Generic placeholder image

Ssst! Begini Cara Mengirim Pesan Rahasia Lewat DM Instagram

24 Jul 2021   Berita

Instagram memiliki fitur bernama Vanish Mode. Fitur ini diluncurkan akhir September 2020 lalu yang berfungsi memungkinkan pengguna Instagram mengirim pesan rahasia lewat Direct Message (DM).

Namun, perlu diingat fitur ini bisa diaktfikan apabila kedua pengguna baik pengirim mau pun penerima pesan. Caranya menggunakannnya sangat mudah.

Pastikan aplikasi Instagram kamu sudah update versi terbaru. Kemudian buka aplikasi Instagram dan masuk ke menu Direct Message di bagian kanan atas layar.

Tahapannya sama sama seperti ketika mengirim pesan biasa ke pengguna Instagram. Kemudian, untuk mengaktifkan mode ini secara otomatis akan muncul pesan “Swipe Up To Turn On Vanish Mode”.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kampus IT

Setelah itu, layar Direct Message akan berubah menjadi hitam yang menandakan bahwa Vanish Mode sudah aktif.

Fitur ini awalnya sudah diusung oleh Snapchat. Perbedaannya pesan di Snapchat bisa terhapus secara otomatis setelah 24 jam sejak pertama kali pesan dibaca.

Generic placeholder image

Eranya Video Singkat, Youtube Shorts Muncul Saingi TikTok dan Reels

23 Jul 2021   Berita

Youtube meluncurkan fitur baru bernama Shorts. Fitur ini merupakan fitur untuk berbagi video pendek seperti yang tersedia di TikTok dan Reels di Instagram.

Lewat Shorts, Youtube diyakini ingin bersaing dengan TikTok dan Reels di Instagram.

Keberadaan YouTube Shorts pun sebelumnya sudah diperkenalkan terlebih dahulu untuk pengguna YouTube di wilayah India dan Amerika Serikat.

Youtube Shorts sudah tersedia di Indonesia, berikut cara upload video YouTuber Shorts via Android atau iOS. Mau tahu bagaimana langkah-langkahnya? Simak yuk selengkapnya berikut ini dikutip dari grid.id.

Cara Upload Video YouTube Shorts

1. Install atau update apllikasi YouTube melalui Google Play Store atau App Store ke versi aplikasi 12.26.36 (resmi) atau 12.27.34 (YouTube Beta)

2. Buka aplikasi dan klik tombol ‘+’ yang ada dibagian tengah layar

3. Setelah itu pilih opsi ‘Shorts beta’, kemudian berikan izin akses aplikasi YouTube untuk bisa membuka kamera dan mic pengguna

4. Langkah berikutnya kamu bisa langsung mengambil video YouTube Shorts dengan durasi 15 detik atau 60 detik

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kampus IT

5. YouTube Shorts juga menawarkan tools seperti pengaturan ‘Kecepatan’ dan Timer’ untuk memvariasikan pengambilan video

6. Kamu pun bisa langsung menambahkan suara sebagai backsound layaknya TikTok dan Reels

7. Nampaknya YouTube mengandalkan suara-suara yang ada tersedia di platformnya untuk bisa digunakan untuk memaksimalkan YouTube Shorts

8. YouTube pun akan membiarkan kamu untuk mengupload video yang sudah ada di galeri smartphone dengan mengklik logo ‘Galeri’ yang ada di sebelah kiri layar

9. Kalau sudah, nantinya kamu bisa menyunting ulang video dengan menggunakan empat fitur bawaan yaitu “Suara”, “Teks”, “Linimasa”, dan “Filter”

10. Klik “Berikutnya” dan kamu bisa langsung mengisi beberapa kolom seperti judul, penyetelan visibilitas, dan pemilihan penonton

11. Jangan lupa juga untuk memasukkan hastag atau tagar yang sesuai dengan video yang diposting

12. Terakhir kamu bisa langsung klik tombol “Upload” dan nantinya video YouTube Shorts akan otomatis muncul di halaman awal channel YouTube kamu.

TikTok memang masih menjadi ‘raja’ untuk aplikasi video singkat. Hal ini terbukti dari Reels di Instagram yang masih sering ditemukan bahwa video unggahan merupakan video dari TikTok. Begitu pun Youtube Shorts yang masih terlihat bahwa sejumlah pengguna mengunggah ulang video yang dibuat di TikTok.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) merupakan Kampus IT di Bali yang menggunakan ketiganya untuk mengajikan konten yang bermanfaat bagi mahasiswa mau pun bagi publik. Berikut akun STIKI Indonesia yang merupakan Kampus Swasta di Bali ini.

