Generic placeholder image

Akankah Blazor Menggantikan JavaScript?

23 Ags 2021   Berita

Microsoft merilis Blazor sebagai alternatif daripada menggunakan kerangka kerja javascript (Vue, Angular, React, dll). Blazer adalah kerangka kerja sumber terbuka dan lintas platform baru untuk membangun UI sisi klien interaktif dan dikembangkan oleh Microsoft.

Blazor menggunakan bahasa HTML, CSS, C#. Blazor akan compile C# ke WebAssembly yang lebih cepat dari JavaScript. Lantas, apakah Blazor akan menggantikan JavaScripct?

Dilansir codepolitan.com, seperti yang disebutkan keuntungan utama dari memakai Blazor yaitu C#. Dengan menggunakan C#, developer yang terbiasa dengan backend C# tidak perlu lagi belajar JavaScript untuk menjadi fullstack.

Selain itu, WebAssembly sudah terbukti jauh lebih cepat daripada JavaScript. Untuk beberapa contoh kasus seperti Game online, Membuat file .pdf, atau processing foto & video, Blazor akan jauh lebih cepat.

Perbandingan kerangka JavaScript dengan Blazor

Blazor VS React.js

  • Blazor dan React digunakan untuk pembuat aplikasi web. Dilansir geeksforgeeks, kedua kerangka kerja adalah open-source. React memiliki pustaka JavaScript terperinci untuk antarmuka pengguna interaktif yang dikembangkan.
  • Blazor memiliki framework UI menggunakan bahasa pemrograman C# dan, HTML Razor berjalan dengan bantuan browser menggunakan web assembly. Di Blazor DOM inkremental digunakan tetapi dalam reaksi virtual, DOM digunakan. Di Blazor, tidak perlu plugin dan, itu juga menyediakan rendering sisi server. React tidak menyediakan rendering sisi server. Blazor lebih efisien daripada bereaksi dan, Blazor juga menyediakan .net debugging.

Blazor VS Angular

  • Keduanya open source. Angular ada di JavaScript dan, Blazor mendukung bahasa pemrograman C#.
  • Angular adalah kerangka kerja siap produksi. Blazor menggunakan penjilidan satu arah, sedangkan Angular menggunakan penjilidan dua arah. Angular menggunakan DOM biasa dan, Blazor menggunakan DOM tambahan.
  • Angular menggunakan bahasa TypeScript dan, Blazor menggunakan perakitan web dan bahasa C#.
  • Untuk pengujian unit dan debugging menggunakan Jasmine Tool di Angular, Sedangkan pengujian dan debugging Blazor menggunakan placeholder pengujian Blazor. Angular sepenuhnya mendukung PWA tetapi, Blazor tidak dapat bekerja dengan PWA. Angular tidak mendukung rendering sisi server, sedangkan blazor mendukung rendering sisi server.

Blazor VS Vue.js

  • Keduanya open-source framework.Vue.js menggunakan framework JavaScript dan, Blazor menggunakan web assembly. Blazor menyediakan pengikatan satu arah, sedangkan vue.js menyediakan pengikatan dua arah.Vue.js menggunakan skrip dan bahasa JavaScript, sedangkan Blazor hanya menggunakan bahasa skrip. Angular menggunakan DOM virtual, sedangkan Blazor menggunakan DOM tambahan.
  • Kedua kerangka tersebut memiliki kepentingan yang berbeda. Keduanya memiliki fungsi yang sama dengan struktur yang berbeda. Angular, Vue.js, dan React adalah kerangka kerja JavaScript tetapi, Blazor bekerja pada perakitan web dan bahasa pemrograman C#.
  • Blazor menggunakan DOM inkremental dan, kerangka kerja JavaScript menggunakan DOM virtual. Blazor menggunakan model hosting yang bekerja pada sisi klien maupun sisi server. Blazor menyediakan rendering sisi server.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Dilansir ichi.pro, komponen Blazor dapat diimplementasikan dengan menggunakan sintaks Razor dengan kombinasi kode .NET. File Razor digunakan untuk implementasi daripada menggunakan file .cshtml.
Penanganan kejadian UI, pengikatan data, dan rendering pembaruan UI mudah dilakukan dan bekerja dengan lancar dengan komponen Blazor.

