Generic placeholder image

STIKI: Kampus Swasta di Bali Pemberi Solusi

29 Mar 2021   Berita

Kamu belum lulus masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 jangan kecewa. Jalan masih terbuka lebar untuk kamu menimba ilmu di mana pun.

Banyak yang bilang kuliah di kampus negeri lebih baik dibandingkan dengan kuliah di kampus swasta. Persepsi seperti ini harus dihilangkan. Padahal mau kuliah di negeri atau di swasta sama saja asalkan kamu punya niat serius untuk belajar. Bayangkan, kuliah di negeri tetapi kamu malas kuliah? Kan menjadi percuma sudah masuk perguruan tinggi negeri.

Kamu tidak perlu berkecil hati apabila tidak lolos seleksi SNMPTN. Kamu masih bisa lihat masih banyak sosok-sosok hebat di negeri ini yang bisa menjadi ‘orang’ meski kuliah di kampus swasta. Contohnya Founder Tokopedia William Tanuwijaya yang merupakan alumnus jurusan Teknik Informatika tahun 1999 Universitas Bina Nusantara (Binus) yang merupakan kampus swasta di Jakarta.

Ada pula nama besar lainnya yang merupakan lulusan kampus swasta. Nama Wali Kota Bogor Bima Arya merupakan lulusan kampus swasta. Bima Arya merupakan lulusan Universitas Parahyangan Bandung (Unpar). Ada pula pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang merupakan lulusan Unpar. Siapa yang tidak kenal dengan Hotman Paris?

Masih banyak lagi orang-orang hebat di negeri ini yang merupakan lulusan kampus swasta. Dari mereka kita belajar untuk menjadi orang besar dan bisa meraih mimpi bisa didapat di mana pun. Salah satu caranya dengan tidak ragu memutuskan kuliah di kampus swasta.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) memiliki kurikulum yang tidak hanya fokus pada pengembangan hard skill. Namun, fokus pula membina soft skill mahasiswanya. Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI paham betul soft skill sangat penting dan harus seimbang dengan hard skill bagi mahasiswa yang akan menghadapi dunia kerja. Perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat saat ini tentu tidak hanya dibutuhkan hard skill semata. Menguasai soft skill berarti setiap orang diminta dapat memiliki kemampuan kerja yang berkualitas. Untuk yang mau tahu apa alasan pentingnya menguasai soft skill bisa dicek di link berikut: Pentingnya Soft Skill.

Selain mengedepankan keseimbangan antara hard skill dan soft skill, STIKI yang merupakan kampus IT di Bali ini juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk dapat kuliah sambil bekerja. STIKI yang merupakan kampus swasta di Bali paham betul mahasiswa memang membutuhkan uang tambahan sekaligus pengalaman kerja.

Salah satu mahasiswa STIKI Indonesia merasakan diberikan fleksibilitas untuk bisa bekerja sembari kuliah. Cerita mahasiswa yang diberikan kemudahan membagi waktu antara kuliah dan bekerja bisa dicek di link berikut: STIKI Permudah Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja.

STIKI juga satu-satunya kampus IT di Bali yang menerima pendanaan penelitian di perguruan tinggi non badan hukum tahun anggaran 2021 untuk skema Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT). Penelitian berjudul Model Smart Business: Pengembangan Business Intelligence System Pada Industri Ritel di Bali.

Hal ini membuktikan STIKI mengikuti imbauan dari Kemenristek/BPIN yang meminta setiap perguruan tinggi baik negeri mau pun swasta untuk tidak hanya fokus pada pengajaran. Namun, harus pula fokus pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Untuk mengetahui tentang STIKI yang menjadi satu-satunya kampus IT di Bali yang menerima hibah PTUPT tahun 2021 secara lengkap bisa dicek link berikut: STIKI satu-satunya kampus IT di Bali terima Hibah PTUPT.

Bagi kamu yang tidak tinggal di Bali dan berniat kuliah di Bali jangan ragu untuk menetap di Pulau Dewata. Kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan apabila memutuskan kuliah di Bali. Salah satu keuntungan kuliah di Bali adalah kamu bisa merasakan keindahan toleransi yang tinggi. Masyarakat Bali sangat menjunjung tinggi perbedaan.

