Generic placeholder image

Alasan Menguasai Skill Coding Merupakan Investasi Masa Depan!

30 Sep 2021   Berita

Investasi terbaik untuk masa depan adalah ilmu. Ilmu yang berguna sangat berarti untuk investasi. Hidup di era Revolusi Industri 4.0 kita harus mampu menguasai teknologi agar mampu bersaing dengan individu yang lain.

Maka tak heran, programmer merupakan salah satu profesi yang paling dicari di era Revolusi Industri 4.0. Skill coding merupakan skill yang wajib dimiliki apabila kamu ingin menjadi seorang programmer.

Nah, berikut ini ada sejumlah alasan kenapa skill coding merupakan investasi yang baik untuk masa depan? simak uraiannya dikutip dari kodingakademi.id:

Skill permintaan yang tinggi

Industri berbasis teknologi terus berkembang pesat hingga saat ini. Maka keuntungannya adalah permintaan akan pekerjaan di bidang teknologi sangat tinggi. Industri teknologi selalu membutuhkan pekerja dengan skill komputer yang memadai. Keahlian utama yang banyak dicari adalah kemampua menguasai bahasa pemrograman.

Keterampilan untuk berbagai sektor

Meski industri teknologi terus berkembang pesat. Namun, kemampuan coding juga diperlukan sektor lain seperti keuangan, manufaktur, kesehatan dan industri lain. Alasannya, setiap sektor industri pasti memiliki basis teknologi dan website. Maka, dibutuhkan orang yang memiliki kemampuan dalam menguasainya.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Skill seumur hidup

Coding bukan hanya sekadar menulis kode. Namun, coding juga mengajarkan untuk memecahkan masalah, berorganisasi, merancang. Oleh sebab itu, skill coding sangat berguna dalam setiap aspek kehidupan hingga jangka panjang.

Dilansir situs appkey pada tahun 2015, sebuah studi menemukan pekerja dengan keterampilan coding tumbuh lebih cepat dari rata-rata pasar. Oleh sebab itu, seseorang yang memiliki kemampuan skill coding memiliki masa depan yang cerah.

Untuk belajar coding dengan serius dibutuhkan tempat belajar yang tepat. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan Kampus IT di Bali yang memiliki program studi Teknik Informatika dan Sistem Komputer.

Program studi Teknik Informatika di STIKI Indonesia memiliki tiga peminatan di antaranya Manajemen Teknik Informatika, Desain Grafis dan Multimedia dan Komputer Akutansi Bisnis.

Untuk program studi Sistem Komputer, STIKI Indonesia sebagai kampus swasta di Bali memiliki visi menjadikan program studi yang membentuk sarjana komputer yang memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi sistem cerdas dan sistem digital untuk mendukung perkembangan industri pariwisata berwawasan budaya.

Sementara itu, Teknik Informatika di kampus IT terpopuler di Bali ini memiliki visi menjadikan Program Studi yang membentuk sarjana komputer di bidang teknik informatika, dengan kemampuan mengolah serta menganalisa sistem informasi, multimedia, dan memanfaatkan teknologi terkini dalam mendukung perkembangan industri pariwisata berwawasan budaya.

STIKI Indonesia memang memiliki kurikulum yang mengedepankan wawasan budaya khususnya budaya Bali. Untuk kamu yang bukan warga Bali dan memilih kuliah di Bali maka dapat keuntungan sekaligus dapat mempelajari budaya tentang Bali. Memutuskan kuliah di Bali juga memiliki banyak keuntungan.

Kamu tahu sendiri Pulau Bali merupakan pusat pariwisata Indonesia karena memiliki panorama alam yang indah. Selain itu, budaya di Bali juga masih kental dan rasa toleransi di Bali sangat tinggi.

Generic placeholder image

Desain Grafis Ala Korea: Minimalis, Dingin dan Atraktif

29 Sep 2021   Berita

Membahas tentang Korea Selatan memang tidak ada habisnya. Mulai dari musik, film, kuliner, fashion terus menjadi bahan perbincangan hingga menjadi tren. Tak hanya itu, desain grafis ala Korea juga tengah menjadi tren. Wajar saja Desain grafis ala Korea didominasi oleh visual yang menyegarkan mata.

Apa saja ciri khas deain grafis ala Korea Selatan? Simak uraiannya berikut ini dikutip dari kreativv.com:

Ornamen Minimalis

Tanpa perlu menggunakan banyak ornamen di dalam artwork, sang desainer sudah mampu menciptakan desain yang memukau.

