Generic placeholder image

Ini Alasan Kenapa Kamu Bakal Bahagia Punya Pacar Programmer!

01 Okt 2021   Berita

Programmer seringkali dicap sebagai orang yang lebih sayang dengan komputer dibandingkan pasangan sendiri. Padahal kamu perlu tahu programmer merupakan pasangan idaman. Tidak Percaya? Coba kamu simak sejumlah bukti ini kalau programmer merupakan pasangan idaman.

Simak uraiannya berikut ini seperti dikutip dari idntimes.com:

Programmer adalah pemecah masalah yang baik

Seorang programer sudah terbiasa menemui masalah-masalah dalam tugasnya dan menjawab permasalahan yang dihadapi. Oleh sebab itu, seorang programer akan berusaha keras untuk mencari logika yang tepat.

Kemudian dirangkai dalam bahasa pemrogramman untuk menghasilkan sebuah solusi aplikasi yang memudahkan pekerjaan kliennya. Pola pekerjaan seperti ini, membuat programmer menjadi sosok pemecah masalah yang baik. Saat menemukan error dalam programnya, programmer akan berusaha mencari solusinya tahap demi tahap.

Pemikirannya yang terstruktur dan sistematis ini dapat menjadi bekal saat menghadapi permasalahan di kehidupan keluarga. Hal ini sangat penting bagi sebuah keluarga, karena permasalahan keluarga jika tidak dihadapi dengan baik bisa berakibat fatal.

Sosok yang sabar

Dengan pekerjaan yang cukup rumit dan teliti, menuntut seorang programer untuk menjadi pribadi yang penyabar. Jika program yang ia susun tidak sesuai dengan rencana, maka programmer dengan sabar menganalisa bagian mana yang tidak sesuai.

Tidak hanya dituntut sabar ketika sedang ngoding, programmer juga harus sabar saat menghadapi klien. Menghadapi karakter klien yang beda-beda, programer harus dengan sabar menuruti keinginan klien. Selain itu, programer juga harus menghadapi bos yang kadang meminta dealine tiba-tiba.

Karena sudah terbiasa menjadi orang penyabar, programmer tentu bisa menghadapi masalah dan keinginan pasangan dengan kesabarannya. Orang yang penyabar, tentu baik untuk kelangsungan sebuah pasangan.

Setia dan bertanggungjawab

Programmer biasanya sangat setia untuk berlama-lama di depan komputer untuk menyelesaikan proyeknya. Meski pun banyak masalah yang dihadapi, tapi programmer tetap setia untuk mengerjakan pekerjaannya. Alasan inilah yang membuat seorang programer bertanggungjawab dengan apa yang sedang dia kerjakan. Dia berusaha untuk memenuhi permintaan bos maupun kliennya.

Dengan rasa setia dan tanggungjawab yang dimiliki programmer, tidak ada alasan lagi untuk tidak memilih programmer menjadi pasangan hidup. Karena dengan setia, kelangsungan pasangan bisa berjalan lancar. Selain itu, juga orang yang bertanggungjawab sangat dibutuhkan dalam sebuah pasangan.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Tidak mudah menyerah

Saat terjadi error pada program yang sedang dikembangkan, tugas programmer adalah menemukan bagian mana yang salah dan memperbaikinya. Proses perbaikan ini tidak selalu selesai dalam satu kali percobaan, bisa jadi dibutuhkan beberapa kali percobaan hingga akhirnya program tersebut dapat berjalan sesuai keinginan.

Melalui fase percobaan ini, tentu saja bukannya tanpa hambatan. Terkadang seorang programmer juga bisa merasa jenuh karena tak kunjung menemukan solusi.

Tetapi, programmer tidak mudah menyerah begitu saja, karena dia tahu pasti sebuah kesalahan bisa diperbaiki. Apalagi senyum puas kliennya saat program tersebut berjalan membuat programmer terpacu untuk terus menerus mencari tahu jalan keluarnya.