Keuntungan lain yang bisa didapat apabila memutuskan kuliah di Bali adalah kamu bisa mempelajari budaya khususnya budaya Bali. STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali ini tidak hanya fokus pada kurikulum berbasis teknologi informasi semata. Namun, fokus pula pada pembelajaran budaya Bali.

Kamu tentu ingin mempelajari budaya Bali yang dikenal beragam dan penuh keunikan. Sehingga kamu tidak perlu repot-repot mengulik sendiri tentang budaya Indonesia. STIKI Indonesia memang kampus swasta di Bali pemberi solusi. Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran mahasiswa dan informasi lainnya bisa dicek di link berikut ini: sip.stiki-indonesia.ac.id

Keuntungan lain yang didapat apabila kamu memutuskan kuliah di Bali bisa kamu cek di link berikut: Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Seni Bertahan Hidup Ala Anak Kos

27 Mar 2021   Berita

Sebagai mahasiswa dan merantau tentu kamu sudah menyandang status sebagai anak kos. Hidup sebagai anak kos memang penuh banyak tantangan. Jauh dari orang tua, fasilitas tidak selengkap yang ada di rumah membuat setiap anak kos harus memutar otak untuk bisa bertahan hidup.

Seni bertahan hidup ala anak kos memang sudah sering kita lihat di media sosial. Lucu memang. Namun, itu lah seni bertahan hidup ala anak kos. Ayo kita bedah apa saja seni bertahan hidup ala anak kos yang biasa diterapkan atau mungkin bisa menjadi tips buat kamu yang sulit mencari cara untuk bisa hidup hemat.

  • Main Ke Rumah Teman

Sebagai anak kos yang sedang kuliah kamu bisa main ke rumah temanmu yang tidak ngekos. Modus saja main ke rumah untuk mengerjakan tugas kuliah bersama-sama. Biasanya ibu teman kita akan meminta kita makan. Lumayan buat menghemat dan perbaikan gizi.

  • Ikut Seminar

Mengikuti seminar merupakan cara terbaik untuk anak kos. Bagaimana tidak, selain bisa mendapatkan ilmu kamu sekaligus bisa makan gratis. Biasanya seminar sering menyediakan makan gratis. Sambil menyelam minum air. Sudah dapat ilmu bisa dapat makan gratis lagi.

  • Masak Nasi Sendiri

Kamu perlu punya rice cooker untuk bisa lebih menghemat. Kamu memasak nasi dan lauknya bisa beli di warung makan. Lumayan bisa menghemat. Harga nasi berkisar Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per porsinya. Bayangkan kamu bisa menghemat Rp 5.000 per hari dan dikali satu bulan. Lumayan kan bisa menghemat.

Lebih bagus lagi kalau kamu bisa memasak lauknya. Beli sayur, telur, tempe dan sebagainya. Harga makanan mentah biasanya jauh lebih murah ketimbang kamu membeli saat sudah jadi makanan di warung. Berkreasi saja dulu enak atau tidak urusan belakangan. Terpenting, kamu bisa makan saja dulu. Biasanya makanan yang dimasak dengan usaha sendiri bisa terasa nikmat.

  • Cari Wifi Gratis

Sebagai mahasiswa tentu kamu membutuhkan internet untuk membantu membuat tugas. Kamu bisa mencari wifi gratis ketimbang di kos dan memakan kuota internetmu. Cara paling mudah adalah dengan mencari wifi di kampus. Selain bisa mendapatkan wifi gratis, berlama-lama di kampus juga bisa membentuk image kamu sebagai mahasiswa rajin karena dianggap menghabiskan waktu berlama-lama di kampus. Sambil menyelam minum air lagi.

  • Belanja yang kamu butuhkan bukan yang diinginkan

Anak kos tentu harus belanja usai mendapatkan uang kiriman dari orangtua pada awal bulan. Tips berbelanja adalah kamu cukup belanja barang-barang yang dibutuhkan jangan yang kamu inginkan. Kamu harus bisa menahan untuk berbelanja barang-barang yang bukan prioritasmu. Selain itu, ada baiknya kamu survei dahulu di mana supermarket yang harganya lebih murah. Lebih baik lagi apabila kamu berbelanja di toko grosir yang memiliki harga lebih murah ketimbang supermarket.

