Generic placeholder image

Ciptakanlah Hari Esok, Daripada Kamu Mengkhawatirkan Apa yang Terjadi Kemarin

23 Okt 2021   Berita

Untuk menjadi pribadi yang hebat salah satunya adalah dengan mempersiapkan masa depan. Tatap hari esok! Pendiri Apple Steve Jobs pernah berkata: “Ciptakanlah Hari Esok, Dari Pada Kamu Mengkhawatirkan Apa Yang Sudah Terjadi Kemarin”

Kutipan dari Steve Jobs ini mengingatkan kita akan pentingnya mempersiapkan hari esok ketimbang terjebak dengan hari kemarin yang mengecewakan.

Steve Jobs selalu dikenang sebagai sosok yang menginspirasi dunia dengan inovasinya. Banyak yang kehilangan sosoknya. Oleh sebab itu, ada baiknya membedah ilmu yang bisa dipelajari dari sosok yang wafat pada 5 Oktober 2011 ini.

Ilmu yang bisa dipelajari dari Steve Jobs ini diceritakan oleh Guy Kawasaki yang merupakan seorang evangelist industri selama lebih dari 30 tahun. DIa pernah bekerja dengan Steve di Apple. Selama bekerja dengan Steve, Guy banyak belajar.

Berikut ilmu yang bisa dipelajari dari Steve Jobs dikutip dari liputan6.com:

Jangan tanya pasar

Guy Kawasaki mengatakan dalam mendesain dan memasarkan produk, jangan tanya apa yang pasar mau. “Steve bilang, pasti pelanggan ingin perangkat yang performanya bagus dan murah, itu pasti semua maunya begitu. Dan pelajaran yang saya ambil jika ingin berinovasi ya jangan tanya mau mereka, pasti maunya begitu semua sama saja.”

Berani loncat

“Prinsip Steve sebagai inovator dan entrepreneur adalah berani meloncat ke inovasi yang lebih baik. Steve bilang ke saya, jangan melakukan hal yang 10 persen lebih baik dari inovasi yang sudah ada, tetapi lakukan hal 10 kali lebih baik,” kata Guy.

“Ini diimplementasikan di Apple. Untuk menyeimbangkan kebutuhan pasar, kami selalu ‘loncat’ ke inovasi terbaru. Ambil contoh seperti iPod yang waktu itu hadir untuk menggantikan Walkman, atau kehadiran iPhone yang menggantikan BlackBerry. Inovasi besar semacam itu terjadi karena entrepreneur berani meloncat ke inovasi yang di luar konsep mereka.”

Buat produk dengan konsep MVVVP

Dalam menggarap produk, Steve menekankan prinsip MVVVP (Minimum Viable Valuable Validating Product). Untuk sebuah produk disebutkan seharusnya memiliki kelima elemen tersebut.

“Ada beberapa perusahaan yang bisa menjual beberapa barang viable, tapi apakah valuable? Jadi, kalau memang ingin inovatif ya jangan buat produk viable saja, tapi valuable dan validating seperti MVVVP,” cerita Guy.

Kampus IT di Bali, Kampus Swasta di Bali, Kuliah di Bali

Desain itu penting

Steve Jobs mengingatkan pentingnya desain sebagai elemen utama produk. Bahkan, Apple tidak mempekerjakan perancang produk dengan latar belakang studi yang sama.

“Di Apple, kebanyakan itu engineer kita seniman. Contohnya waktu itu ada engineer kami sebelum bergabung ia bekerja sebagai musisi, tapi bisa desain perangkat Macintosh,” cerita Guy.

Polarisasi Pasar

Prinsip Steve Jobs adalah saat mau menjadi inovator kita harus mampu polarisasi pasar. ”Salah satu prinsip Steve, kalau mau jadi inovator ya kita harus polarisasi pasar, melihat penggunanya. Pasti ada sebagian besar (pengguna) yang menyukai produk kita, tetapi kita juga harus menerima fakta sebagian lainnya bisa saja membenci produk kita. Ini jelas tidak apa-apa. Justru yang terburuk itu adalah semua orang tidak menyukai produk.”

