Generic placeholder image

Eranya Video Singkat, Youtube Shorts Muncul Saingi TikTok dan Reels

23 Jul 2021   Berita

Youtube meluncurkan fitur baru bernama Shorts. Fitur ini merupakan fitur untuk berbagi video pendek seperti yang tersedia di TikTok dan Reels di Instagram.

Lewat Shorts, Youtube diyakini ingin bersaing dengan TikTok dan Reels di Instagram.

Keberadaan YouTube Shorts pun sebelumnya sudah diperkenalkan terlebih dahulu untuk pengguna YouTube di wilayah India dan Amerika Serikat.

Youtube Shorts sudah tersedia di Indonesia, berikut cara upload video YouTuber Shorts via Android atau iOS. Mau tahu bagaimana langkah-langkahnya? Simak yuk selengkapnya berikut ini dikutip dari grid.id.

Cara Upload Video YouTube Shorts

1. Install atau update apllikasi YouTube melalui Google Play Store atau App Store ke versi aplikasi 12.26.36 (resmi) atau 12.27.34 (YouTube Beta)

2. Buka aplikasi dan klik tombol ‘+’ yang ada dibagian tengah layar

3. Setelah itu pilih opsi ‘Shorts beta’, kemudian berikan izin akses aplikasi YouTube untuk bisa membuka kamera dan mic pengguna

4. Langkah berikutnya kamu bisa langsung mengambil video YouTube Shorts dengan durasi 15 detik atau 60 detik

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kampus IT

5. YouTube Shorts juga menawarkan tools seperti pengaturan ‘Kecepatan’ dan Timer’ untuk memvariasikan pengambilan video

6. Kamu pun bisa langsung menambahkan suara sebagai backsound layaknya TikTok dan Reels

7. Nampaknya YouTube mengandalkan suara-suara yang ada tersedia di platformnya untuk bisa digunakan untuk memaksimalkan YouTube Shorts

8. YouTube pun akan membiarkan kamu untuk mengupload video yang sudah ada di galeri smartphone dengan mengklik logo ‘Galeri’ yang ada di sebelah kiri layar

9. Kalau sudah, nantinya kamu bisa menyunting ulang video dengan menggunakan empat fitur bawaan yaitu “Suara”, “Teks”, “Linimasa”, dan “Filter”

10. Klik “Berikutnya” dan kamu bisa langsung mengisi beberapa kolom seperti judul, penyetelan visibilitas, dan pemilihan penonton

11. Jangan lupa juga untuk memasukkan hastag atau tagar yang sesuai dengan video yang diposting

12. Terakhir kamu bisa langsung klik tombol “Upload” dan nantinya video YouTube Shorts akan otomatis muncul di halaman awal channel YouTube kamu.

TikTok memang masih menjadi ‘raja’ untuk aplikasi video singkat. Hal ini terbukti dari Reels di Instagram yang masih sering ditemukan bahwa video unggahan merupakan video dari TikTok. Begitu pun Youtube Shorts yang masih terlihat bahwa sejumlah pengguna mengunggah ulang video yang dibuat di TikTok.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan Kampus IT di Bali yang menggunakan ketiganya untuk mengajikan konten yang bermanfaat bagi mahasiswa mau pun bagi publik. Berikut akun STIKI Indonesia yang merupakan Kampus Swasta di Bali ini.

Instagram

Youtube

TikTok

Generic placeholder image

Cara Menghemat Kuota Saat Buka Instagram, Sudah Tahu Belum?

14 Jul 2021   Berita

Kita semua fakir kuota tentu memiliki problem yang sama saat ingin membuka Instagram. Maklum, kalau tidak menemukan wifi terpaksa membuka Instagram dengan cellular data sendiri. Boros!

Ada 2 cara dalam menghemat komsumsi data di aplikasi Instagram, yakni dengan menggunakan mode hemat daya dan menurunkan resolusi media. Artinya, dengan 2 cara itu, maka kuota data internet pengguna bisa ‘bertahan’ lebih lama.

Meski demikian, ada dampak di balik mode hemat data di atas. Pertama, memuat video jadi lebih lama, dan kedua, kualitas media akan jadi menurun, demikian dikutip dari laman Help Instagram. Berikut 2 cara tersebut dikutip dari tirto.id:

1. Mode Hemat Daya

Instagram secara default melakukan pramuat video agar video dimulai lebih cepat bila memungkinkan. Apabila ingin mengurangi jumlah data seluler yang digunakan di aplikasi Instagram, maka bisa memilih untuk tidak melakukan pramuat video Instagram melalui koneksi seluler.

Berikut cara untuk menggunakan lebih sedikit data di Instagram:

Buka profil Anda dan ketuk ikon tiga baris

Ketuk Pengaturan

Ketuk Akun > Penggunaan Data Seluler.

Di samping Gunakan Lebih Sedikit Data (iPhone) atau Penghemat Data (Android), ketuk togle ke posisi on untuk mengaktifkannya

kampus IT di Bali, Kampus swasta di bali, Kampus IT

Sebagai informasi, apabila memilih untuk menggunakan pengaturan ini, maka video bisa membutuhkan waktu muat lebih lama melalui koneksi seluler. Memilih menggunakan pengaturan ini tidak memengaruhi fungsi Instagram jika menggunakan WiFi.

2. Menurunkan Resolusi Media

Bagi pemilik perangkat Android, setelah memilih untuk menggunakan pengaturan penghemat data, mereka juga bisa memilih kapan Instagram akan menampilkan media beresolusi tinggi.

