga dan meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan dan sales. Dengan melakukan management menggunakan beberapa fitur tambahan untuk membantu anda dalam memonitoring kegiatan penjualan, menghitung rata – rata konversi, dan lain sebagainya.

  • Mengoptimalkan pengalaman penggunaan aplikasi

Penggunaan perangkat mobile terus meningkat, sehingga perlu adanya optimasi dari sisi software dan hardware. Selain itu, penyimpanan data juga sangat berpengaruh terhadap optimalisasi sebuah aplikasi. Dengan big data, proses transfer dan manajemen data berjalan lebih cepat dan akurat.