  • Kerja paruh waktu

Apabila kamu bisa membagi waktu tentunya kerja paruh waktu merupakan cara yang tepat untuk menambah uang jajan. Saat ini, sudah terbuka lebar jalan untuk bekerja paruh waktu. Salah satu kerja paruh waktu yang bisa kamu cari adalah menjadi barista di coffee shop. Profesi ini memang sedang tren karena sudah banyak sekali menjamur coffee shop. Pemilik coffee shop juga lebih sering menginginkan mahasiswa yang menjadi barista mereka. Kerja paruh waktu bisa dijalankan apabila kamu dapat mengatur jadwal kuliah.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) sebagai kampus swasta di Bali memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang ingin bekerja paruh waktu. Cerita tentang mahasiswa yang dipermudah kuliah sambil bekerja bisa kamu baca di link berikut: STIKI permudah mahasiswa kuliah sambil bekerja.

STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali ini paham betul bahwa mahasiswa membutuhkan kerja sebagai cara mereka untuk mendapatkan uang sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk merasakan langsung bagaimana selak beluk dunia kerja.

Demikian tips bagaimana seni bertahan hidup ala anak kos bagi mahasiswa. Untuk kamu yang baru lulus sekolah dan berniat kuliah di Bali tentu perlu mengetahui apa keuntungan apabila memutuskan kuliah di Bali. Sederet keuntungan kuliah di Bali bisa kamu cek di link berikut: Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Kenapa Menguasai Soft Skill Begitu Penting?

12 Mar 2021   Berita

Kadang kita terlalu fokus untuk mengasah kemampuan akademik yang biasa kita dapatkan dari sekolah atau kuliah. Padahal dalam dunia kerja mau pun bisnis diperlukan menguasai soft skill agar bisa bersaing dan bertahan.

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat saat ini tentu tidak hanya dibutuhkan hard skill semata. Menguasai soft skill berarti setiap orang diminta dapat memiliki kemampuan kerja yang berkualitas.

Kamu punya nilai yang bagus saat kuliah akan percuma ketika tidak bisa menguasai soft skill. Hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan zaman. Saat ini, dunia kerja membutuhkan seseorang yang memiliki pemikiran kritis, komunikasi yang baik, rasa ingin tahu, kreatif, inovatif hingga memiliki jiwa kepemimpinan. Hal tersebut merupakan soft skill yang harus dipunya oleh profesional muda.

iCIMS Hiring Insights (2017) menemukan bahwa “94 persen dari perekrut profesional percaya bahwa seorang karyawan dengan soft skill yang lebih kuat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk dipromosikan ke posisi kepemimpinan daripada seorang karyawan dengan pengalaman bertahun-tahun tetapi soft skill-nya yang lemah.”

Maka menjadi sangat penting untuk menguasai soft skill bagi kamu yang ingin memiliki karier yang bagus saat bekerja atau bagi kamu yang ingin terjun ke dunia bisnis.

Ada sejumlah alasan kenapa kamu harus menguasai soft skill. Berikut penjabarannya seperti dikutip dari kejarmimpi.id:

  • Hard Skill harus diimbangi dengan soft skill

Bayangkan apabila kamu berprofesi sebagai seorang designer namun tidak bisa mempresentasikan hasil karyamu ke klien dengan baik. Kamu seorang manager tetapi tidak mau mendengarkan pendapat karyawanmu dan tidak mampu memecahkan masalah perusahaan dengan baik. Maka dari itu, kamu membutuhkan soft skill komunikasi yang baik dan keterampilan mendengarkan pendapat untuk mencari solusi.

  • Memperkuat mental

Mengasah soft skill juga akan berpengaruh terhadap mental yang kamu miliki. Mental berani, rajin dan pantang menyerah terlihat dari konsistensi yang ada. Kalau kamu rutin mengasahnya, kamu juga akan semakin unggul dari yang lain meskipun kamu punya hard skill yang sama dengan yang lain. Kamu pun juga akan lebih siap untuk bersaing di dunia kerja atau dalam mengejar mimpimu.

  • Dunia kerja masa depan akan mengandalkan soft skill

Inovasi teknologi dan kecerdasan buatan akan menggantikan lapangan pekerjaan yang ada. Sehingga proporsi pekerjaan yang dicari oleh perusahaan akan mengandalkan soft skill dari sumber daya manusia. Studi dari Deloitte Access Economics bahkan memperkirakan bahwa dua pertiga dari semua pekerjaan akan bergantung pada soft skill pada tahun 2030 secara global.