Meski hanya menggunakan sedikit ornamen di dalamnya, kamu juga harus kreatif agar visualnya tidak terlalu kosong. Caranya adalah dengan memainkan tipografi dan beberapa ornamen sederhana seperti line art yang membuatnya tampak minimalis.

Mengutamakan White Space

Penggunaan ornamen minimalis membuat desain ala Korea memiliki white space yang tampak dominan. Buat kamu yang belum tahu, white space atau negative space adalah ruang kosong yang tercipta di antara dan sekitar unsur desain layout atau halaman.

Ruang yang dimaksud bisa berupa ruang di sekitar gambar, baris, kolom, dan margin. Namun meski white space di desain grafis ala Korea sangat kentara, para desainer sangat kreatif sehingga berhasil membuat desain minimalis yang tidak membosankan.

Warna Dingin Mendominasi

Setiap warna memiliki bias yang bisa dikelompokkan menjadi warna hangat dan warna dingin. Kedua kelompok ini memiliki peran penting untuk keberhasilan sebuah pencampuran warna.
Warna hangat adalah warna yang mampu memberikan efek panas di alam bawah sadarmu. Sedangkan warna dingin adalah warna yang mampu memberikan efek dingin di alam bawah sadarmu. Desain grafis ala Korea sendiri lebih didominasi dengan warna dingin yang memberikan efek sejuk dan tenang.

kampus IT di bali, kuliah di bali, kampus swasta di bali

Menggunakan Warna Plain

Desain grafis ala Korea cenderung menggunakan warna-warna dingin yang plain. Warna plain adalah warna solid yang tidak menggunakan gradasi sama sekali. Apabila kamu mencari contoh gaya desain ini di internet, gambar-gambar yang muncul pasti cenderung menggunakan warna plain. Berdasarkan teori psikologi warna yang pernah kamu bahas sebelumnya, semakin muda warna dingin bisa menimbulkan efek sunyi dan tenang. Sedangkan semakin gelap warna dingin bisa menimbulkan persepsi seakan-akan tenggelam di dalam emosi.

Bermain dengan Tipografi Hangeul

Ciri khas desain grafis ala korea yang berikutnya adalah permainan tipografi yang sangat kece, ada yang sengaja dibuat bold, light, atau custom. Umumnya, desain poster Korea mencantumkan hangeul di dalam artwork.

Hangeul merupakan alfabet Bahasa Korea yang terkesan tradisional ini ternyata sangat cocok saat digabungkan dengan elemen desain masa kini. Sesuatu yang kontradiktif antara tradisional dan modern inilah yang menjadi salah satu daya tarik desain grafis ala Korea.

Desain Atraktif

Penggabungan bentuk, warna, dan objek lainnya yang tertera di dalam artwork desain ala Korea membuat hasil eksekusinya tampak atraktif. Permainan tipografi hangeul dan pemilihan objek lainnya harus seimbang untuk menjaga white space agar tidak sumpek.

Nah, itu ciri-ciri desain grafis ala Korea. Berbicara tentang desainer grafis tentu merupakan profesi yang paling dibutuhkan di era digital seperti sekarang. Setiap perusahaan yang bergerak di bidang apa pun tentu mengikuti perkembangan zaman dan membutuhkan jasa desainer grafis. Maka, kamu yang punya minat di bidang ini tak perlu ragu untuk berprofesi di bidang ini.

Desainer grafis memang dibutuhkan skill gambar dan kreativitas. Namun, itu semua bisa dipelajari dan bisa dilatih asalkan kamu belajar di tempat yang tepat.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan Kampus IT di Bali memiliki program studi Teknik Informatika yang salah satu peminatannya adalah Desain Grafis dan Multimedia. Bagi kamu yang tertarik dengan dunia desain grafis dan multimedia bisa memilih peminatan ini sebagai tempatmu belajar.

Peminatan Desain Grafis dan Multimedia di STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali bertujuan menciptakan sarjana profesional di bidang teknologi komputer dengan multi-discipline science yang akan mempunyai kemampuan dalam merancang Desain Grafis dan Multimedia.

Diharapkan mampu untuk menghasilkan karya berbasis desain grafis dan multimedia serta pembuatan situs/web perusahaan/instansi, video editing, program tayangan televisi, desain display product, animasi 2 dan 3 dimensi, corporate identity serta marketing kit.

STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT sekaligus technopreneur campus di Bali juga merupakan kampus yang siap membantu mahasiswa unuk menjadi technopreneur. Kamu bisa bergabung menjadi bagian dalam Inkubator Bisnis STIKI Indonesia.

Selain kampus IT dan technopreneur campus di Bali, STIKI Indonesia juga merupakan kampus yang memiliki kurikulum berbasis budaya khususnya budaya Bali. Tentu menjadi keuntungan bagi kamu yang bukan orang Bali dan ada rencana kuliah di Bali.

Kamu bisa menjadi profesional IT atau technopreneur sekaligus bisa mempelajari budaya Bali yang terkenal memiliki keunikan hingga ke penjuru dunia. Bagi kamu yang ingin tahu keuntungan kuliah di Bali bisa dicek di link berikut ini: Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Pelajaran yang Bisa Dipetik Dari Drama Squid Game

27 Sep 2021   Berita

Serial Drama Korea Squid Game sukses besar mencuri perhatian penonton di seluru dunia. Drama besutan sutradara Hwang Dong-hyuk menduduki peringkat pertama chart tontonan Netflix di Amerika Serikat.

Drama Korea ini bercerita tentang kisah ratusan orang yang terlilit utang dengan jumlah besar. Saat berada di keputusasaan itulah akhirnya mereka berpartisipasi dalam sebuah permainan dengan penawaran total hadiah 45,6 miliar bagi pemenang. Sebelum memulai permainan, mereka diminta persetujuan untuk ikut dalam permainan tanpa tahu aturan dalam permainan tersebut.

Setelah setuju ikut dalam permainan, penyelenggara permainan memulai permainan yang justru sangat berisiko bagi tiap peserta. Mereka akan mengikuti permainan dan saat tidak berhasil akan kehilangan nyawa mereka!

Drama Korea yang terus menjadi bahan perbincangan ini ternyata banyak menyimpan pelajaran yang bisa dipetik. Apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari Serial Korea Squid Game? Simak uraiannya seperti dikutip dari celebrities.id:

Pentingnya manajemen keuangan

Dalam serial Squid Game semua pemain merupakan mereka yang hidupnya terlilit utang sehingga bisa menjadikan pelajaran bahwa pentingnya dalam melakukan manajemen keuangan sehingga tidak perlu menghadapi kesulitan.

Bahkan, sang tokoh utama Seong Gi-Hun digambarkan memiliki kebiasaan berjudi. Maka, pentingnya kita semua pintar dalam melakukan manajemen keuangan.

Matang menyusun strategi

Menyusun strategi dalam mengikuti permainan adalah penting sebagai upaya untuk menang. Dalam serial Squid Game, seorang tokohnya Cho Sang-Woo adalah sosok yang termasuk pintar dalam membuat strategi.

Pentingnya dalam menyusun strategi juga diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggapai cita-citamu. Jeli dalam melihat situasi merupakan hal penting dalam menyusun strategi untuk bisa menggapai mimpimu.

kampus IT di Bali, kampus swasta di bali, kuliah di Bali

Waspada

Ada banyak konflik kepentingan dalam permainan Squid Game. Hal ini karena masing-masing peserta berangkat dari permasalahan keuangan pribadi hingga akhirnya memutuskan untuk terjun ke dalam permainan yang menguji kemampuan bertahan hidup itu demi hadiah yang besar.

Dalam permainan memang dibutuhkan kerjasama antar peserta. Namun, terdapat alur cerita yang mengharuskan untuk tidak mudah percaya dengan orang lain. Oleh sebab itu, waspada sangat diperlukan.

Memiliki sikap waspada juga dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita semua tidak bisa selalu mudah percaya dengan hal apa pun.

Bagian penting dalam serial Squid Game yang bisa dipetik sebagai pelajaran adalah tentang pengorbanan dan ketulusan. Meski sebagian besar serial ini menyajikan kekejaman namun ada pula sisi menyedihkan di balik pengorbanan yang tulus.

Contohnya adalah yang dilakukan oleh Ji Young yang mengorbankan nyawa dalam permainan keempat untuk Kang Sae Byeong. Dalam adegannya, Ji Young merasa Se Byeong lebih pantas untuk tetap hidup daripada dirinya.

Serial Squid Game memberikan pelajaran bahwa dalam hidup perlunya perjuangan, pantang menyerah, sikap waspada hingga pengorbanan yang tulus.