Generic placeholder image

Bukti Programmer Pacar Idaman: Titik Koma Saja Diperhatiin Apalagi Kamu!

15 Mar 2021   Berita

Kamu jangan takut sama programmer kalau mereka bakal lebih fokus ke komputer daripada merhatiin kamu. Siapa bilang mereka bakal menjadikan kamu nomor dua dan komputer jadi nomor pertama? Nih ada beberapa bukti lho kalau seorang programmer itu memang pacar idaman! Selain pacar idaman, programmer juga memiliki masa depan cerah. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat membuat mereka semakin dibutuhkan di dunia kerja.

Salah satu bukti programmer adalah pacar idaman yaitu mereka pasti bakal jadi orang yang perhatian banget. Pekerjaan sebagai seorang programmer mewajibkan mereka memperhatikan hal-hal detail dan kecil. Bayangkan saja, titik koma saja diperhatiin apalagi kamu? Selain perhatian, programmer juga bisa menjadi pacar yang sabar. Programmer ketika ngoding dan menemukan bugs dalam kode programnya saja bisa sabar memperhatikan setiap baris kodenya. Apalagi saat dia berantem sama kamu, pasti sabar juga.

Selain sabar dan perhatian, masih banyak nih bukti yang membuat programmer memang layak dinobatkan sebagai pacar idaman. Apa saja itu? Simak uraiannya berikut ini seperti dikutip dari idntimes.com:

  • Pemecah Masalah yang Baik

Seorang programer sudah terbiasa menemui masalah-masalah dalam tugasnya dan menjawab permasalahan yang dihadapi oleh klien atau tempat mereka bekerja. Oleh karena itu, seorang programer akan berusaha keras untuk mencari logika yang tepat.

Kemudian dirangkai dalam bahasa pemrogramman untuk menghasilkan sebuah solusi aplikasi yang memudahkan pekerjaan kliennya. Pola pekerjaan seperti ini, membuat programmer menjadi sosok pemecah masalah yang baik. Saat menemukan error dalam programnya, programmer akan berusaha mencari solusinya tahap demi tahap.

Pemikirannya yang terstruktur dan sistematis ini dapat menjadi bekal saat menghadapi permasalahan di kehidupan keluarga. Hal ini sangat penting bagi sebuah keluraga, karena permasalahan keluarga jika tidak dihadapi dengan baik bisa berakibat fatal.

  • Setia dan Bertanggung Jawab

Programer sangat setia untuk berlama-lama di depan komputer untuk menyelesaikan proyeknya. Meski pun banyak masalah yang dihadapi, tapi programmer tetap setia untuk mengerjakan pekerjaannya. Hal ini karena seorang programmer bertanggungjawab dengan apa yang sedang dia kerjakan. Dia berusaha untuk memenuhi permintaan bos mau pun kliennya.

Dengan rasa setia dan tanggungjawab yang dimiliki programmer, tidak ada alasan lagi untuk tidak memilih programmer menjadi pasangan hidup. Karena dengan setia, kelangsungan pasangan bisa berjalan lancar. Selain itu, juga orang yang bertanggungjawab sangat dibutuhkan dalam sebuah pasangan.

  • Tidak Mudah Menyerah

Saat terjadi error pada program yang sedang dia kembangkan, tugas programmer adalah menemukan bagian mana yang salah, dan memperbaikinya. Proses perbaikan ini tidak selalu selesai dalam satu kali percobaan, bisa jadi dibutuhkan beberapa kali percobaan hingga akhirnya program tersebut dapat berjalan sesuai keinginan.

Melalui fase percobaan ini, tentu saja bukannya tanpa hambatan. Terkadang seorang programmer juga bisa merasa jenuh karena tak kunjung menemukan solusi. Tetapi, programmer tidak mudah menyerah begitu saja, karena dia tahu pasti sebuah kesalahan bisa diperbaiki. Apalagi senyum puas kliennya saat program tersebut berjalan membuat programmer terpacu untuk terus menerus mencari tahu jalan keluarnya.

Sehingga, programmer bukanlah orang yang mudah menyerah. Jadi tenang saja, ia tidak akan menyerah untuk memperjuangkanmu dan restu orang tuamu. Apalagi rasa pantang menyerah ini sangat berguna bagi kelangsungan hidup berkeluarga.

  • Rajin dan Teliti

Mencari solusi untuk koding yang error, seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk menemukan akar permasalahan mengapa program tersebut tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Seorang programmer juga merupakan orang yang rajin, karena dengan kerajinannya, membuat programmer bisa meminimalisir eror terjadi.

