Generic placeholder image

Pelajaran yang Bisa Dipetik Dari Drama Squid Game

27 Sep 2021   Berita

Serial Drama Korea Squid Game sukses besar mencuri perhatian penonton di seluru dunia. Drama besutan sutradara Hwang Dong-hyuk menduduki peringkat pertama chart tontonan Netflix di Amerika Serikat.

Drama Korea ini bercerita tentang kisah ratusan orang yang terlilit utang dengan jumlah besar. Saat berada di keputusasaan itulah akhirnya mereka berpartisipasi dalam sebuah permainan dengan penawaran total hadiah 45,6 miliar bagi pemenang. Sebelum memulai permainan, mereka diminta persetujuan untuk ikut dalam permainan tanpa tahu aturan dalam permainan tersebut.

Setelah setuju ikut dalam permainan, penyelenggara permainan memulai permainan yang justru sangat berisiko bagi tiap peserta. Mereka akan mengikuti permainan dan saat tidak berhasil akan kehilangan nyawa mereka!

Drama Korea yang terus menjadi bahan perbincangan ini ternyata banyak menyimpan pelajaran yang bisa dipetik. Apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari Serial Korea Squid Game? Simak uraiannya seperti dikutip dari celebrities.id:

Pentingnya manajemen keuangan

Dalam serial Squid Game semua pemain merupakan mereka yang hidupnya terlilit utang sehingga bisa menjadikan pelajaran bahwa pentingnya dalam melakukan manajemen keuangan sehingga tidak perlu menghadapi kesulitan.

Bahkan, sang tokoh utama Seong Gi-Hun digambarkan memiliki kebiasaan berjudi. Maka, pentingnya kita semua pintar dalam melakukan manajemen keuangan.

Matang menyusun strategi

Menyusun strategi dalam mengikuti permainan adalah penting sebagai upaya untuk menang. Dalam serial Squid Game, seorang tokohnya Cho Sang-Woo adalah sosok yang termasuk pintar dalam membuat strategi.

Pentingnya dalam menyusun strategi juga diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggapai cita-citamu. Jeli dalam melihat situasi merupakan hal penting dalam menyusun strategi untuk bisa menggapai mimpimu.

kampus IT di Bali, kampus swasta di bali, kuliah di Bali

Waspada

Ada banyak konflik kepentingan dalam permainan Squid Game. Hal ini karena masing-masing peserta berangkat dari permasalahan keuangan pribadi hingga akhirnya memutuskan untuk terjun ke dalam permainan yang menguji kemampuan bertahan hidup itu demi hadiah yang besar.

Dalam permainan memang dibutuhkan kerjasama antar peserta. Namun, terdapat alur cerita yang mengharuskan untuk tidak mudah percaya dengan orang lain. Oleh sebab itu, waspada sangat diperlukan.

Memiliki sikap waspada juga dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita semua tidak bisa selalu mudah percaya dengan hal apa pun.

Bagian penting dalam serial Squid Game yang bisa dipetik sebagai pelajaran adalah tentang pengorbanan dan ketulusan. Meski sebagian besar serial ini menyajikan kekejaman namun ada pula sisi menyedihkan di balik pengorbanan yang tulus.

Contohnya adalah yang dilakukan oleh Ji Young yang mengorbankan nyawa dalam permainan keempat untuk Kang Sae Byeong. Dalam adegannya, Ji Young merasa Se Byeong lebih pantas untuk tetap hidup daripada dirinya.

Serial Squid Game memberikan pelajaran bahwa dalam hidup perlunya perjuangan, pantang menyerah, sikap waspada hingga pengorbanan yang tulus.

Generic placeholder image

Ini Kesalahan yang Harus Dihindari Dalam Bangun Mobile App Development!

24 Sep 2021   Berita

Banyak pengembang yang masih banyak melakukan kesalahan dalam mengembangkan mobile app. Banyak pengembang yang masih sering menganggap membuat aplikasi yang unik dan berbeda akan menciptakan produk yang bisa diterima pasar.

Namun, kenyataannya produk tersebut gagal. Oleh sebab itu, pentingnya diketahui apa kesalahan yang harus dihindari dalam mengembangkan mobile app.