Percaya diri

Kunci utama adalah tentu percaya diri. Saat ada pihak yang tak setuju dengan konsep produk, jangan ambil pusing. Saat sudah sesuai dengan misi dan visi perusahaan dan pasar lanjutkan terus dan ambil risikonya. Ide besar tentu akan menciptakan tantangan besar dan menghasilkan perubahan besar.”

Boyong perubahan demi inovasi

Ilmu Steve Jobs terakhir yang patut dilakukan perusahaan teknologi adalah memboyong perubahan dalam berinovasi. Guy mengatakan, Apple besar karena Steve Jobs yang selalu berani dengan konsep dan ide gilanya.

“Apple sukses karena Steve Jobs selalu mengubah pikirannya demi inovasi. Maka itu, boyonglah perubahan, kita tidak melulu bertumpu pada satu ide yang itu-itu saja,” ujar Guy.

Untuk bisa menjadi seorang pengusaha memang dibutuhkan sosok yang bisa menginspirasi. Inspirasi memang bisa datang darimana saja. Salah satunya adalah dengan berkumpul dengan orang-orang yang tepat. Founder LinkedIn pernah berkata ““Cara tercepat mengubah dirimu adalah dengan BERKUMPUL dengan orang-orang yang dirimu ingin menjadi seperti mereka”.

Bagi kamu yang baru merintis satu usaha ada baiknya bergabung dengan program Inkubator Bisnis. Inkubator Bisnis adalah sebuah program atau organisasi yang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan dan keberhasilan perusahaan wirausaha melalui serangkaian sumber daya dan layanan pendukung bisnis yang dapat mencakup ruang fisik, modal, pembinaan, layanan umum, dan koneksi jaringan.

Program inkubasi bisnis sering kali disponsori oleh perusahaan swasta atau entitas kota dan lembaga publik, seperti perguruan tinggi dan universitas. Tujuan mereka adalah membantu menciptakan dan menumbuhkan bisnis dengan memberi mereka dukungan yang diperlukan serta layanan keuangan dan teknis. Ada sekitar 900 inkubator bisnis di seluruh negeri.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus IT di Bali memiliki Inkubator Bisnis yang berdiri pada tahun 2016. Memiliki visi menjadi inkubator bisnis yang mampu menghasilkan entrepreneur yang tangguh, mandiri, penuh determinasi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia yang juga merupakan technopreneur campus di Bali ini juga memiliki visi untuk menjadi lembaga yang mewadahi ide bisnis serta sumber daya manusia yang profesional.

Mewujudkan inkubator bisnis sebagai lembaga pendamping tenant yang terdepan dan bertanggungjawab melalui penerapan ilmu pengetahuan teknologi dan seni. Misi lainnya adalah Mewujudkan Inkubator Bisnis STIKI Indonesia yang handal dan terpercaya dalam meningkatkan kinerja tenant untuk meraih potensi pasar yang lebih luas.

Salah satu tenant Inbis STIKI Indonesia pada tahun 2019 berhasil memenangkan hibah Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi ( PPBT) yang difasilitasi oleh Kemenristek/BRIN.

Pada program yang bertujuan untuk membangun iklim yang kondusif serta tumbuh dan berkembangnya perusahaan rintisan berbasis teknologi, dan mendukung komersialisasi hasil litbang di Indonesia ini Inbis STIKI Indonesia berhasil memperoleh hibah sebesar Rp. 407.048.000 dengan jenis PPBT yang bergerak dibidang produk dan jasa Print 3 Dimensi (3D Printing).

Bali 3D 3 in 1 sebuah startup yang dibangun oleh tenant Inbis STIKI Indonesia dengan founder Putu Ary Widyandatara, Co-founder Dewa Putu Rama Prabawa, Inventor Edy Toha serta I Made Widyasmara sebagai Pendamping. Bali 3D 3 in 1 khusus bergerak di bidang produk dan jasa berupa printer 3D serta layanan jasa print 3D seperti pembuatan atau cetak casing HP, figur dan lainnya. Ayo tunggu apalagi jangan ragu untuk menjadi bagian dari Inbis STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali ini.

