Generic placeholder image

97 Juta Pekerjaan Baru Bidang IT Terbuka Lebar di Tahun 2025

27 Jan 2021   Berita

Perkembangan teknologi dan informasi terjadi begitu cepat. Dampak era revolusi industri 4.0 tentu sangat besar bagi dunia industri dan keseharian masyarakatnya. Sebagai contoh, saat ini berbeda dengan dahulu yang kerap mengandalkan tenaga manusia dalam produksi barang. Seiring perkembangan mesin dan teknologi yang canggih, keadaan menjadi bergeser dengan produksi barang secara masal dapat dilakukan dengan tidak mengandalkan tenaga manusia.

Perlahan demi perlahan sudah bergeser ke era digital. Maka, interaksi antara manusia dan teknologi seolah sudah menjadi pasangan. Sejumlah kegiatan kini sudah tersedia secara digital, mulai dari jual-beli, jasa hingga transaksi pembayaran. Revolusi industri hadir untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi dalam produksi barang. Era revolusi industri 4.0 seperti sekarang siapa yang diuntungkan?

Lulusan sekolah Informasi Teknologi tentu beruntung. Mereka bakal memegang peranan penting dalam era industri 4.0. Saat pekerjaan manusia sudah banyak digantikan dengan sistem, maka pembuat sistem tersebut yang bakal dicari.

Secanggih apa pun teknologi, manusia tetap aktor utama dalam sebuah industri. Kemajuan pesat teknologi informasi bukan untuk menggantikan peran manusia. Namun, lebih untuk mendukung atau memudahkan pekerjaan.

Anak muda di tanah air banyak yang mendirikan startup atau bergabung dengan komunitas pengembang. Beragam aplikasi dihasilkan. Sejumlah karya dilahirkan. Tinggal bagaimana mereka mengolahnya untuk menjadi perusahaan besar nantinya.

Hasil survei Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) berjudul ‘Future of Jobs Report 2020’ memproyeksikan ada 97 juta pekerjaan baru yang akan tercipta di pasar kerja seiring dengan perkembangan cloud computing, big data, dan e-commerce.

Berdasarkan survei yang sama, pada tahun 2025 mendatang disebutkan adanya kenaikan permintaan dari sejumlah profesi yang berkaitan dengan teknologi informasi, di antaranya ilmuwan dan analis data, spesialis artificial intelligence dan machine learning, spesialis big data, spesialis digital marketing dan strategi hingga spesialis process automation.

Selain itu, ada sejumlah profesi lain juga bakal melejit di antaranya business development professionals, spesialis digital transformation, analis information security, pengembang software dan aplikasi, spesialis internet of things, project manager hingga manager layanan bisnis dan administrasi.

Database and network professionals, robotics engineers, strategic advisors, management and organization analysts, fintech engineers, spesialis pengembangan organizational serta spesialis manajemen risiko juga menjadi ‘bintang’ pada tahun 2025.

Dalam survei juga disebutkan, perusahaan bakal mencari keterampilan pekerja yang memiliki pemikiran analitis, kreatif dan fleksibel. Berdasarkan faktor tersebut, sudah seharusnya menjadi pertimbangan bagi generasi sekarang untuk memikirkan karir yang cerah di masa depan. Salah satu yang perlu dipertimbangkan adalah dengan memilih program studi yang tepat seusai lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA).

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) memiliki peran besar dalam menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri. STIKI mempunyai kewajiban memberikan fasilitas dan memberikan pendidikan berkualitas kepada lulusan untuk bisa berkompetisi dan membentuk mereka menjadi lulusan kompeten di bidang teknologi dan informasi.

Tujuan lain STIKI adalah mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat yang bermanfaat dan tepat guna. Hal ini tentu melihat kesadaran hadirnya revolusi industri 4.0 sehingga STIKI dapat berperan mencetak sumber daya manusia demi membawa negara Indonesia dapat bersaing dengan negara lain.

STIKI memiliki dua program studi, yaitu Sistem Komputer dan Teknik Informatika. Sistem komputer memiliki tujuan menciptakan lulusan sarjana yang profesional di bidang sistem komputer, memiliki kemampuan menguasai hardware dan software yang berimbang dan sangat menunjang profesi  di bidang: IT, EDP Perhotelan Pariwisata, Mobile Programmer, Technical Support, Network Administrator, Automation System dan Smart Robotic System.

Sementara, program studi Teknik Informatika memiliki misi melaksanakan pendidikan yang berfokus pada kebutuhan pengembangan ilmu dan teknologi berbasis komputer untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan mengolah serta menganalisa sistem informasi, multimedia, dan memanfaatkan teknologi terkini dalam mendukung perkembangan industri.

Memilih jurusan adalah langkah penting bagi mahasiswa dalam menentukan masa depannya. Tentu setelah lulus dari kuliah, mahasiswa dapat dengan mudah masuk ke industri atau justru dapat menciptakan industri itu sendiri.

Generic placeholder image

Pengembangan dan Perluasan Area Jual Produk Makanan UMKM di Desa Kukuh Tabanan

15 Jan 2021   Berita, Kegiatan

Dalam menjalankan segala jenis usaha, upaya untuk meningkatkan penjualan dan keuntungan menjadi faktor yang penting untuk menjaga kelangsungan suatu usaha. Hal itu juga harus dipahami para Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) agar produknya dapat di jangkau oleh konsumen dan dapat di ketahui oleh konsumen di luar desa, sehingga kedepannya dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha.

(Selengkapnya…)

Generic placeholder image

UMKM Jajanan Desa Kukuh Ikuti Pelatihan Pemasaran dan Desain Kemasan Produk

14 Jan 2021   Berita, Kegiatan

Dalam menjalankan segala jenis usaha, upaya untuk meningkatkan nilai pemasaran dan desain kemasan produk (branding dan packaging) menjadi faktor yang penting yang harus dipahami para Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) agar produknya dapat menarik perhatian kosumen dan dapat menumbuhkan rasa percaya dari konsumen sehingga kedepannya dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha. Hal ini memberikan motivasi kepada Bapak Kepala Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan I Nyoman Widhi Adnyana, S.Kom.,M.Pd di masa kepemimpinannya ingin mengembangkan pemasaran UMKM di Desa Kukuh khususnya yang bergerak dalam jajanan. Beliau menyampaikan selama ini proses pemasaran UMKM Jajanan hanya didaerah Desa Kukuh saja misalnya pada pasar-pasar tradisional dan warung-warung setempat, untuk itu kedepannya bisa di pasarkan diluar dari Desa Kukuh. Selain itu desain kemasan produk juga harus di perkuat sehingga identitas usaha dapat membangun citra, keyakinan dan jaminan kualitas.

(Selengkapnya…)