Dua modal hosting untuk membuat aplikasi web Blazor adalah:

Server Blazor

Dalam modal hosting ini, komponen Blazor dijalankan di server aplikasi ASP.NET Core. Semua interaksi dan pembaruan UI ditangani melalui koneksi SignalR . Aplikasi Blazor Server cepat dimuat dan mudah diterapkan.

Blazor WebAssembly

Dalam modal hosting ini, komponen Blazor dijalankan di browser yang menggunakan runtime .NET berbasis WebAssembly di sisi klien. Runtime .NET ini diunduh dengan aplikasi Blazor WebAssembly Anda dan memungkinkan menjalankan kode .NET normal langsung di browser. Tidak ada plugin atau transpilasi kode yang diperlukan. Blazor WebAssembly bekerja dengan semua browser web modern, baik desktop maupun seluler.

Mirip dengan JavaScript, aplikasi Blazor WebAssembly berjalan dengan aman di perangkat pengguna dari dalam kotak pasir keamanan browser. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai situs statis yang berdiri sendiri tanpa komponen server .NET sama sekali, atau dapat dipasangkan dengan ASP.NET Core untuk mengaktifkan pengembangan web tumpukan penuh dengan .NET, di mana kode dapat dengan mudah dibagikan dengan klien dan server.

Hubungan Dengan WebAssembly

WebAssembly atau sering disingkat WASM adalah standar baru yang dapat dijalankan di browser web modern yang membawa keragaman bahasa ke platform web. Bersama dengan CSS, HTML, dan JavaScript, WASM adalah bahasa keempat yang berjalan secara native di browser modern.

Ini adalah bahasa seperti assembly tingkat rendah yang menampilkan format biner kompak yang memungkinkan untuk menjalankan kode yang ditulis dalam beberapa bahasa seperti C / C ++, Java, dan Rust di web dengan kinerja yang mendekati asli.

Tujuan WebAssembly adalah untuk menyederhanakan aplikasi berkinerja tinggi pada halaman web. Namun, formatnya dirancang untuk eksekusi dan integrasi di lingkungan lain dan juga dapat berjalan bersama JavaScript.

Pada intinya kelebihan utama Blazor adalah memungkinkan untuk untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi berbasis browser menggunakan C#. Selama beberapa tahun terakhir, JavaScript (atau TypeScript) telah menjadi bahasa pemrograman utama yang digunakan untuk membuat frontend.

Jika kamu seorang pengembang .NET, kamu juga harus mempelajari JavaScript untuk menjadi web developer yang lengkap. Dengan Blazor, kamu dapat mengembangkan sisi server dan klien menggunakan C#.

Bagi kamu yang ingin menjadi web developer profesional tentu membutuhkan tempat yang tepat untuk belajar. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan kampus IT di Bali siap membantu mewujudkan cita-citamu sebagai web developer mau pun profesional di bidang IT.

Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia juga fokus ikut membantu mengembangkan mahasiswa yang memiliki minat untuk menjadi technopreneur. Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran mahasiswa baru bisa disimak di link berikut ini: sip.stiki-indonesia.ac.id

Generic placeholder image

Bahas Digital Skill, STIKI Jadi Narasumber di Pameran Pembangunan Prov Bali 2021

22 Ags 2021   Berita

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) menjadi narasumber dalam Talkshow dalam rangkaian dari Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2021 dalam rangka HUT Provinsi Bali ke-63 dan HUT Republik Indonesia Ke-76.

Kegiatan talkshow ini ini dilaksanakan melalui Youtube Live Streaming Pemerintah Provinsi Bali pada Rabu (18/8/2021) lalu. Pelaksanaan Pameran Pembangunan Provinsi Bali tahun ini dilaksanakan secara virtual mengingat masih dalam  situasi pandemi Covid-19.

