Bangga! Buku Karya Dosen STIKI Indonesia diakuisisi LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengumumkan karya yang terpilih dalam Program Akuisisi Pengetahuan Lokal Periode Pertama Tahun 2021.

Berdasarkan hasil seleksi, dinyatakan bahwa karya yang lolos penilaian dan layak menerima Insentif Program Akuisisi Pengetahuan Lokal sejumlah 84 judul, terdiri dari buku dan audiovisual.

Dari 84 judul yang diumumkan pada (9/4/2021) terdapat salah satu karya dosen STMIK STIKOM Indonesia (STIKI), I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan, S.Sn, M.Sn. Karya berupa buku bertajuk ‘Sinema Paradoks: Pengantar dan Konteks Kontemporer’ yang terbit pada tahun 2018 lalu.

Buku karya dosen STIKI bersama 83 karya lain nantinya akan diakuisisi oleh LIPI untuk disebarluaskan secara terbuka untuk publik melalui berbagai kanal yang dikelola oleh LIPI, di bawah lisensi Creative Commons. Selain itu, akan mendapatkan besaran insentif untuk buku sebesar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. Sementara, untuk karya audiovisual akan mendapat insentif antara Rp 6 juta sampai Rp 12 juta.

“Meski mendapatkan akuisisi, tetapi kita tetap mendapatkan hak komersial dari terbitan buku tersebut. LIPI hanya perpanjangan tangan jadi tidak 100 persen diakuisisi penuh. Mereka meminta izin ke kita agar buku bisa disebarluaskan,” kata I Nyoman Anom saat berbincang, Kamis (6/5/2021).

Menurut I Nyoman Anom, karya yang lolos dalam program ini nantinya akan bisa diakses oleh masyarakat luas secara gratis di portal GARUDA (Garba Rujukan Digital). Tujuan LIPI membuat Program Akuisisi Pengetahuan Lokal ini adalah untuk memperkaya portal tersebut yang nantinya bisa tersedia secara gratis untuk masyarakat luas.

“Bisa diakses oleh siapapun secara gratis, semua bisa diakses dan dan seluruh jurnal itu ada,” kata I Nyoman Anom.

Program Akuisisi Pengetahuan dan Kearifan Lokal Berbasis Terbitan dan Multimedia yang dikelola oleh LIPI Press merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengkonservasi kekayaan alam dan sumber daya Indonesia ke dalam berbagai bentuk produk informasi, baik terbitan buku maupun terbitan audiovisual.

Untuk meningkatkan produktivitas publikasi nasional dan peran serta masyarakat dalam penyediaan dan pemanfaatan informasi yang memuat pengetahuan dan kearifan lokal, LIPI Press memberi kesempatan kepada para peneliti, dosen, mahasiswa, pelajar, dan penggiat/komunitas kebudayaan dan kemasyarakatan untuk mengikutinya.

Namun, program ini juga terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia yang telah memiliki buku, naskah buku atau materi audiovisual. Baik berupa film dokumenter maupun animasi yang memuat konten pengetahuan dan kearifan lokal.

Program ini selain dimaksudkan untuk mengakuisisi produk informasi yang telah terbit juga menerima naskah/ materi yang belum terbit ataupun audio visual yang sedang melalui tahapan produksi. Akan tetapi, untuk naskah materi maupun audio visual yang belum terbit harus melalui prosedur dan mekanisme penerbitan di LIPI Press.

Sementara itu, untuk buku/audiovisual yang telah terbit/tayang akan dilakukan penyesuaian format dan kelengkapan anatomi buku/multimedia sesuai dengan standar LIPI Press.

Sebagai bentuk penghargaan atas upaya dan komitmen dalam melestarikan pengetahuan dan kearifan lokal, LIPI Press melalui program ini akan memberikan insentif kepada penulis buku atau kreator video yang karyanya diterima.

Setiap karya yang diusulkan akan melalui proses seleksi terlebih dahulu dan jika diperlukan akan dilakukan penyempurnaan. Karya yang terpilih akan dimuat dalam https://lipipress.lipi.go.id.

Buku karya I Nyoman Anom bertajuk ‘Sinema Paradoks: Pengantar dan Konteks Kontemporer’ merupakan pengantar dalam memasuki dunia sinema, diawali terminologi beragam istilah, genre film, teknik, media, dampak, perbandingan, tokoh, industri, dan banyak lagi bahasan yang dipaparkan secara lugas.

Pada pengungkapan fenomena dalam dunia sinema yang biasa juga disebut dunia film, sering kali memiliki strategi-strategi tertentu halnya propaganda tentang suatu misi dan berbagai bentuk hegemoni.

Sehingga pengungkapan paradoks dunia sinema menjadi kompleks ke berbagai lini keilmuan dan dapat menjadi referensi pada bidang sinematografi, fotografi, media/strategi marketing, desain komunikasi visual, semiotika tanda makna, psikologi persepsi, dan beberapa temuan yang kemudian berpengaruh pada media-media kekinian.