Generic placeholder image

“Buat Gitu Aja Kok Lama?!”

30 Jun 2021   Berita

Bekerja sebagai seorang karyawan memang terkadang menyebalkan. Apalagi kalau punya atasan yang bisa cuma meminta ini itu tanpa memikirkan efeknya ke karyawan. Buat kamu yang masih mahasiswa harus tahu ada kalimat sakti dari atasan yang mengeluhkan pekerjaan karyawan yang selesainya lama.

Padahal para atasan di perkantoran tidak tahu bagaimana sulitnya membuat pekerjaan yang diminta tersebut. Hal ini terjadi paling lumrah pada karyawan yang memiliki jobdesk membuat konten. Entah itu admin social media, content writer, videografer, desainer grafis dan sebagainya.

“Buat Gitu Aja Kok Lama”. Itu kalimat sakti dari para atasan ke bawahan. Mungkin ada kamu yang pernah kena kalimat tersebut.

Untuk kamu yang masih kuliah ini bukan bentuk yang menakutkan untukmu ya. Sebab, ada caranya untuk menghindari hal tersebut. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan meningkatkan kemampuan komunikasi kamu. Bayangkan, kalau kamu jago berkomunikasi maka atasan kamu nanti luluh juga.

Memiliki komunikasi yang baik bukan berarti mengajarkan kamu untuk bisa mencari berbagai alasan. Memiliki komunikasi yang baik adalah dengan mampu merangkai kata-kata yang indah sehingga dengan mudah dapat diterima oleh lawan bicaramu termasuk atasan kamu.

Kampus IT di Bali, kampus swasta di bali, kampus IT

Kemampua berkomunikasi yang baik adalah salah satu soft skill yang harus kamu miliki. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan kampus IT di Bali yang memiliki konsentrasi mengasah kemampuan soft skill mahasiswanya.

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat saat ini tentu tidak hanya dibutuhkan hard skill semata. Menguasai soft skill berarti setiap orang diminta dapat memiliki kemampuan kerja yang berkualitas. STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali sadar akan hal tersebut.

iCIMS Hiring Insights (2017) menemukan bahwa “94 persen dari perekrut profesional percaya bahwa seorang karyawan dengan soft skill yang lebih kuat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk dipromosikan ke posisi kepemimpinan daripada seorang karyawan dengan pengalaman bertahun-tahun tetapi soft skill-nya yang lemah.”

Setidaknya ada 10 soft skill yang harus kamu kuasai untuk dapat bersaing dan bertahan di masa depan. Kesepuluh soft skill itu di antaranya:

Berpikir Kritis

Komunikasi yang baik

Mengakses, menganalisis dan mensintesis informasi

Rasa ingin tahu, kreatif dan inovatif

Kepemimpinan

Kemampuan beradaptasi

Kerja sama dan kolaborasi

Public speaking

Manajemen waktu

Networking

 

Generic placeholder image

Rekomendasi Podcast Belajar Programming, Cocok Untuk Pemula!

29 Jun 2021   Berita

Saat ini untuk belajar programming bisa lewat berbagai cara. Kamu jenuh membaca? Jenuh menonton? Ayo coba mendengar belajar dunia programming lewat podcast! Mendengarkan podcast kamu bisa belajar tentang banyak hal mulai dari pemrograman hingga tentang para profesional yang bercerita tentang berkarier di profesi yang tengah diminati ini.

Nah berikut ini ada sejumlah podcast yang cocok untuk belajar programming bagi para pemula:

Ceritanya Developer

Rekomendasi Podcast yang pertama adalah Ceritanya Developer. Dilansir Glints, podcast ini mertempat para programmer, developer, hingga software engineer berbagi keseharian mereka.

Dari mana mereka memulai karier? Apa komputer programming pertama mereka? Bagaimana mereka membagi waktu personal dan profesional?

Semuanya bisa kamu dengarkan di Ceritanya Developer yang bisa kamu putar di Spotify, Apple Podcast, atau Google Podcast!

CodeNewbie

Sama seperti namanya, CodeNewbie diciptakan untuk para pemula dalam dunia coding. Podcast ini hadir setiap minggu dengan bintang tamu praktisi berpengalaman.

Mereka akan bercerita soal hal-hal teknis seperti tools pemrograman, hingga berbagai isu seperti senioritas alias ageism di dunia IT. Podcast ini bisa kamu dengar di Spotify dan Apple Podcast.

Kampus IT di Bali, Kampus Swasta di Bali

Programming Throwdown

Ingin belajar hal-hal teknis pemrograman dari dasar? Programming Throwdown adalah jawabannya! Setiap episode dari podcast ini menawarkan informasi tentang programming dasar. Semuanya dikupas satu per satu, dengan bahasa yang ramah pengguna. Merasa podcast ini cocok untuk telingamu? Dengarkan lewat Apple Podcast, ya!