Narasumber dari STIKI Indonesia diwakili oleh Wakil Ketua I Aniek Suryanthi Kusuma, S.Kom., M.Kom dengan membahas tema “Pentingnya  Digital Skill di Masa Pandemi”. Dalam pemaparannya, Aniek menjelaskan setiap pihak baik perusahaan bidang apa pun mau pun dunia bisnis kini beralih ke dunia digital di masa Pandemi COVID-19. Aktivitas dibatasi sehingga membuat orang terpaksa hanya di rumah saja. Maka, belanja secara daring menjadi pilihan. Oleh sebab itu, sudah seharusnya setiap pihak memahami pentingnya digital skill di Masa Pandemi.

Dampak Pandemi COVID-19 membuat dunia ekonomi dan bisnis terpukul. Maka, di masa pandemi ini pelaku usaha “dituntu untuk mengoptimalkan pemasaran online dan digital marketing sebagai sarana komunikasi dengan target konsumen. Bagi yang ingin belajar tentang dunia digital marketing, Aniek pun memberik tipsnya dalam talkshow ini.

“Yang paling utama belajar Digital Marketing adalah harus menguasai dulu produknya dan mengolahnya. Berdasarkan data statistik, konten marketing video lebih banyak dikuasai khususnya video dengan durasi siingkat. Kalau videonya terlalu panjang tidak disukai karena orang akan bosan,” kata Aniek dalam talk show, Rabu (18/8/2021).

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Selain itu, Aniek juga menjelaskan ada kecenderungan munculnya kebiasaan baru yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia selama Pandemi COVID-19. Banyak masyarakat Indonesia yang lebih rajin berselancar di internet sehingga banyak mempelajari hal baru bahkan bisa menghasilkan pendapatan di balik Pandemi COVID-19.

“Sekarang melihat internet melihat sosial media banyak orang yang dulu tidak bisa memasak kini bisa memasak bahkan bisa berjualan online. Ada juga yang lebih rajin berolahraga selama masa Pandemi karena di rumah saja,” ujar Aniek.

Dalam Talk Show, Aniek juga memaparkan konten apa yang paling banyak diakses oleh masyarakat selama masa Pandemi COVID-19. Konten video singkat menjadi konten yang paling banyak diakses oleh masyarakat.

“Menurut data rata-rata ada 100 video yang diakses dalam satu hari oleh masyarakat,” ujarnya.

Selama masa pandemi COVID-19 juga ada beberapa profesi yang naik daun dan banyak diminati. Aniek menjelaskan berdasarkan data, profesi yang paling banyak dicari oleh perusahaan adalah profesi seputar data analyst, big data, bisnis development dan Internet Of Things (IOT). STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali saat ini tengah melakuka perubahan kurikulum menuju Kampus Merdeka. Tujuan melakukan perubahan kurikulum selain merupakan kewajiban dari pemerintah sekaligus sebagai upaya agar lulusan dapat beradaptasi dengan kebutuhan di masa mendatang.

“Kami melakukan analisa apa pekerjaan nanti setelah mahasiswa lulus, mereka jadi apa? Dengan adanya Kampus Merdeka kita menyiapkan mahasiswa untuk go internasional, kita di kampus STIKI menyediakan sertifikasi serifikat internasional di samping ada ijazah yang menunjukkan dia ahlinya di bidang apa,” jelas Aniek.

Pameran Pembangunan Provinsi Bali dapat disaksikan secara virtual melalui laman https://pameran.baliprov.go.id/ yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 23 Agustus 2021.

Generic placeholder image

Apa Tips Biar Betah Ngoding?

21 Ags 2021   Berita

Ngoding merupakan kegiatan utama dari seorang programmer. Namun, banyak dari mereka apalagi mahasiswa jurusan IT yang tidak betah berlama-lama duduk depan komputer dan menatap kode-kode yang rumit.

Alasan bosan adalah dengan karena melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang. Nah, berikut ini ada sejumlah tips biar kamu betah ngoding.

