Komputer Kuantum: Masa Depan Dunia Komputer

Komputer kuantum beberapa dekade lalu hanya dianggap teori belaka karena dianggap mustahil. Kini, Google, IBM, dan perusahaan teknologi lain sedang berlomba-lomba menyempurnakan sebuah komputer yang lebih kencang, yakni komputer kuantum.

Alasannya, diyakini bahwa masa depan superkomputer akan beralih ke komputer kuantum yang memiliki kecepatan sangat tinggi! Apa bedanya komputer kuantum dengan komputer biasa? Komputer biasa hanya menuliskan kode informasi dalam “bits” dengan mengambil nilai 1 atau 0 atau dalam kata lain bersifat biner.

Dalam quantum computing, ada yang dinamakan “bits” dan “qubits”. Komputer kuantum menggunakan qubits yang bisa dibilang merupakan partikel subatomik seperti elektron dan foton. Intinya dengan quantum computing, yang tadinya hanya antara 1 atau 0 saja (biner), sekarang bisa menjadi lebih dari satu keadaan, seperti contohnya 1 dan 0 secara bersamaan.

Komputer kuantum pada dasarnya dapat memproses permintaan apa pun itu dengan lebih cepat dan efektif jika dibandingkan dengan komputer pada umumnya.

Bagi perusahaan teknologi besar, komputasi kuantum dapat menjadi semacam bahan bakar untuk terobosan di bidang sains, teknologi, dan keuangan.

Contohnya adalah membuat obat yang memungkinkan diagnosis penyakit dijalankan lebih cepat, atau mungkin penyusunan algoritma untuk keperluan lainnya. Beberapa dekade yang lalu, quantum computing hanyalah teori belaka.

Dilansir tek.id, sebuah cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika klasik pada tataran sistem atom dan subatom.

Sistem yang mengikuti mekanika kuantum ini dapat berada dalam superposisi kuantum pada keadaan yang berbeda, tidak seperti pada fisika klasik. Ilmu ini memberikan kerangka matematika untuk berbagai cabang fisika dan kimia, termasuk fisika atom, fisika molekular, kimia komputasi, kimia kuantum, fisika partikel, dan fisika nuklir.

Komputer kuantum memiliki satuan bernama Quibits, dimana juga akan memiliki dua state, yakni 1 dan 0. Tapi yang membedakan adalah satu Quibits mengandung baik 1 dan 0, tergantung dari mana kita melihatnya. Kemampuan ini pun sering disebut sebagai ‘Superposition’.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kampus IT

Selain itu, Quibits juga dapat dilihat menjadi beberapa dimensi, misalnya putaran dari gaya magnetik atau sebuah Foton. Jadi, kita tidak dapat memprediksi apakah sebuah Quibits adalah 1 atau 0.

Tapi, pengguna dapat menentukan isi dari Quibits tersebut, misalnya arah dari sebuah Foton dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan akan menghasilkan 1 atau 0. Jadi, Foton hanya akan dapat diukur pada saat kita menginginkannya.

Perbedaan dari Bits dan Quibits adalah kekuatan pemrosesannya. Jika dalam 4 bits hanya akan dapat menghasilkan satu dari 16 probabilitas, 4 Quibits memiliki semua hasil 16 probabilitas sekaligus.

Selain itu, Quibits juga memiliki sifat khusus bernama Entanglement. Sifat ini akan dapat mengubah kondisi satu Quibits dengan hanya berdekatan satu sama lain. Hal ini membuat pengguna dapat memprediksi isi dari Quibits lainnya hanya dengan mengukur satu Quibits saja.

Semua hal ini mengakibatkan komputer kuantum dapat mengerjakan satu tugas dan mendapatkan semua probilitas yang ada dalam waktu yang bisa dibilang bersamaan. Selain itu, pemrosesan data yang dilakukan oleh komputer kuantum lebih cepat.

Di sisi lain, sebuah komputer hanya akan dapat menguraikan satu probabilitas dalam satu waktu pemrosesan.

Kasus penggunaan terbaik untuk komputer kuantum adalah mencari sesuatu di dalam database. Jika komputer biasa harus mengecek probabilitas satu per satu, komputer kuantum dapat mencarinya di semua tempat sekaligus.

Contoh lain penggunaan komputer kuantum adalah untuk digunakan dalam keamanan di bidang IT. Komputer kuantum akan dapat menghasilkan sebuah kode enkripsi yang sangat aman, dimana superkomputer baru dapat membuka enkripsi tersebut dalam waktu ratusan tahun.

Terakhir, bidang yang paling akan mendapatkan keuntungan dari komputer kuantum adalah di bidang penelitian. Para peneliti, terlebih mereka yang bekerja untuk melakukan simulasi molekuler akan jauh lebih efisien.

