Generic placeholder image

Apa Skill yang Harus Dimiliki Python Developer?

21 Sep 2021   Berita

Laporan IEEE Spectrum tahun 2019 menyatakan bahasa pemrograman Python menjadi bahasa pemrograman paling populer di dunia. Oleh sebab itu, banyak programmer yang ‘hijrah’ dari bahasa pemrograman Java ke Python. Maka tak heran, python developer menjadi profesi yang dicari oleh perusahaan seiring popularitas bahasa pemrograman ini yang terus meroket.

Bagi kamu yang tertarik ingin menjadi seorang python developer wajib tahu apa saja skill yang harus dikuasai. Berikut ini uraiannya seperti dikutip dari aqi.co.id:

Memahami Machine Learning dan AI

Bahasa pemrograman Python populer karena satu alasan yakni bahasa ini dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang. Programmer bisa secara khusus menggunakan bahasa pemrograman Python untuk menyelesaikan persoalan pada machine learning dan AI.

Skill Komunikasi

Sehebat-hebatnya Python developer, tidak ada yang lebih bagus dari developer yang dapat berkomunikasi dengan baik. Dengan memiliki kemampuan ini, Python developer dapat menyampaikan ide dan inovasinya. Kamu juga bisa berkomunikasi dengan rekan kerja atau klien secara lancar sehingga team work lebih bagus.

Menguasai Teknologi Front End Developer

Penguasaan teknologi front end bisa menjadi nilai tambah bagi seorang Python developer. Pasalnya, penguasaan teknologi front end ini dirasa penting dalam pengerjaan proyek. Nantinya, Python developer harus sering bersinggungan dengan front end developer.

kampus IT di Bali, kuliah di bali, kampus swasta di bali

Menguasai Python Framework Dasar

Ada tiga framework yang sering digunakan dalam bahasa pemrograman Python, yaitu Flask, Django, dan CherryPy. Menguasai ketiga framework dasar ini, kamu menjadi lebih mudah untuk mengerjakan proyek. Sebenarnya, tidak ada standarisasi framework apa yang perlu dikuasai. Namun, kamu dapat mempelajari ketiga framework yang paling umum ini terlebih dahulu, baru sesudahnya mempelajari framework yang lain.

Kemampuan Analisis

Tidak peduli seberapa rumit dan menantangnya suatu proyek, Python developer dengan kemampuan analisis yang mumpuni pasti dapat menyelesaikan masalah yang sulit. Kamu dapat dengan mudah membaca algoritma suatu proyek sehingga dapat bekerja secara efektif dan efisien.

Belajar python memang membutuhkan waktu dan ketelitian sama seperti belajar bahasa pemrogramannya. Namun, kamu bisa belajar pemrograman melalui sejumlah cara yang tidak biasa. Sejumlah tips untuk belajar coding bisa kamu cek di link berikut: Tips Belajar Coding.

Selain mengikuti tips tersebut, untuk menjadi seorang programmer profesional memang dibutuhkan tempat belajar yang tepat. STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan kampus IT di Bali bisa menjadi pilihanmu setelah lulus sekolah. Sebagai kampus swasta di Bali, STIKI Indonesia memiliki dua program studi, yaitu Sistem Komputer dan Teknik Informatika. Info lebih lanjut terkait pendaftaran bisa kamu cek di link berikut: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Kamu bukan orang Bali tapi suka berlibur ke Bali? Ada baiknya setelah lulus sekolah kamu bisa mempertimbangkan kuliah di Bali. Kamu bisa tiap hari liburan sembari kuliah di Bali. Ada sederet keuntungan yang didapat apabila kamu memutuskan kuliah di Bali. Apa saja keuntungan kuliah di Bali? Kamu bisa cek di link berikut: Keuntungan Kuliah di Bali.

Generic placeholder image

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca

26 Ags 2021   Berita

UNESCO menyebutkan Indonesia menempati urutan kedua dari bawah soal literasi dunia. Minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah dan memprihatinkan. Artinya, dari 1.000 orang Indonesia cuma 1 orang yang rajin membaca.

Riset lain yang dilakukan oleh Central Connecticut State University tahun 2016 bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked menempatkan Indonesia berada di peringkat ke-60 dari 61 negara terkait minat membaca.