1. Lakukan di tempat berbeda

Apabila kamu terbiasa ngoding di ruang kerja coba sekali-kali pindah. Kamu biasanya di dalam kamar coba pindah ke ruangan lain. Selain di rumah, tak ada salahnya apabila kamu mencoba melakukannya di kafe atau coworking space. Siapa tahu dengan keluar rumah bisa menimbulkan kembali semangat untuk ngoding.

2. Coba iseng jangan terlalu serius

Apabila ada waktu kosong coba untuk menerapkan skill ngodingmu untik iseng ke orang. Misalnya, coba saja ngoding program yang bisa memberikan kejutan ke pacar, gebetan atau temanmu. Buat saja aplikasi yang bisa membuat mereka kaget. Mungkin dengan membuat aplikasi yang tiba-tiba mengeluarkan hantu yang keluar tiba-tiba. Lumayan buat kamu jadi enggak bosan.

3. Sulap teks editor

Aktivitas ngoding biasanya dilakukan di text editor. Maka, perlu ‘menyulap’ teks editor sehingga enak dipandang. Coba dengan menginstall tema, color scheme atau plugin-plugin penunjang lainnya.

4. Ganti waktu ngoding

Apabila kamu terbiasa melakukannya malam hari mungkin tidak ada salahnya melakukannya pada siang hari. Selain mencoba hal baru, ngoding siang hari juga lebih baik untuk kesehatanmu. Tidak baik bagi kamu untuk selalu melek sepanjang malam di depan komputer.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

5. Cari ‘Rival”

Saat kamu bosan dan sudah tak terpacu dengan ngoding. Mungkin kamu mencoba untuk mencari rival. Ajak saja teman satu profesimu untuk ‘berlomba’ menyelesaikan satu program. Paling cepat akan mendapatkan hadiah. Bagi yang kalah akan memberikan hadiah atau mendapatkan hukuman. Maka, kamu bisa mulai kembali terpacu.

Ngoding memang menuntut kita untuk mengamati ratusan bahkan ribuan kode dalam suatu program. Satu kode saja salah otomatis program tidak dapat berjalan. Maka dari itu, belajar coding memang membutuhkan kesabaran sehingga dapat teliti memperhatikan setiap baris kodenya.

Apabila kamu kembali semangat maka motivasi utama kamu adalah mendapatkan uang. Tak apa, terpacu untuk mendapatkan uang. Toh, kerja kerasmu akan terbayar dan ingat punya uang banyak itu nikmat bukan?

STMIK STIKOM Indonesia yang merupakan Kampus IT di Bali siap membantumu dalam mewujudkan keinginan menjadi programmer.

STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali punya dua program utama yaitu Sistem Komputer dan Teknik Informatika yang memiliki tiga konsentrasi di antaranya Manajemen Teknik Informatika, Desain Grafis dan Multimedia dan Komputer Akutansi Bisnis.

Untuk program studi Sistem Komputer, STIKI Indonesia sebagai kampus swasta di Bali memiliki visi menjadikan program studi yang membentuk sarjana komputer yang memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi sistem cerdas dan sistem digital untuk mendukung perkembangan industri pariwisata berwawasan budaya.

Sementara itu, Teknik Informatika di kampus IT terpopuler di Bali ini memiliki visi menjadikan Program Studi yang membentuk sarjana komputer di bidang teknik informatika, dengan kemampuan mengolah serta menganalisa sistem informasi, multimedia, dan memanfaatkan teknologi terkini dalam mendukung perkembangan industri pariwisata berwawasan budaya.

STIKI Indonesia memang memiliki kurikulum yang mengedepankan wawasan budaya khususnya budaya Bali. Untuk kamu yang bukan warga Bali dan memilih kuliah di Bali maka dapat keuntungan sekaligus dapat mempelajari budaya tentang Bali.

Memutuskan kuliah di Bali juga memiliki banyak keuntungan. Kamu tahu sendiri Pulau Bali merupakan pusat pariwisata Indonesia karena memiliki panorama alam yang indah. Selain itu, budaya di Bali juga masih kental dan rasa toleransi di Bali sangat tinggi.