Untuk memilih kapan Instagram akan menampilkan media beresolusi tinggi, setelah melakukan petuntuk Mode Hemat Data di atas, ketuk Media Beresolusi Tinggi, lalu ketuk:

Tidak Pernah: Instagram tidak akan pernah menampilkan media beresolusi tinggi

WiFi Saja: Instagram hanya akan menampilkan media beresolusi tinggi ketika perangkat terhubung ke WiFi
Seluler + WiFi: Instagram akan menampilkan media beresolusi tinggi ketika perangkat terhubung ke data seluler atau WiFi

Generic placeholder image

Lagi Populer, Cari Tahu Konsep Berpikir “Without The Box”

09 Jul 2021   Berita

Kita selalu mendengar bahwa kita harus memiliki konsep berpikir “Out Of the Box”. Namun, konsep itu sudah dianggap usang dan mulai populer digantikan dengan konsep “Thinking Without The Box”. Dilansir Glints, Konsep thinking without the box merupakan konsep berpikir yang tidak dibatasi oleh aturan sama sekali.

Jika thinking outside the box menuntutmu untuk berpikir dari perspektif yang berbeda dari sebuah masalah, konsep ini justru mendorongmu untuk berpikir dari perspektif yang benar-benar baru. Artinya, kamu didorong untuk berpikir tanpa terpengaruh konsep atau aturan apapun.

Konsep berpikir ini akan memberikan manfaat berikut:

Mendorongmu untuk selalu berpikiran terbuka

Menantangmu untuk menghadapi berbagai tantangan yang berbeda

Membantumu mendapatkan kesempatan baru

Cara mengembangkan thinking without the box

1. Prioritaskan kreativitas

The HR Director menyebut bahwa salah satu cara mengembangkan konsep thinking without the box adalah dengan memprioritaskan kreativitas. Kreativitas dan inovasi adalah dua hal yang saling berkaitan. Untuk itu, ketika berpikir menggunakan konsep ini, prioritaskan kreativitasmu terlebih dahulu. Abaikan segala bentuk aturan atau persepsi yang ada.

2. Belajar dari kegagalan kegagalan

Untuk mengembangkan thinking without the box, coba renungkan, sudah berapa kali kamu belajar dari kesalahan sebelumnya? Ketika kesalahan terjadi, catat apa yang terjadi dan pelajari kegagalan tersebut untuk masa depan. Memiliki alat dan proses yang tepat dapat membantu mengubah kesalahan masa lalu menjadi pelajaran. Alih-alih berfokus pada hal-hal negatif, pelajari kegagalan yang kamu alami untuk hasil yang baru, sukses, dan kreatif.

3. Pahami bahwa aturan adalah pilihan

Forbes menyebut bahwa untuk mengembangkan thinking without the box adalah memandang aturan dan batasan dalam berpikir sebagai sebuah pilihan. Aturan atau batasan terkadang dapat menjadi hambatanmu untuk mengembangkan pemikiran yang lebih kreatif. Untuk itu, kamu harus memahami bahwa aturan tersebut adalah sebuah pilihan yang boleh kamu ikuti ataupun abaikan. Bahkan, Forbes menyarankan untuk mengabaikan aturan atau batasan tersebut untuk mengembangkan konsep berpikir ini.

kampus IT di Bali, Kampus swasta di Bali, Kampus IT

4. Hindari rutinitas

Cara selanjutnya untuk mengembangkan thinking without the box adalah dengan meminimalisir rutinitas. Temukan cara untuk meminimalkan rutinitas dalam hidupmu. Jangan mengambil pendekatan yang sama untuk memecahkan masalah. Lihatlah hal yang sama seperti orang lain dan pikirkan sesuatu yang berbeda.

Terus lakukan hal-hal baru sampai kamu tidak lagi memiliki rutinitas. Kemudian, nikmati pertumbuhan ide-ide baru yang siap kamu terapkan. Jika kamu terjebak dalam siklus yang memperlambat proses berpikirmu, segera tinjau kembali rutinitasmu dan buat perubahan yang diperlukan.

5. Singkirkan kebiasaan yang menghambatmu untuk berubah

Sikap negatif, takut gagal, perfeksionisme, mengikuti aturan konvensional tanpa mempertanyakan efisiensi semuanya terbukti menghambat kreativitas. Untuk mengembangkan konsep berpikir ini, kamu perlu meninjau dan memverifikasi apakah ide-idemu benar-benar memberi hasil terbaik atau malah menghalangimu untuk mengembangkan diri.

6. Belajar hal baru

Mempelajari hal baru bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan thinking without the box. Baca majalah, jurnal, blog bisnis, atau buku di industri selain industrimu sendiri yang mengajarkan bagaimana tugas atau proses bisnis diselesaikan di sektor itu. Kamu dapat menerapkan beberapa ide tersebut dalam strategi terbarumu.

Cobalah membaca sesuatu yang belum pernah kamu sentuh sebelumnya. Jika kamu suka membaca fiksi sastra, cobalah novel misteri atau fiksi ilmiah. Kalau kamu banyak membaca novel detektif, maka coba novel misteri. Sementara kalau kamu senang membaca buku yang berhubungan dengan bisnis, beralih dengan membaca buku dan blog dengan topik selain bisnis.

7. Kembangkan kemampuan mendengar aktif

Kemampuan mendengar aktif juga dibutuhkan untuk mengembangkan thinking without the box. Kamu harus mampu mendengarkan, mendukung, memelihara dan menghormati orang lain ketika mereka datang dengan ide-ide baru. Jangan menjatuhkan ide baru dari tim atau kolegamu, beri mereka kesempatan untuk menjelaskan idenya sebelum mempertimbangkannya.