Dilansir laman Kominfo, 60 juta penduduk Indonesia memiliki gadget, atau urutan kelima dunia terbanyak kepemilikan gadget. Lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika.

Ironisnya, meski minat baca buku rendah tapi data wearesocial per Januari 2017 mengungkap orang Indonesia bisa menatap layar gadget kurang lebih 9 jam sehari. Tidak heran dalam hal kecerewetan di media sosial orang Indonesia berada di urutan ke 5 dunia.

Jakarta kota paling cerewet di dunia maya karena sepanjang hari, aktivitas kicauan dari akun Twitter yang berdomisili di ibu kota Indonesia ini paling padat melebihi Tokyo dan New York. Laporan ini berdasarkan hasil riset Semiocast, sebuah lembaga independen di Paris. Miris. Malas baca buku tapi sangat suka menatap layar gadget berjam-jam ditambah paling cerewet di media sosial.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Membaca merupakan aktivitas yang mempunyai banyak manfaat. Buku merupakan sumber pengetahuan. Selain menambah wawasan, rutin membaca buku dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi, meningkatkan daya ingat hingga menangkal insomnia.

Lantas, apa tips meningkatkan minat membaca? Simak uraiannya berikut ini:

Manfaatkan waktu menunggu

Saat kamu sedang dalam kondisi menunggu. Baik itu sedang menunggu dijemput, di bank atau dalam kondisi apa pun mulai biasakan membawa buku dan membacanya. Apabila memang tidak membawa buku, kamu bisa memulai dengan membaca artikel di internet tentunya tulisan dari sumber terpercaya.

Meminta rekomendasi

Saat sudah memiliki niat untuk membaca sebaiknya mulai meminta rekomendasi buku dari temanmu. Biasanya tahap awal kita tidak tahu buku apa yang bagus dan mudah dipahami. Lewat rekomendasi teman kamu bisa memulai membaca buku.

Memilih tema yang diminati

Memulai membaca bisa dimulai dengan terlebih dahulu membaca tema yang kalian sukai. Contohnya apabila gemar dengan sepakbola kamu bisa membeli buku biografi tentang pemain sepakbola atau pelatih. Saat nanti sudah terbiasa membaca, maka minat baca akan tumbuh dan mulai bisa membuka membaca buku tema lain.

Tingkatkan rasa ingin tahu

Saat rasa ingin tahu besar otomatis kamu akan penasaran dengan satu hal. Maka, kamu akan mulai mencari sesuatu yang ingin kamu ketahui tersebut. Maka, sangat penting untuk memiliki rasa ingin tahu yang besar.

Membaca saat sebelum tidur

Membaca saat dalam kondisi ingin tidur merupakan waktu yang paling efisien. Sebelum tidur, mulai membaca buku untuk beberapa menit sampai rasa kantuk sudah tak tertahan.

Sering berdiskusi

Ketika sering berdiskusi maka referensi bahan bacaanmu akan bertambah. Maka, tidak salahnya bertukar informasi bahan bacaan meski tema bukunya tidak kamu suka. Tak apa belum dibaca yang penting kamu sudah mendapatkan rekomendasi buku yang bagus.

Coba lakukan tips di atas agar minat bacamu meningkat dan tak hanya berkutat menghabiskan waktu dengan gadget.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus IT di Bali memiliki kesadaran untuk bisa membantu meningkatkan minat membaca di kalangan mahasiswa. Salah satu caranya adalah lewat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Literasi STIKI.

UKM ini beranggotakan mahasiswa-mahasiswi yang memiliki minat bakat dan minat dalam bisang literasi, seperti membaca, menulis, puisi dan debat bahasa Indonesia.

Kegiatan yang sering diadakan adalah dengan menggelar seminar tentang pentingnya literasi. Salah satu seminar yang pernah digelar adalah dengan mengundang musisi Robi Navicula yang mengambil tema pentingnya literasi dalam berkarya.

UKM Literasi STIKI seringpula mengadakan lomba karya tulis ilmiah yang bertujuan untuk merangsan minat literasi di kalangan remaja di era globalisasi seperti sekarang.

STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali paham betul pentingnya literasi bagi mahasiswa. Oleh sebab itu, pihak kampus selalu mendukung segala kegiatan UKM ini. Mari bersama-sama meningkatkan budaya membaca!