Simak kesalahan yang harus dihindari dalam mengembangkan mobile app:

Meremehkan visual

Kesan pertama harus istimewa. Visual aplikasi mobile yang menarik memang harus diutamakan. Dilansir aqi, aplikasi mobile yang dikembangkan harus mampu menarik perhatian pengguna pada pandangan pertama. Unik memang penting namun harus pula enak dipandang. Kamu perlu berdiskusi hal ini dengan rekanmu atau timmu sehingga visual aplikasi mobile yang dikembangkan bisa enak dipandang.

Terlalu banyak fitur

Dilansir fastwork, fitur memang memiliki banyak manfaat bagi pengguna aplikasi. Terlalu banyak fitur yang dipasang justru bisa membuat aplikasi lemot.

Mengabaikan ulasan

Ulasan dari pengguna merupakan hal wajib yang tidak boleh kamu abaikan. Ingat ulasan dari pengguna merupakan masukan valid untuk membaca permintaan mau pun minat pasar. Ulasan dari pengguna juga bisa dijadikan masukan untuk melakukan perbaikan aplikasi yang kamu bangun.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Tidak melakukan testing di banyak perangkat

Dilansir aqi, Ada banyak jenis perangkat telepon pintar yang tersedia sekarang ini, sebut saja smartphone dan tablet. Smartphone dan tablet ini hadir dalam beragam ukuran layar dan resolusi, yang tentunya ini akan menjadi tantangan bagi mobile developer untuk bisa membuat aplikasi mobile yang bisa dimuat dengan baik di segala jenis perangkat.

Sayangnya tak sedikit mobile developer yang tidak melakukan testing aplikasi di banyak perangkat sehingga kadang terjadi sebuah aplikasi bisa dibuka dengan lancar di Android, tapi tidak di iOS. Ada yang tampilannya bagus ketika dibuka di layar 6 inch, ternyata berantakan ketika dibuka di layar 5 inchi.

Copy paste website

Kamu jangan sampai membuat aplikasi mobile sama persis dengan website atau jangan sampai copy paste. Padahal website dan aplikasi mobile jauh berbeda. Aplikasi mobile bukan miniatur dari website. Persyaratan UX dari tampilan desktop dan mobile jauh berbeda.

Saat ini pengguna mobile terus bertambah begitu pesat. Oleh sebab itu, menjadi pengembang aplikasi mobile merupakan kesempatan emas yang sayang dilewatkan. Untuk bisa menjadi seorang pengembang aplikasi mobile kamu tentu membutuhkan tempat belajar yang tepat.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan Kampus IT di Bali memiliki program studi Teknik Informatika yang siap membantumu dalam mewujudkan karier yang gemilang di masa depan sebagai seorang profesional IT.

STIKI Indonesia yang merupakan Kampus Swasta di Bali juga memiliki program studi Sistem Komputer. Selain itu, STIKI Indonesia yang merupakan kampus IT terpopuler di Bali memiliki Inkubator Bisnis (Inbis) yang siap membantu bagi yang bercita-cita menjadi seorang technopreneur.

Generic placeholder image

Mudah Dikuasai Pemula, Apa itu Bahasa Pemrograman Arduino?

23 Sep 2021   Berita

Bahasa pemrograman arduino dianggap bahasa pemrograman yang mudah dipahami dan digunakan sehingga sangat cocok untuk pemula. Bahkan, bahasa pemrograman Arduino dianggap bisa dikuasai bagi orang yang sekali pun tidak tahu tentang elektronika dan pemrograman.

Bahasa pemrograman Arduino dasarnya menggunakan bahasa pemrograman C. Bahasa C sendiri merupakan bahasa tingkat tinggi yang populer dan banyak digunakan programmer. Oleh sebab itu, aturan penulisan dan penggunaan dari bahasa Arduino akan sama dengan bahasa C.

Dilansir techopedia, Arduino mengacu pada platform open-source dan perangkat lunak yang digunakan untuk memprogramnya. Arduino dirancang untuk membuat elektronik lebih mudah diakses oleh seniman, desainer, penghobi, dan siapa saja yang tertarik untuk menciptakan objek.