Hal ini dikarenakan proses simulasi ini membutuhkan sumber daya yang sangat besar. Ini berarti, semakin cepat seorang ilmuwan memecahkan sebuah model simulasi protein baru, semakin besar juga pengembangan di bidang kedokteran di masa depan.

Lantas, seperti apa dampak teknologi komputer kuantum pada perusahaan raksasa?

Pihak Google mengklaim bahwa mereka menggunakan komputer kuantum, untuk membuat sebuah algoritma untuk membuat proses pembelajaran machine learning yang lebih cepat dan efisien, dimana akan mempengaruhi kemampuan dari AI mereka.

Perusahaan mesin pencari asal Amerika tersebut mengklaim prosesor Sycamore 54 qubit yang telah mereka ciptakan mampu melakukan kalkulasi sebuah masalah dalam waktu 200 detik. Sedangkan pada saat masalah yang sama dijalankan di superkomputer paling mutakhir, baru akan dapat diselesaikan selama 10 ribu tahun.

Di sisi lain, IBM Q yang merupakan komputer kuantum milik IBM saat ini ditawarkan untuk digunakan di beberapa bidang, seperti untuk bisnis, pengembang aplikasi, peneliti, dan para pengedukasi. Mereka bahkan sudah dapat menggunakanya melalui cloud.

Apakah pada akhirnya komputer kuantum akan seutuhnya menggantikan komputer saat ini? Untuk saat ini, tampaknya hal tersebut tidak akan terjadi. Hal ini dikarenakan hingga saat ini, komputer kuantum masih digunakan untuk keperluan khusus saja dan tidak dirancang untuk digunakan sebagai alat rumahan.

Tapi, tidak menutup kemungkinan bila di masa depan, komputer kuantum akan menjadi salah satu alat yang umum digunakan oleh masyarakat dunia.

Perkembangan dunia komputer yang terus berkembang memang dikarenakan kebutuhan di dunia ini yang memang begitu cepat terjadi. Perkembangan dunia teknologi informasi yang berkembang dengan cepat siapa yang paling dibutuhkan? Tentu orang-orang yang ahli di bidang IT.

Menguasai IT memang sulit namun bisa dipelajari apabila dengan sungguh-sungguh. Maka, kamu perlu menemukan tempat belajar yang tepat. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan kampus IT di Bali yang menawarkan berbagai solusi untuk untuk mahasiswanya.

STIKI Indonesia merupakan kampus IT yang mengarahkan lulusannya memilih antara menjadi profesional di bidang IT atau menjadi seorang technopreneur.

Apabula ingin menjadi seorang technopreneur, STIKI Indonesia siap membantu wirausahawan untuk merintis melalui fasilitas yang ada di Inkubator Bisnis (Inbis).

STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT terpopuler di Bali ini emiliki kurikulum yang tidak hanya fokus pada pengembangan hard skill. Namun, fokus pula membina soft skill mahasiswanya.

Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI paham betul soft skill sangat penting dan harus seimbang dengan hard skill bagi mahasiswa yang akan menghadapi dunia kerja.

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat saat ini tentu tidak hanya dibutuhkan hard skill semata. Menguasai soft skill berarti setiap orang diminta dapat memiliki kemampuan kerja yang berkualitas.

Selain mengedepankan keseimbangan antara hard skill dan soft skill, STIKI yang merupakan kampus IT di Bali ini juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk dapat kuliah sambil bekerja. STIKI yang merupakan kampus swasta di Bali paham betul mahasiswa memang membutuhkan uang tambahan sekaligus pengalaman kerja.

Salah satu mahasiswa STIKI Indonesia merasakan diberikan fleksibilitas untuk bisa bekerja sembari kuliah. Cerita mahasiswa yang diberikan kemudahan membagi waktu antara kuliah dan bekerja bisa dicek di link berikut: STIKI Permudah Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja.

Bagi kamu yang tidak tinggal di Bali dan berniat kuliah di Bali jangan ragu untuk menetap di Pulau Dewata. Kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan apabila memutuskan kuliah di Bali. Salah satu keuntungan kuliah di Bali adalah kamu bisa merasakan keindahan toleransi yang tinggi. Masyarakat Bali sangat menjunjung tinggi perbedaan.

Keuntungan lain yang bisa didapat apabila memutuskan kuliah di Bali adalah kamu bisa mempelajari budaya khususnya budaya Bali. STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali ini tidak hanya fokus pada kurikulum berbasis teknologi informasi semata. Namun, fokus pula pada pembelajaran budaya Bali.

Kamu tentu ingin mempelajari budaya Bali yang dikenal beragam dan penuh keunikan. Sehingga kamu tidak perlu repot-repot mengulik sendiri tentang budaya Indonesia. STIKI Indonesia memang kampus swasta di Bali pemberi solusi. Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran mahasiswa dan informasi lainnya bisa dicek di link berikut ini: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Keuntungan lain yang didapat apabila kamu memutuskan kuliah di Bali bisa kamu cek di link berikut: Kuliah di Bali.