Generic placeholder image

Apa Keuntungan Mahasiswa Ikut Terlibat Dalam Penelitian Dosen?

19 Okt 2021   Berita

Seluruh dosen diwajibkan melakukan penelitian dalam periode waktu tertentu untuk meningkatkan mutu dari materi pendidikan perguruan tingkat lanjutan. Kewajiban ini merupakan salah satu yang diatur dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Banyak dosen sering mengajak mahasiswanya untuk membantu penelitian. Bagi mahasiswa yang diajak terlibat dalam penelitian bakal mendapatkan sejumlah keuntungan. Selain bisa mendapatkan uang, mahasiswa yang diajak dalam penelitian dosen bisa mendapatkan sejumlah keuntungan. Apa Saja? Simak uraiannya berikut ini seperti dikutip dari zonamahasiswa.id:

Bisa adaptasi dengan lingkungan baru

Penelitian biasanya dilakukan di luar ruangan kecuali kalau membutuhkan tes laboratorium. Oleh sebab itu, kamu tentu perlu adaptasi di lingkungan baru. Penelitian sendiri membutuhkan waktu yang panjang sehingga kamu akan menjalin relasi dengan orang-orang baru. Suasana dan lingkungan baru bisa membantu kamu untuk bisa beradaptasi dengan mudah apabila nanti telah lulus dari kampus.

Kaya pengalaman

Keuntungan ikut penelitian dosen adalah kaya akan pengalaman. Mahasiswa sudah sebaiknya untuk memperkaya pengalaman dengan hal baru. Pengalaman adalah guru dari semua hal.

Mendapat banyak ilmu

Ilmu pengetahuan bersumber darimana saja. Ilmu tidak selalu didapat di kelas mau pun buku. Penelitian akan mendapatkan banyak hal yang bisa kamu pelajari dan rasakan. Penelitian juga bisa mengimplementasikan ilmu yang kamu dapatkan.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan Kampus IT di Bali memberikan peluang bagi mahasiswa yang ingin berkolaborasi dengan dosennya dalam penelitian.

Skema ini bernama PDM (Penelitian Dosen Mahasiswa). Skema ini bisa diikuti oleh Dosen STIKI (NIDN STMIK STIKOM INDONESIA) minimal Asisten Ahli dengan H-index 1 (Google Scholar) dan Mahasiswa STIKI.

Target Luaran: Jurnal Nasional Terakreditasi minimal terindeks S4 atau Prosiding Seminar Internasional bereputasi (terindeks Scopus, IEEE, SPIE atau yang setara). PDM dilaksanakan per semester.

Skema PDM ini memiliki sejumlah manfaat di antaranya: Mengasah kemampuan di bidang penelitian ilmiah, Meningkatkan pengetahuan pada suatu topik keilmuan tertentu (objek penelitian), dan Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian ilmiah. Berikut salah satu contoh Penelitian Dosen Mahasiswa yang ada di STIKI Indonesia yang merupakan Kampus Swasta di Bali:

Kampus IT di Bali, Kuliah di Bali, Kampus Swasta di Bali

Kampus IT di Bali, Kampus Swasta di Bali, kuliah di bali

Generic placeholder image

Penantian Panjang 19 Tahun, Indonesia Juara Thomas Cup 2020

18 Okt 2021   Berita

Puasa gelar Thomas Cup selama 19 tahun akhirnya berakhir sudah. Pada partai Final Thomas Cup, Minggu (17/10) malam tim Indonesia mengunci gelar juara usai Jonatan Christie menang partai ketiga. Pebulutangkis yang akrab disapa Jojo itu mengalahkan Li Shi Feng 21-14, 18-21 dan 21-14.

Indonesia menang 3-0 setelah sebelumnya Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14 dan 21-16. Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengalahkan He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan dua set langsung 21-13 dan 21-19.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri puasa gelar Indonesia menjuarai Thomas Cup yang terakhir kali direngkuh pada tahun 2002. Tahun 2002, Taufik Hidayat dkk mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2 di Guangzhou, China.