Masih banyak lagi bahwa programmer merupakan pasangan idaman. Mereka merupakan sosok yang teliti karena memang pekerjaannya membutuhkan ketelitian. Selain itu, perhatian pula karena titik koma saja diperhatikan apalagi kamu!

Bagaimana tertarik untuk menjadi seorang programmer? Kalau tertarik kamu bisa belajar dengan mencari tempat yang tepat. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan Kampus IT di Bali memiliki program studi Teknik Informatika yang bisa kamu pilih untuk masuk ke dalam gerbang menjadi seorang programmer profesional atau profesional IT.

STIKI Indonesia yang merupakan Kampus Swasta di Bali juga memiliki program studi Sistem Komputer. Selain itu, STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT Terpopuler di Bali ini memang memiliki kurikulum yang mengedepankan wawasan budaya khususnya budaya Bali. Untuk kamu yang bukan warga Bali dan memilih kuliah di Bali maka dapat keuntungan sekaligus dapat mempelajari budaya tentang Bali.

Memutuskan kuliah di Bali juga memiliki banyak keuntungan. Kamu tahu sendiri Pulau Bali merupakan pusat pariwisata Indonesia karena memiliki panorama alam yang indah. Selain itu, budaya di Bali juga masih kental dan rasa toleransi di Bali sangat tinggi.

Generic placeholder image

Harus Ini Harus Itu Capek Juga Jadi Anak Muda Ya

10 Sep 2021   Berita

Anak muda juga pasti pernah ‘capek’ dengan kehidupan. Banyak tekanan dari orang sekitar. Biasanya sering dicecar terkait mau jadi apa di masa depan mendatang. Anak muda juga seringkali terkena stres dengan omongan negatif dari orang lain.

“Kamu Harus jadi ini ya Kamu harus jadi itu ya”. Banyak sekali anak muda yang tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Sebagai contoh, ada anak muda yang memiliki cita-cita menjadi musisi. Namun, keinginannya itu dihalangi oleh orang sekitar, seperti keluarga, saudara dan lainnya.

Akhirnya cita-cita hanya menjadi cita-cita semata dan tak bisa terwujud. Pada akhirnya bekerja sesuai dengan keinginan keluarganya.

Ada yang bisa menerima kenyataan seperti itu. Namun, banyak juga yang tidak bisa terima. Akhirnya memiliki beban dalam hidupnya. Padahal semua orang memiliki cita-cita masing-masing. Namun, harus patah di tengah jalan. “Nanti kalau kamu jadi musisi kamu mau makan apa?”.

Apa pun profesinya asalkan masih positif seharusnya bisa didukung. Kerja keras tak akan mengkhianati hasil. Ketika kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan sudah seharusnya kita semua bisa menyikapinya dengan bijak. Tidak semua apa yang kita jalankan tidak ada maksudnya.

Semua memang ada jalannya. Tugas kita semua hanyalah harus bisa bersabar dan membuktikan bahwa kita bisa tetap menjalani hidup meski tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Selain itu, anak muda seringkali mendapatkan omongan tidak enak dari orang sekitar. Merasa dipojokkan, merasa tidak akan memiliki masa depan yang cerah atau bakal menjalani hidup sia-sia.

Setiap orang perlu berhak untuk menyuarakan pikiran dan pendapatnya. Sedang di rumah, kantor, kampus, bahkan saat sedang berkumpul dengan teman banyak yang masih memilih diam dan tak berani bicara. Alasan klasiknya adalah “takut”.

Jika sekiranya diam itu bijak maka diamlah. Tapi jika diammu diinjak maka bicaralah!

Walaupun ada pepatah yang mengatakan diam adalah emas, tapi kamu terus menerus menjadi seorang yang pendiam, mungkin orang sekitar jadi sungkan denganmu. Misalkan, kamu sedang berdiskusi dengan teman, dan kamu enggak setuju tapi lebih memilih diam. Tentu enggak akan ada perubahan yang terjadi.