Itu sebabnya seorang programmer menjadi orang yang rajin dan teliti terhadap detail sekecil apapun itu. Meski terkesan cuek jika diperhatikan, tapi programmer adalah sosok yang sangat teliti. Sehingga untuk hidup berkeluarga, seorang programmer tidak akan seenaknya sendiri, dan pasti sangat perhatian meskipun itu hal kecil.

Banyak bukan yang membuktikan seorang programmer adalah pacar idaman. Mungkin memang mereka terkesan berada di dunia kerja yang dianggap antisosial karena selalu di depan komputer, atau mereka terkesan ‘enggak banget’ deh kalau dijadiin pacar. Ternyata bukti di atas bisa bikin kamu enggak ragu lagi kalau lagi didekatin sama programmer. Apalagi, programmer memang menjadi profesi yang paling dicari oleh perusahaan mana pun. Perusahaan sekarang tentu menyadari bahwa programmer memang dibutuhkan sebagai cara untuk tidak tertinggal.

Untuk kamu yang ingin menjadi programmer tentu sangat tepat apabila bergabung dengan STMIK STIKOM Indonesia (STIKI). Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia memiliki dua program studi utama, yaitu Teknik Informatika dan Sistem Komputer.

Bagi kamu yang berada di luar Bali dan berencana kuliah di Bali dapat pula mendapatkan keuntungan lain apabila memilih STIKI Indonesia untuk tempat belajar. Alasannya, kurikulum STIKI Indonesia juga mengedepankan budaya khususnya budaya Bali. Lokasi kampus STIKI Indonesia juga berada di lokasi strategis yaitu di Panjer, Denpasar. Bagi kamu yang ingin kuliah di Bali ada beberapa keuntungan lain. Kamu bisa cek di link berikut: Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Mengingat Pawai Ogoh-Ogoh di Nyepi yang Hilang Akibat Pandemi

13 Mar 2021   Berita

Pawai Ogoh-Ogoh biasanya dilakukan satu hari sebelum perayaan Nyepi. Namun, dua tahun ini pawai ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Pawai Ogoh-Ogoh saat perayaan Nyepi kerap menampilkan patung raksasa yang punya tampilan mengerikan.

Tampilan patung raksasa mengerikan itu dibuat sebagai representasi dari Bhuta Kala yang merupakan sosok jahat dalam kepercayaan Agama Hindu.

Pawai ogoh-ogoh menjadi penting sebelum merayakan Nyepi di Bali karena bertujuan untuk menghilangkan unsur negatif Bhuta Kala. Apalagi, keberadaan Bhuta Kala bisa saja mengganggu umat Hindu dalam merayakan Nyepi. Oleh karena itu, pawai ogoh-ogoh digelar saat perayaan Nyepi berkeliling kota atau pun desa.

Setelah sampai di tujuan akhir, ogoh-ogoh tersebut tak boleh dibiarkan begitu saja. Peserta pawai ogoh-ogoh akan melakukan pembakaran. Hal ini merupakan representasi upaya menghilangkan unsur Bhuta Kala yang dapat mengganggu ketenteraman dan ketenangan manusia.

Waktu pawai ogoh-ogoh ternyata tidak boleh sembarangan. Pawai hanya bisa dilakukan saat petang hari atau sandikala, sekitar pukul 18.00 sampai 19.00. Pada jam tersebut dianggap sebagai momen yang angker karena Bhuta Kala dipercaya tengah berkeliaran.

Dikutip dari kintamani.id, Pawai ogoh-ogoh saat perayaan Nyepi memang diakhiri dengan pembakaran. Namun, bukan berarti patung-patung ogoh-ogoh itu dibuat dengan seenak hati. Sebagai gantinya, pawai ogoh-ogoh kini didesain dengan begitu spektakuler. Bahkan, proses pembuatannya bisa memakan waktu berhari-hari. Oleh karena itu, tak heran kalau pawai ogoh-ogoh jadi aktivitas yang begitu menarik bagi para wisatawan.

Pelarangan pawai ogoh-ogoh diputuskan bersama oleh Parisada Hindu Dharma Indoneia (PHDI) Bali dengan Majelis Desa Adat Bali melalui Surat Edaran (SE) tertanggal 19 Januari 2021. “Pengarakah ogoh-ogoh bukan merupakan rangkaian wajib Hari Suci Nyepi, karena itu pengarakan ogoh-ogoh pada Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1943 ditiadakan,” kata ketua PHDI Bali, I Gusti Ngurah Sudiana dalam keterangan tertulis dikutip dari inews.id, Rabu (20/1/2021).

Dia menjelaskan, kebijakan pelarangan pawai ogoh-ogoh oleh masyarakat juga berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 46 tahun 2020, dan Instruksi Menteri Dalamg Negeri Nomor 1 Tahun 2921 tentang PPKM. Hari Raya Nyepi jatuh pada tanggal 14 Maret mendatang. Dia mengatakan adanya pelarangan pawai ogoh-ogoh itu tak terlepas dengan pertimbangan beberapa peraturan yang sudah ada.