Setelah meraih gelar tahun 2002 tersebut, Indonesia tidak bisa menghentikan dominasi China yang meraih enam gelar dari delapan edisi terakhir.

Tambahan Thomas Cup tahun 2020 ini membuat Indonesia sebagai negara dengan gelar Thomas Cup terbanyak yakni dengan 14 trofi disusul China dengan 10 trofi, lalu Malaysia dengan lima trofi dan Denmark serta Jepang dengan masing-masing satu trofi.

Berikut ini ada sejumlah fakta menarik terkait kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020 dikutip dari liputan6.com:

1. Ini adalah gelar Piala Thomas ke-14 bagi Indonesia. Sebelumnya, Indonesia terakhir kali juara Piala Thomas pada 2002.

2 Kemenangan ini merupakan yang kedua bagi Indonesia atas China di final Piala Thomas. Indonesia pertama kali menang atas China terjadi pada edisi 1984 di Kuala Lumpur, Malaysia.

3. Rekor pertemuan Indonesia vs China di final Piala Thomas kini menjadi 3-3. Indonesia terakhir kali bertemu China di final pada 2010.

4. Indonesia masih menjadi negara dengan koleksi trofi Piala Thomas terbanyak. China mengikuti di posisi kedua dengan 10 gelar.

5. Ini merupakan kali pertama sejak edisi 2012, tim yang masuk final menang dengan skor 3-0. Sebelumnya, China menang 3-0 atas Korea Selatan.

Kampus IT di Bali, Kampus Swasta di Bali, Kuliah di Bali

Bulutangkis dan Indonesia

Bulutangkis merupakan cabang olahraga primadona di Indonesia. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap bulutangkis hampir sama dengan sepakbola. Indonesia bahkan sudah sejak lama dikenal sebagai rajanya bulutangkis dunia. Dari tahun 1970a-an hingga 1990-an, Indonesia selalu bisa menjadi juara. Maka tak heran, Indonesia disegani oleh negara-negara yang saat ini bulutangkisnya tengah maju seperti China, Korea, Jepang, Malaysia dan Denmark.

Indonesia menjadi kiblat bulutangkis dunia.Alasannya karena para atletnya sealu menyumbang banyak prestasi di level dunia. Prestasi ini telah diukir sejak tahun 1960-an.

Dilansir asumsi,co, kala itu Kala itu ada legenda-legenda bulutangkis Indonesia macam Rudy Hartono yang sukses mengabadikan namanya dalam Guinness Book of World Record sebagai pemegang rekor All England. Rudy pernah meraih delapan gelar All England, tujuh gelar di antaranya diraih secara beruntun dari 1967 sampai 1974.

Prestasi bulutangkis Indonesia di era itu, terus berlanjut dan berulang. Setelah Rudy Hartono, ada pula Liem Swie King yang muncul sebagai pemain top dunia di sektor tunggal putra.

Liem Swie King pernah 33 bulan tak tersentuh oleh kekalahan. Ia juga dikenal sebagai pebulutangkis dengan pukulan smash yang sangat kuat dan lompatan yang tinggi, hingga pukulannya dijuluki “King Smash”.

Liem pernah meraih tiga gelar juara All England, empat gelar juara SEA Games dan medali emas Asian Games Bangkok 1978. Liem juga pernah enam kali membela tim Thomas Cup Indonesia dengan tiga kali di antaranya berhasil mengantarkan Indonesia menjadi juara.

Selain itu, ada juga nama-nama besar seperti Christian Hadinata, Rexy Mainaky/Ricky Soebagja, Susi Susanti, Taufik Hidayat, hingga generasi saat ini ada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, Jonatan Christie, Anthony Ginting, sampai Gregoria Mariska.

Bulutangkis merupakan olahraga favorit di Indonesia. Bulutangkis merupakan olahraga segala kalangan, tua muda siapa saja senang memainkannya. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan Kampus IT di Bali juga memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis. UKM Bulutangkis di STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali ini bernama Badminton STIKI Indonesia memiliki kegiatan “We Badminton” yang merupakan kegiatan berupa latihan bersama antar anggotanya.