Sering Dianggap Aneh, Kebiasaan Ini Ternyata Tanda Orang Cerdas!

Kita semua pasti punya teman dengan kebiasaan yang beragam. Ada yang kebiasaan sehari-harinya normal saja namun ada pula kebiasaan yang dianggap aneh.

Meski ada yang dianggap aneh namun faktanya ada pula sejumlah kebiasaan yang dianggap aneh tetap justru kebiasaan tersebut malah merupakan tanda orang cerdas.

Apa saja kebiasaan yang sering dianggap aneh namun justru tanda orang cerdas? Simak uraiannya berikut ini dikutip dari zonamahasiswa.id:

Nyaman Sendirian

Penelitian dari British Journal pf Psychology membuktikan bahwa orang yang suka melakukan sesuatu sendiri berarti orang cerdas.

Kurang percaya dengan kemampuan sendiri

Penelitian dari Justin Kruger dan David Dunning menyebutkan bahwa orang cerdas sering merasa khawatir dan enggak percaya dengan kemampuan sendiri.

Orang cerdas akan malu kalau enggak mengetahui sesuatu. Saat sudah tahu mereka akan cepat belajar dan menemukan keunikan di balik sesuatu yang baru tersebut.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Berantakan

Penelitian dari Universitas di Minnesota menunjukkan bahwa orang yang terbiasa jorok dan pemalas justru tanda orang cerdas. Ada fakta bahwa ruangan yang berantakan dapat memacu kreativitas. Namun, bukan berarti juga kamu jadi malas membereskan kamarmu ya!

Tanda orang cerdas yang lainnya adalah memiliki kemampuan berani ambil risiko dan berekperimen. Dua hal ini merupakan tanda orang cerdas yang bisa sukses di masa depan.

Pola pikir ini juga merupakan pola pikir ‘orang’ startup yang berani ambil risiko mengeksekusi ide tanpa pikir panjang. Maka, tak heran banyak dari mereka yang berhasil menemukan gagasan segar yang tak terpikirkan oleh masyarakat umum.

Untuk mengasah kemampuan pola pikir tersebut adalah dengan berkumpul dengan orang yang tepat. Founder Linkedin Reid Hoffman berkata “Cara tercepat mengubah dirimu adalah dengan BERKUMPUL dengan orang-orang yang dirimu ingin menjadi seperti mereka”.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus IT di Bali memiliki Inkubator Bisnis (Inbis) yang siap membantumu merintis usaha. Memiliki visi menjadi inkubator bisnis yang mampu menghasilkan entrepreneur yang tangguh, mandiri, penuh determinasi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia yang juga merupakan technopreneur campus di Bali ini juga memiliki visi untuk menjadi lembaga yang mewadahi ide bisnis serta sumber daya manusia yang profesional.

Mewujudkan inkubator bisnis sebagai lembaga pendamping tenant yang terdepan dan bertanggungjawab melalui penerapan ilmu pengetahuan teknologi dan seni. Misi lainnya adalah Mewujudkan Inkubator Bisnis STIKI Indonesia yang handal dan terpercaya dalam meningkatkan kinerja tenant untuk meraih potensi pasar yang lebih luas.

Salah satu tenant Inbis STIKI Indonesia pada tahun 2019 berhasil memenangkan hibah Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi ( PPBT) yang difasilitasi oleh Kemenristek/BRIN.

Pada program yang bertujuan untuk membangun iklim yang kondusif serta tumbuh dan berkembangnya perusahaan rintisan berbasis teknologi, dan mendukung komersialisasi hasil litbang di Indonesia ini Inbis STIKI Indonesia berhasil memperoleh hibah sebesar Rp. 407.048.000 dengan jenis PPBT yang bergerak dibidang produk dan jasa Print 3 Dimensi (3D Printing).