Lebih baik untuk bersikap terbuka dengan teman, atau kerabatmu dengan berani untuk mengutarakan pendapat. Yakinlah, enggak ada yang salah atau benar karena setiap orang memiliki pola pemikiran yang berbeda-beda. Jadi, jangan takut akan hal itu, ya.

Generic placeholder image

Sering Dianggap Aneh, Kebiasaan Ini Ternyata Tanda Orang Cerdas!

09 Sep 2021   Berita

Kita semua pasti punya teman dengan kebiasaan yang beragam. Ada yang kebiasaan sehari-harinya normal saja namun ada pula kebiasaan yang dianggap aneh.

Meski ada yang dianggap aneh namun faktanya ada pula sejumlah kebiasaan yang dianggap aneh tetap justru kebiasaan tersebut malah merupakan tanda orang cerdas.

Apa saja kebiasaan yang sering dianggap aneh namun justru tanda orang cerdas? Simak uraiannya berikut ini dikutip dari zonamahasiswa.id:

Nyaman Sendirian

Penelitian dari British Journal pf Psychology membuktikan bahwa orang yang suka melakukan sesuatu sendiri berarti orang cerdas.

Kurang percaya dengan kemampuan sendiri

Penelitian dari Justin Kruger dan David Dunning menyebutkan bahwa orang cerdas sering merasa khawatir dan enggak percaya dengan kemampuan sendiri.

Orang cerdas akan malu kalau enggak mengetahui sesuatu. Saat sudah tahu mereka akan cepat belajar dan menemukan keunikan di balik sesuatu yang baru tersebut.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Berantakan

Penelitian dari Universitas di Minnesota menunjukkan bahwa orang yang terbiasa jorok dan pemalas justru tanda orang cerdas. Ada fakta bahwa ruangan yang berantakan dapat memacu kreativitas. Namun, bukan berarti juga kamu jadi malas membereskan kamarmu ya!

Tanda orang cerdas yang lainnya adalah memiliki kemampuan berani ambil risiko dan berekperimen. Dua hal ini merupakan tanda orang cerdas yang bisa sukses di masa depan.

Pola pikir ini juga merupakan pola pikir ‘orang’ startup yang berani ambil risiko mengeksekusi ide tanpa pikir panjang. Maka, tak heran banyak dari mereka yang berhasil menemukan gagasan segar yang tak terpikirkan oleh masyarakat umum.

Untuk mengasah kemampuan pola pikir tersebut adalah dengan berkumpul dengan orang yang tepat. Founder Linkedin Reid Hoffman berkata “Cara tercepat mengubah dirimu adalah dengan BERKUMPUL dengan orang-orang yang dirimu ingin menjadi seperti mereka”.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus IT di Bali memiliki Inkubator Bisnis (Inbis) yang siap membantumu merintis usaha. Memiliki visi menjadi inkubator bisnis yang mampu menghasilkan entrepreneur yang tangguh, mandiri, penuh determinasi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia yang juga merupakan technopreneur campus di Bali ini juga memiliki visi untuk menjadi lembaga yang mewadahi ide bisnis serta sumber daya manusia yang profesional.

Mewujudkan inkubator bisnis sebagai lembaga pendamping tenant yang terdepan dan bertanggungjawab melalui penerapan ilmu pengetahuan teknologi dan seni. Misi lainnya adalah Mewujudkan Inkubator Bisnis STIKI Indonesia yang handal dan terpercaya dalam meningkatkan kinerja tenant untuk meraih potensi pasar yang lebih luas.

Salah satu tenant Inbis STIKI Indonesia pada tahun 2019 berhasil memenangkan hibah Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi ( PPBT) yang difasilitasi oleh Kemenristek/BRIN.

Pada program yang bertujuan untuk membangun iklim yang kondusif serta tumbuh dan berkembangnya perusahaan rintisan berbasis teknologi, dan mendukung komersialisasi hasil litbang di Indonesia ini Inbis STIKI Indonesia berhasil memperoleh hibah sebesar Rp. 407.048.000 dengan jenis PPBT yang bergerak dibidang produk dan jasa Print 3 Dimensi (3D Printing).