Instagram

Youtube

TikTok

Generic placeholder image

Ingat! Pentingnya ‘Break Time’ Demi Kesehatan Mental Saat WFH

22 Jul 2021   Berita

Sejumlah survei menyebutkan dampak bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) adalah terkait masalah kesehatan mental. Perusahaan mau pun pekerja harus mengantisipasi risiko dan dampak dari WFH.

Dampak paling nyata dari WFH adalah sejumlah pekerja mengeluhkan terkait tidak ada batas jam kerja saat bekerja dari rumah. Ada pekerja yang menerima keluhan harus menerima panggilan telepon membahas pekerjaan pada pukul 03.00 WIB.

Penyebab lain adalah sejumlah pekerja yang bekerja dari rumah tidak memiliki fasilitas tempat bekerja yang memadai. Sebagai contoh kursi dan meja kerja yang tidak nyaman seperti yang tersedia di kantor. Meja dan kursi yang tidak nyaman bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Meski pada awalnya konsep ini dianggap menyenangkan, namun seiring dengan berjalannya waktu, WFH mulai menjadi polemik yang berpotensi menimbulkan stres. Apabila tidak ditangani dengan baik, maka dapat berujung pada gangguan kesehatan mental.

Kesehatan mental tidak hanya berkenaan dengan gangguan mental seperti depresi dan kecemasan. Namun kesehatan mental juga mengacu pada kondisi sehat secara menyeluruh, di mana setiap individu sadar akan kemampuannya dan dapat mengatasi tekanan hidup.

Untuk dapat mengindentifikasi apakah seseorang memiliki masalah kesehatan mental atau tidak, itu bukan hal mudah sehingga cenderung berpotensi sebagai silent killer bagi penderitanya. “Hal ini disebabkan karena setiap individu membutuhkan waktu bertahun-tahun, sebelum akhirnya merasa nyaman untuk dapat membuka diri terhadap masalah kesehatan mental mereka,” kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari Republika.

Saat menyadarinya, sering kali sudah terlambat untuk mengatasinya. Hanya karena masalah kesehatan mental tidak terlihat, bukan berarti kesehatan mental itu tidak ada.

Secara global, hampir satu miliar orang memiliki masalah kesehatan mental. Orang dengan kondisi mental serius banyak yang tutup usia dua dekade lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak menderita penyakit mental.

Berdasarkan Statista Research Department, terdapat 2,99 juta orang Indonesia yang menderita gangguan jiwa pada 2020. Sementara itu, dalam penelitian lain yang dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (PDSKJI), terdapat 68 persen peserta yang melakukan swaperiksa dari 31 provinsi, mengalami masalah psikologis.

kampus IT di Bali, kampus swasta di Bali, Kampus IT

Kesehatan mental ini masih menjadi topik yang kurang dipahami. Hal ini disebabkan adanya stigma sosial dan kebutuhan akan biaya pada perawatan pasien gangguan jiwa, banyak penderita kesehatan mental tidak mendapatkan pengobatan.

Pandemi semakin memperburuk krisis kesehatan mental secara global, para pelaku bisnis harus menyadari bahwa masalah kesehatan mental merupakan hal penting di lingkungan kerja. Buruknya kesehatan mental para karyawan dapat mempengaruhi kinerja bisnis.

Untuk itu, penting bagi pelaku bisnis dan karyawan, untuk bersama-sama menyadari bahwa kesehatan mental merupakan bagian dari aspek kesehatan yang harus dianggap lumrah, dan bukan untuk dianggap sebagai stigma negatif.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental adalah dengan menikmati waktu beristirahat (break time). Saat break time sebaiknya pastikan waktu kamu diisi dengan hal-hal yang menyenangkan. Kamu bisa menonton film/televisi sejenak sembari mengonsumsi makanan favoritmu. Selain menonton, kamu juga bisa mendengarkan lagu-lagu dari genre favoritmu.

Selain istirahat yang menyenangkan, kamu juga bisa melakukan olahraga dari rumah. WFH membuatmu lebih banyak duduk dan kurangnya aktivitas fisik. Tidak ada salahnya untuk sesekali melakukan olahraga ringan, tidak perlu olahraga berat. Cukup melakukan peregangan agar kondisi tetap bugar.