Dilansir kelasarduino.com, Arduino merupakan open source yang ditujukan kepada siapa saja yang ingin membuat prototype peralatan elektronik interaktif berdasarkan hardware maupun software yang fleksibel dan mudah digunakan.
Mikrokontroler diprogram menggunakan bahasa pemrograman arduino yang memiliki kemiripan syntax dengan bahasa pemrograman C. Karena sifatnya yang terbuka maka siapa saja dapat mengunduh skema hardware arduino dan membuat sendiri Arduinonya.

Mikrokontroler Arduino menggunakan keluarga mikrokontroler ATMega yang dirilis oleh Atmel, namun ada individu/perusahaan yang membuat clone arduino dengan menggunakan mikrokontroler lain dan tetap kompatibel dengan software Arduino IDE.
Hal ini bertujuan untuk fleksibilitas, program dimasukkan melalui bootloader meskipun ada opsi untuk mem-bypass bootloader dan menggunakan pengunduh file .hex untuk memprogram mikrokontroler secara langsung melalui port ISP.

Layanan Platform Arduino telah menjadi sangat populer di kalangan orang-orang yang baru memulai dengan elektronik. Tidak seperti kebanyakan papan sirkuit yang dapat diprogram sebelumnya, Arduino tidak memerlukan perangkat keras terpisah (disebut downloader atau programmer) untuk memuat kode baru ke papan, kamu cukup menggunakan kabel USB. Selain itu, Arduino IDE menggunakan versi yang disederhanakan dari C++, hal ini membuatnya pengguna lebih mudah untuk belajar memprogram Arduino.

kampus IT di bali, kampus swasta di bali, kuliah di bali

Kelebihan Arduino

  • Murah

Arduino biasanya dijual relatif murah (antara 299ribu hingga 799ribuan rupiah saja) dibandingkan dengan platform mikrokontroler pro lainnya. Jika ingin lebih murah lagi, tentu bisa dibuat sendiri dan itu sangat mungkin sekali karena semua sumber daya seperti rangkaian untuk membuat Arduino sendiri tersedia lengkap di website Arduino.cc bahkan di website-website komunitas Arduino lainnya juga ada. Tidak hanya cocok untuk Windows, namun juga cocok bekerja di Linux maupun MacOS.

  • Sederhana

Perlu diketahui bahwa lingkungan pemrograman di Arduino mudah digunakan untuk pemula, dan cukup fleksibel bagi mereka yang sudah tingkat lanjut. Untuk guru/dosen, Arduino berbasis pada lingkungan pemrograman Processing, sehingga jika mahasiswa atau murid-murid terbiasa menggunakan Processing tentu saja akan mudah menggunakan Arduino. Bahasa yang digunakan Arduino adalah bahasa C++.

  • Memiliki Software yang Open Source

Perangkat lunak Arduino IDE dipublikasikan sebagai Open Source, tersedia bagi para programer berpengalaman untuk pengembangan project lebih lanjut. Bahasanya bisa dikembangkan lebih lanjut melalui pustaka-pustaka C++ yang berbasis pada Bahasa C untuk AVR.

  • Desain Hardware yang Open Source

Perangkat keras Arduino berbasis mikrokontroler ATMEGA8, ATMEGA168, ATMEGA328 dan ATMEGA1280 (yang terbaru ATMEGA2560). Dengan demikian siapa saja bisa membuatnya (dan kemudian bisa menjualnya) perangkat keras Arduino ini, apalagi bootloader tersedia langsung dari perangkat lunak Arduino IDE-nya. Bisa juga menggunakan breadboard atau Project Board untuk membuat perangkat Arduino beserta periperal-periperal lain yang dibutuhkan.

Arduino memang cocok untuk pemula atau bagi kamu yang ingin belajar atau bercita-cita menjadi seorang programmer. Untuk belajar menjadi seorang programmer atau profesional di bidang IT lainnya memang sangat tepat apabila memutuskan kuliah IT.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) yang merupakan kampus IT di Bali memiliki dua program studi yaitu Teknik Informatika dan Sistem Komputer. STIKI Indonesia yang merupakan Kampus Swasta di Bali ini siap membantumu dalam mewujudkan cita-cita profesional IT atau technopreneur. Selain bisa menjadi profesional IT, STIKI Indonesia juga siap membantumu mewujudkan cita-cita sebagai seorang technopreneur. STIKI Indonesia memiliki Inkubator Bisnis (Inbis) yang siap membantu para pengusaha yang baru merintis usaha.