  • Tren pekerjaan masa depan mengedepankan kolaborasi

Keterampilan seperti mendengarkan, berkolaborasi dengan orang lain, mempresentasikan ide dan berkomunikasi dengan anggota tim semuanya sangat dihargai di lingkungan kerja saat ini. Dengan menguasai soft skills, maka kita juga akan terlibat pada lingkungan kerja yang produktif, kolaboratif dan sehat, semua atribut penting bagi perusahaan yang semakin kompetitif.

  • Mampu bekerja di bawah tekanan

Mengendalikan emosi kita adalah satu-satunya keterampilan supaya tetap produktif di bawah tekanan. Rasa cemas, frustasi dan kemarahan adalah emosi yang paling umum kita temui saat bekerja. Emosi dapat merusak kemampuan kita untuk berpikir logis terhadap situasi yang terjadi dalam pekerjaan. Dengan mengenali emosi-emosi dalam diri, kita akan terlatih untuk kembali tenang dan fokus menyelesaikan masalah.

Setidaknya ada 10 soft skill yang harus kamu kuasai untuk dapat bersaing dan bertahan di masa depan. Kesepuluh soft skill itu di antaranya:

  1. Berpikir Kritis

  2. Komunikasi yang baik

  3. Mengakses, menganalisis dan mensintesis informasi

  4. Rasa ingin tahu, kreatif dan inovatif

  5. Kepemimpinan

  6. Kemampuan beradaptasi

  7. Kerja sama dan kolaborasi

  8. Public speaking

  9. Manajemen waktu

  10. Networking

Menjadi begitu penting bagi kamu yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke bangku kuliah ada baiknya tak hanya fokus dalam mengasah kemampuan hard skill. Sebab, saat telah lulus kamu akan dihadapkan pada dunia kerja. Bayangkan kamu seorang lulusan terbaik tetapi tidak dapat berkomunikasi dengan baik maka kamu akan melewatkan kesempatan untuk bekerja di kantor yang kamu harapkan. Kenyataannya memang seperti itu, perekrut kerja cenderung melihat pula keseimbangan antara hard skill dan soft skill para pelamar kerja.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus swasta di Bali memiliki kesadaran bahwa hard skill dan soft skill memang harus dimiliki oleh tiap mahasiswa. Bagi kamu yang ingin kuliah di Bali harus tahu bahwa kurikulum STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT terpopuler di Bali ini menonjolkan soft skill untuk menunjang kemampuan business communication yang semakin dibutuhkan di era global.

Menawarkan konsep kuliah modern sesuai standar dunia bisnis didukung fasilitas komputer tercanggih, serta kombinasi teori dan praktek. Disusun berdasarkan tiga kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja:

Knowledge

Menyajikan materi pembelajaran yang mengacu pada teori akademis terdepan, pergembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kondisi perubahan pasar.

Skill

Materi mendukung potensi dan kompetensi teknis; seperti manajemen dan organisasi, personality development, entrepreneurship, salesmanship, dan pembekalan bahasa asing.

Attitude

Membentuk kepribadian yang tangguh, berintegritas, mandiri, proaktif, pantang menyerah, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

Mahasiswa STIKI Indonesia telah merasakan manfaat dari mata kuliah soft skill sehingga dapat diterapkan di dunia kerja. Selain mendapatkan kurikulum yang mengedepankan soft skill, STIKI Indonesia juga mempermudah mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja. Salah satu cerita dari mahasiswa STIKI Indonesia yang kuliah sambil kerja dan merasakan manfaat soft skill bisa disimak di link berikut: STIKI permudah Mahasiswa kuliah sambil kerja.

Bagi kamu yang baru atau akan lulus SMA dan tidak tinggal di Bali dan berniat kuliah di Bali akan ada pula dapat manfaatnya apabila memilih STIKI Indonesia sebagai tempat menimba ilmu. STIKI Indonesia sebagai salah satu kampus swasta IT di Bali mengedepankan pula kurikulum berbasis budaya khususnya budaya Bali. Sangat cocok bagi kamu yang tertarik kuliah di Bali sekaligus ingin belajar tentang budaya Bali. Keuntungan lain bagi kamu yang berniat kuliah di Bali bisa disimak di link berikut: Keuntungan Kuliah di Bali.