Harus Ini Harus Itu Capek Juga Jadi Anak Muda Ya

Anak muda juga pasti pernah ‘capek’ dengan kehidupan. Banyak tekanan dari orang sekitar. Biasanya sering dicecar terkait mau jadi apa di masa depan mendatang. Anak muda juga seringkali terkena stres dengan omongan negatif dari orang lain.

“Kamu Harus jadi ini ya Kamu harus jadi itu ya”. Banyak sekali anak muda yang tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Sebagai contoh, ada anak muda yang memiliki cita-cita menjadi musisi. Namun, keinginannya itu dihalangi oleh orang sekitar, seperti keluarga, saudara dan lainnya.

Akhirnya cita-cita hanya menjadi cita-cita semata dan tak bisa terwujud. Pada akhirnya bekerja sesuai dengan keinginan keluarganya.

Ada yang bisa menerima kenyataan seperti itu. Namun, banyak juga yang tidak bisa terima. Akhirnya memiliki beban dalam hidupnya. Padahal semua orang memiliki cita-cita masing-masing. Namun, harus patah di tengah jalan. “Nanti kalau kamu jadi musisi kamu mau makan apa?”.

Apa pun profesinya asalkan masih positif seharusnya bisa didukung. Kerja keras tak akan mengkhianati hasil. Ketika kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan sudah seharusnya kita semua bisa menyikapinya dengan bijak. Tidak semua apa yang kita jalankan tidak ada maksudnya.

Semua memang ada jalannya. Tugas kita semua hanyalah harus bisa bersabar dan membuktikan bahwa kita bisa tetap menjalani hidup meski tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Selain itu, anak muda seringkali mendapatkan omongan tidak enak dari orang sekitar. Merasa dipojokkan, merasa tidak akan memiliki masa depan yang cerah atau bakal menjalani hidup sia-sia.

Setiap orang perlu berhak untuk menyuarakan pikiran dan pendapatnya. Sedang di rumah, kantor, kampus, bahkan saat sedang berkumpul dengan teman banyak yang masih memilih diam dan tak berani bicara. Alasan klasiknya adalah “takut”.

Jika sekiranya diam itu bijak maka diamlah. Tapi jika diammu diinjak maka bicaralah!

Walaupun ada pepatah yang mengatakan diam adalah emas, tapi kamu terus menerus menjadi seorang yang pendiam, mungkin orang sekitar jadi sungkan denganmu. Misalkan, kamu sedang berdiskusi dengan teman, dan kamu enggak setuju tapi lebih memilih diam. Tentu enggak akan ada perubahan yang terjadi.

Lebih baik untuk bersikap terbuka dengan teman, atau kerabatmu dengan berani untuk mengutarakan pendapat. Yakinlah, enggak ada yang salah atau benar karena setiap orang memiliki pola pemikiran yang berbeda-beda. Jadi, jangan takut akan hal itu, ya.