Kemendikbud Beri Kuota Gratis Untuk Dosen dan Mahasiswa, Ini Cara Ceknya!

Bantuan kuota data internet kepada 24,4 juta penerima mulai disalurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Rised dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Bantuan kuota internet dari Kemendikbud Ristek disalurkan setiap tanggal 11-15 terhitung sejak September sampai November 2021. Kuota ini berlaku selama 30 hari. Mendikbud Ristek Nadiem Makarim berharap bantuan kuota ini dapat meringankan beban para pendidik dan orangtua.

“Kami mendengarkan masukan dari banyak pihak yang menginginkan bantuan kuota data internet ini dilanjutkan. Alhamdulillah hari ini kuota data internet telah mulai disalurkan secara bertahap ke sekitar 24,4 juta peserta didik dan pendidik. Semoga ini dapat membantu meringankan beban para pendidik dan juga orangtua,” kata Nadiem dalam keterangan tertulis dikutip dari Kompas.com, Sabtu (11/9/2021).

Rincian penyaluran bantuan kuota data internet lanjutan di bulan September 2021 disalurkan pada 22,8 juta nomor ponsel peserta didik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi dan 1,6 juta pendidik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi.

Nadiem pun mengimbau kepala sekolah dan pimpinan perguruan tinggi untuk memutakhirkan data nomor ponsel peserta didik dan pendidik pada sistem data pokok pendidikan (Dapodik) dan pangkalan data pendidikan tinggi (PD Dikti).

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Kemendikbud juga meminta agar tidak lupa mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) di portal vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk PAUD, pendidikan dasar dan menengah, atau kuotadikti.kemdikbud.go.id untuk jenjang pendidikan tinggi.

Nadiem bersama Kementerian/Lembaga terkait telah mengumumkan adanta pemberian bantuan kuota data internet lanjutan pada 8 Agustus 2021. Besaran bantuan yang dialokasikan bagi peserta didik PAUD adalah 7 GB/bulan.

Selanjutnya, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapat bantuan 10 GB/bulan. Sementara itu, guru PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 12 GB/bulan. Bagi mahasiswa dan dosen diberikan bantuan sebesar 15 GB/bulan.

Keseluruhan bantuan kuota data internet tersebut dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi kecuali yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), serta laman yang tercantum pada situs resmi Kemendikbud Ristek: kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

Bantuan paket kuota data internet adalah bantuan yang diberikan Kemendikbudristek kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen berupa kuota data internet seluler dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah pada masa pandemi Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19).

Rincian bantuan kuota data internet dibagi menjadi empat kategori yaitu sebagai
berikut:
• Peserta Didik Jenjang PAUD: 7 GB / bulan.
• Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah: 10 GB / bulan.
• Pendidik Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah: 12 GB / bulan.
• Dosen dan Mahasiswa: 15 GB / bulan

Setelah melakukan apa yang diminta oleh Kemendikbud, langkah selanjutnya adalah dengan mengecek apakah bantuan kuota internet sudah masuk atau belum. Berikut caranya dikutip dari kompas.com:

  • Telkomsel: melalui SMS dari Telkomsel atau dengan hubungi *888# dan aplikasi MyTelkomsel.
  • Indosat: melalui aplikasi myIM3 atau dengan hubungi nomor USSD *123*075# lalu pilih nomor satu.
  • Tri: dengan hubungi nomor USSD *123*10*3# atau lewat aplikasi Bima+
  • XL dan Axis: melalui nomor *123# lalu pilih info atau lewat aplikasi aplikasi myXL dan AxisNet.

Segala upaya terus dilakukan agar proses belajar mengajar di era Pandemi COVID-19 tidak terkendala. Semua pihak baik pemerintah, kampus mau pun murid/mahasiswa harus saling bahu membahu agar proses belajar tidak terkendala.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus IT di Bali juga berupaya agar proses belajar mengajar di era Pandemi COVID-19. Apalagi banyak orangtua terdampak perekonomiannya akibat Pandemi COVID-19.

Oleh sebab itu, STIKI Indonesia yang merupakan Kampus Swasta di Bali ini menyediakan sejumlah beasiswa kepada mahasiswa. Berikut sederet beasiswa yang disediakan oleh Kampus IT terpopuler di Bali ini:

1. Beasiswa KIP-Kuliah

Program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru yang terkendala finansial dan terdata di Dinas Sosial atau yang pernah mengikuti program KIP saat menjadi siswa/i SMA/SMK.

Biasanya persyaratannya dengan menunjukkan bukti fotocopy rapor yang telah dilegalisir Kepala Sekolah selain syarat memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Siswa Miskin (BSM), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau sejenis.

2. Beasiswa Bantuan Biaya Pendidikan UKT/SPP

Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini bertujuan membantu mahasiswa terdampak pandemi COVID-19 untuk tetap dapat melanjutkan studi di Perguruan Tinggi.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif yang tercatat di PDDikti dengan IPK 3.00 dan sedang menjalani perkuliahan yang mengalami kendala finansial karena terdampak pandemi COVID-19.

3. Beasiswa Prestasi Kompetisi Mahasiswa STIKI Indonesia

Program beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi STIKI Indonesia yang dikelompokkan dalam kategori:

  • Prestasi Mahasiswa Bidang Akademis/Ilmu Pengetahuan Individu
  • Prestasi Mahasiswa Bidang Akademis/Ilmu Pengetahuan Kelompok
  • Prestasi Mahasiswa Bidang Non Akademis Individu
  • Prestasi Mahasiswa Bidang Non Akademis Kelompok

4. Beasiswa Ikatan Keluarga Alumni (IKA)

Beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan dan kesempatan belajar bagi mahasiswa yang mengalami kendala finansial serta mendorong dan mempertahankan semangat belajar agar mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikannya tepat waktu. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa program Strata 1 (S1) dari program studi Teknik Informatika dan Sistem Komputer .