Podcast Teh Atau Kopi

Podcast ini dibuat oleh Hilman Ramadhan yang merupakan pendiri sekolahkoding.com, berisi wejangan-wejangan untuk para programmer pemula hingga senior.

Bagi kamu yang ingin terjun serius ke dunia programming ada baiknya belajar di tempat yang tepat. Bagi kamu yang baru lulus SMA dan ingin menjadi programmer ada baiknya bergabung menjadi bagian dari STMIK STIKOM Indonesia (STIKI).

STIKI Indonesia merupakan Kampus IT di Bali yang memiliki dua program studi, yaitu Teknik Informatika dan Sistem Komputer. Program studi Teknik Informatika di kampus swasta di Bali ini memiliki tiga peminatan di antaranya Manajemen Teknik Informatika, Desain Grafis dan Multimedia dan Komputer Akuntansi dan Bisnis.

Generic placeholder image

PKM STIKI Peduli, Dosen Bahasa Inggris Latih Kemampuan Reading di 2 Yayasan

28 Jun 2021   Berita

Pandemi Covid-19 telah mengubah segala hal termasuk dunia pendidikan. Saat ini, Pandemi Covid-19 mengubah pendidikan dari proses pembelajaran tatap muka menjadi belajar daring (online).

Pembelajaran secara online tentu ada yang tidak siap karena kekurangan fasilitas yang memadai khususnya panti asuhan yang dinaungi oleh yayasan masing-masing. Oleh sebab itu, perlunya ada perhatian khusus agar proses belajar dari anak-anak tidak terdampak khususnya pembelajaran Bahasa Inggris.

Hal ini yang mendorong Dosen Bahasa Inggris STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) untuk melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM STIKI Peduli ini dimotori oleh Kadek Yogi Susana, S.S. M.Hum, Maria Osmunda Eawea Monny, S.Pd., M.Hum, I Kadek Agus Bisena, S.Pd., M.Agb., Agus Ari Iswara, S.S., M.Hum, dan Ni Putu Dian Indra Pratiwi, S.Pd., M.Pd menyelenggarakan pelatihan keterampilan membaca (Reading) untuk anak-anak di panti asuhan Tat Twam Asi dan Dharma Jati, Denpasar.

Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui media Google Meet dan diikuti oleh anak-anak dari jenjang SMA. Kegiatan berlangsung pada tanggal 23 Mei dan 29 Mei 2021. Kegiatan ini dilatarbelakangi masalah yang dihadapi oleh anak-anak di kedua panti asuhan yaitu keinginan mereka yang besar untuk mengembangkan kemampuan reading agar dapat memahami teks dari konteksnya.

kampus IT di Bali, Kampus swasta di Bali

“Sementara mereka terkendala kurangnya kepercayaan diri terhadap pengetahuan bahasa yang baik dan benar maka para dosen berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan pelatihan ini,” kata Ketua Pelaksana kegiatan ini Kadek Yogi Susana kepada Tim Humas STIKI Indonesia, Senin (28/6/2021) lalu.

Yogi menjelaskan tujuan pelatihan ini adalah untuk berbagi pengetahuan dan membantu peserta dalam memahami dan mempraktekan keterampilan membaca dalam bahasa Ingrris secara secara intensif. Pemateri memberikan tips dan trik terkait hal-hal yang perlu diperhatikan oleh peserta saat membaca teks dalam bahasa Inggris seperti intonasi, tanda baca, pelafalan dan lain-lain.

Pada kesempatan ini pula, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan membaca teks dalam bahasa Inggris dan menerjemahkan teks sesuai dengan konteks yang ada dalam kalimat. Peserta sangat antusias berlatih membaca teks berbahasa Inggris meskipun masih ada beberapa kesalahan kebahasaan dan itu menjadi bahan bagi dosen pemateri untuk memberikan koreksi sebagai evaluasi dan dilanjutkan dengan diskusi bersama.

Total jumlah peserta dari kedua yayasan yang mengikuti pelatihan bahasa Inggris ini sebanyak 33 orang. Peserta begitu bersemangat mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang diberikan mudah dipahami dan pemateri memandu mereka dalam suasana yang fun.

Para ketua yayasan dari panti asuhan sendiri berharap akan ada pelatihan-pelatihan sejenis lagi dari LPPM STIKI Indonesia sebagai program yang berkelanjutan.

Kadek Yogi Susana memberikan motivasi kepada peserta agar terus berlatih bahasa Inggris dan memanfaatkan kesempatan belajar dari rumah semaksimal mungkin dengan menggunakan media dan aplikasi online yang ada dalam meningkatkan kompetensi reading khususnya. Diharapkan pandemi ini tidak menyurutkan keinginan mereka untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.