Tak cuma pawai ogoh-ogoh, upacara Melasti, Tawur, dan Pangrupukan yang juga rangkaian Hari Raya Suci Nyepi diminta untuk mengikuti protokol kesehatan dalam pelaksanaannya. Pertama, kata dia, yakni pembatasan jumlah peserta. Paling banyak 50 orang. Kedua, pemukan agama menggunakan ‘paniratan’ yang bersih untuk memercikkan tirta kepada umat dan memberikan bija dengan peralatan yang bersih.

Berikutnya ketiga yakni dilarang membunyikan petasan atau mercon sejenisnya. Keempat, bagi yang sedang sakit atau kurang sehat tidak diperbolehkan mengikuti upacara. Kelima, mematuhi seluruh protokol kesehatan. “Bagi umat lain di Bali agar bersama-sama mendukung dan menyukseskan pelakasaan Nyepi,” tuturnya.

Menurut para cendekiawan dan praktisi Hindu Dharma, proses ini melambangkan keinsyafan manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu yang maha dashyat. Kekuatan tersebut meliputi kekuatan Bhuana Agung (alam raya) dan Bhuana Alit (diri manusia).

Dalam pandangan Tattwa (filsafat), kekuatan ini dapat mengantarkan makhluk hidup, khususnya manusia dan seluruh dunia menuju kebahagiaan atau kehancuran. Semua ini tergantung pada niat luhur manusia, sebagai makhluk Tuhan yang paling mulia dalam menjaga dirinya sendiri dan seisi dunia.

Kita semua yang tinggal, bekerja atau kuliah di Bali tentu merindukan tradisi ini. Namun, apa daya Pandemi Covid-19 menghalangi. Kita hanya bisa berharap ini akan selesai pada tahun ini. Semoga Nyepi tahun depan kita semua bisa kembali antusias menyaksikan parade ogoh-ogoh ini, tahun ini semoga semua bisa normal seperti sedia kala. Ayo Bali Bangkit Kembali!

Generic placeholder image

Kenapa Menguasai Soft Skill Begitu Penting?

12 Mar 2021   Berita

Kadang kita terlalu fokus untuk mengasah kemampuan akademik yang biasa kita dapatkan dari sekolah atau kuliah. Padahal dalam dunia kerja mau pun bisnis diperlukan menguasai soft skill agar bisa bersaing dan bertahan.

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat saat ini tentu tidak hanya dibutuhkan hard skill semata. Menguasai soft skill berarti setiap orang diminta dapat memiliki kemampuan kerja yang berkualitas.

Kamu punya nilai yang bagus saat kuliah akan percuma ketika tidak bisa menguasai soft skill. Hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan zaman. Saat ini, dunia kerja membutuhkan seseorang yang memiliki pemikiran kritis, komunikasi yang baik, rasa ingin tahu, kreatif, inovatif hingga memiliki jiwa kepemimpinan. Hal tersebut merupakan soft skill yang harus dipunya oleh profesional muda.

iCIMS Hiring Insights (2017) menemukan bahwa “94 persen dari perekrut profesional percaya bahwa seorang karyawan dengan soft skill yang lebih kuat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk dipromosikan ke posisi kepemimpinan daripada seorang karyawan dengan pengalaman bertahun-tahun tetapi soft skill-nya yang lemah.”

Maka menjadi sangat penting untuk menguasai soft skill bagi kamu yang ingin memiliki karier yang bagus saat bekerja atau bagi kamu yang ingin terjun ke dunia bisnis.

Ada sejumlah alasan kenapa kamu harus menguasai soft skill. Berikut penjabarannya seperti dikutip dari kejarmimpi.id:

  • Hard Skill harus diimbangi dengan soft skill

Bayangkan apabila kamu berprofesi sebagai seorang designer namun tidak bisa mempresentasikan hasil karyamu ke klien dengan baik. Kamu seorang manager tetapi tidak mau mendengarkan pendapat karyawanmu dan tidak mampu memecahkan masalah perusahaan dengan baik. Maka dari itu, kamu membutuhkan soft skill komunikasi yang baik dan keterampilan mendengarkan pendapat untuk mencari solusi.

  • Memperkuat mental

Mengasah soft skill juga akan berpengaruh terhadap mental yang kamu miliki. Mental berani, rajin dan pantang menyerah terlihat dari konsistensi yang ada. Kalau kamu rutin mengasahnya, kamu juga akan semakin unggul dari yang lain meskipun kamu punya hard skill yang sama dengan yang lain. Kamu pun juga akan lebih siap untuk bersaing di dunia kerja atau dalam mengejar mimpimu.