Generic placeholder image

Kuliah di Bali, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

19 Ags 2021   Berita

Bagi kamu yang baru lulus SMA dan berniat kuliah di Bali tentu perlu tahu apa saja yang perlu disiapkan. Pulau Bali merupakan pusat pariwisata Indonesia yang keindahannya sudah tersohor hingga ke penjuru dunia. Maka, tak heran banyak sekali yang ingin tinggal di pulau yang indah ini.

Memutuskan kuliah di Bali terdengar sangat menggiurkan. Bisa menimba ilmu sambil berwisata. Namun, perlu diingat pula tujuan utama ke Bali untuk kuliah sehingga jangan terlena pendidikanmu bisa terhambat apabila tidak bisa membagi waktu antara belajar dengan berwisata.

Nah, sebelum memutuskan kuliah di Bali ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan. Apa saja itu? Simak uraiannya berikut ini:

1. Cari kos dekat kampus

Hal ini merupakan solusi bagi kamu yang tidak punya kendaraan pribadi. Karena di Bali jarang ada kendaraan umum. Untuk memudahkan, ada baiknya kamu ngekos dekat kampus. Selain bisa menghemat biaya, kos dekat kampus juga bisa memudahkan kamu apabila ada keperluan ke kampus.

2. Belajar arah mata angin

Orang Bali terbiasa memberi arah jalan dengan patokan arah mata angin. Mereka tidak akan bilang: “Jalan lurus, ke kiri”. Tetapi, jalan lurus lalu ke arah Timur. Ini bisa jadi skill tambahan buat kamu yang mau kuliah di Bali.

3. Jadi Jarang mau pulang kampung

Kebanyakan dari mereka yang menetap dan kuliah di Bali pasti merasakan pesona pulau ini sehingga malas untuk pulang kampung. Nah, kamu perlu mempersiapkan hal ini ke keluargamu. Apa alasan kamu menjadi malas pulang ke rumah ketika liburan telah tiba.

4. Bersiap jadi guide

Karena Bali merupakan pusat pariwisata. Maka, nanti kamu pasti diminta menjadi guide dari teman atau keluarga saat mereka berkunjung ke bali. Maka, kamu perlu explore Bali ketika ada waktu senggang. Kamu bisa bangga ke mereka karena menguasai wisata, kuliner dan segala macamnya tentang Bali. Maka, kamu sudah sah menjadi “Warlok”.

kuliah di bali, kampus swasta di bali, kampus IT di bali

5. Jangan Gampang Baper

Buat kamu anak Jakarta atau daerah yang terbiasa pake ‘gue-lo’ dalam keseharian jangan baper saat tinggal di Bali. Karena di Bali terbiasa dalam keseharian menggunakan ‘aku-kamu’. Jangan mudah baper yang kalau ada lawan jenis yang memanggil pakai kata ‘kamu’.

Kurang lebih seperti itu hal-hal yang harus kamu persiapkan apabila memutuskan kuliah di Bali. Bagi kamu yang beragama islam jangan takut untuk kesulitan mencari makanan halal. Pulau Bali banyak sekali tersebar warung muslim sehingga kamu dapat dengan mudah mencari makan. Apalagi banyak sekali tersedia warung muslim yang berada di sekitaran kampus. Tak terkecuali di sekitar STMIK STIKOM Indonesia (STIKI).

STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT di Bali terletak di tengah kota Denpasar tepatnya di Jl Tukad Pakerisan No 97, Denpasar. Terletak di pusat kota tentu tak sulit untuk mencari apa pun, seperti wisata kuliner hingga wisata. Lokasi STIKI Indonesia yang merupakan kampus swasta di Bali ini tidak terlalu jauh dengan kawasan Sanur yang memiliki Pantai Matahari Terbit yang merupakan lokasi terbaik untuk berwisata melihat matahari terbit.

Selain itu, kamu juga perlu tahu apa saja sebenarnya keuntungan yang bisa kamu dapat apabila memutuskan kuliah di Bali. Sederet keuntungan apabila kamu memutuskan kuliah di Bali bisa kamu simak di link berikut ini: Keuntungan kuliah di Bali.