  • Dunia kerja masa depan akan mengandalkan soft skill

Inovasi teknologi dan kecerdasan buatan akan menggantikan lapangan pekerjaan yang ada. Sehingga proporsi pekerjaan yang dicari oleh perusahaan akan mengandalkan soft skill dari sumber daya manusia. Studi dari Deloitte Access Economics bahkan memperkirakan bahwa dua pertiga dari semua pekerjaan akan bergantung pada soft skill pada tahun 2030 secara global.

  • Tren pekerjaan masa depan mengedepankan kolaborasi

Keterampilan seperti mendengarkan, berkolaborasi dengan orang lain, mempresentasikan ide dan berkomunikasi dengan anggota tim semuanya sangat dihargai di lingkungan kerja saat ini. Dengan menguasai soft skills, maka kita juga akan terlibat pada lingkungan kerja yang produktif, kolaboratif dan sehat, semua atribut penting bagi perusahaan yang semakin kompetitif.

  • Mampu bekerja di bawah tekanan

Mengendalikan emosi kita adalah satu-satunya keterampilan supaya tetap produktif di bawah tekanan. Rasa cemas, frustasi dan kemarahan adalah emosi yang paling umum kita temui saat bekerja. Emosi dapat merusak kemampuan kita untuk berpikir logis terhadap situasi yang terjadi dalam pekerjaan. Dengan mengenali emosi-emosi dalam diri, kita akan terlatih untuk kembali tenang dan fokus menyelesaikan masalah.

Setidaknya ada 10 soft skill yang harus kamu kuasai untuk dapat bersaing dan bertahan di masa depan. Kesepuluh soft skill itu di antaranya:

  1. Berpikir Kritis

  2. Komunikasi yang baik

  3. Mengakses, menganalisis dan mensintesis informasi

  4. Rasa ingin tahu, kreatif dan inovatif

  5. Kepemimpinan

  6. Kemampuan beradaptasi

  7. Kerja sama dan kolaborasi

  8. Public speaking

  9. Manajemen waktu

  10. Networking

Menjadi begitu penting bagi kamu yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke bangku kuliah ada baiknya tak hanya fokus dalam mengasah kemampuan hard skill. Sebab, saat telah lulus kamu akan dihadapkan pada dunia kerja. Bayangkan kamu seorang lulusan terbaik tetapi tidak dapat berkomunikasi dengan baik maka kamu akan melewatkan kesempatan untuk bekerja di kantor yang kamu harapkan. Kenyataannya memang seperti itu, perekrut kerja cenderung melihat pula keseimbangan antara hard skill dan soft skill para pelamar kerja.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus swasta di Bali memiliki kesadaran bahwa hard skill dan soft skill memang harus dimiliki oleh tiap mahasiswa. Bagi kamu yang ingin kuliah di Bali harus tahu bahwa kurikulum STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT terpopuler di Bali ini menonjolkan soft skill untuk menunjang kemampuan business communication yang semakin dibutuhkan di era global.

Menawarkan konsep kuliah modern sesuai standar dunia bisnis didukung fasilitas komputer tercanggih, serta kombinasi teori dan praktek. Disusun berdasarkan tiga kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja:

Knowledge

Menyajikan materi pembelajaran yang mengacu pada teori akademis terdepan, pergembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kondisi perubahan pasar.

Skill

Materi mendukung potensi dan kompetensi teknis; seperti manajemen dan organisasi, personality development, entrepreneurship, salesmanship, dan pembekalan bahasa asing.

Attitude

Membentuk kepribadian yang tangguh, berintegritas, mandiri, proaktif, pantang menyerah, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

Mahasiswa STIKI Indonesia telah merasakan manfaat dari mata kuliah soft skill sehingga dapat diterapkan di dunia kerja. Selain mendapatkan kurikulum yang mengedepankan soft skill, STIKI Indonesia juga mempermudah mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja. Salah satu cerita dari mahasiswa STIKI Indonesia yang kuliah sambil kerja dan merasakan manfaat soft skill bisa disimak di link berikut: STIKI permudah Mahasiswa kuliah sambil kerja.

Bagi kamu yang baru atau akan lulus SMA dan tidak tinggal di Bali dan berniat kuliah di Bali akan ada pula dapat manfaatnya apabila memilih STIKI Indonesia sebagai tempat menimba ilmu. STIKI Indonesia sebagai salah satu kampus swasta IT di Bali mengedepankan pula kurikulum berbasis budaya khususnya budaya Bali. Sangat cocok bagi kamu yang tertarik kuliah di Bali sekaligus ingin belajar tentang budaya Bali. Keuntungan lain bagi kamu yang berniat kuliah di Bali bisa disimak di link berikut: Keuntungan Kuliah di Bali.